FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI HASIL TERAPI DESENSITISASI PADA PENDERITA RINITIS ALERGI PERENIAL

Sudanto, Agus (1998) FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI HASIL TERAPI DESENSITISASI PADA PENDERITA RINITIS ALERGI PERENIAL. Masters thesis, program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
1416Kb

Abstract

Obiectives: to obtain the risk factors which influencing the result of desensitisation therapy (DT), especially the factors which may influence the unsuccessful result of DT on perennial allergic rhinitis (PAR) patients. Study design: case - control study. Methods: research subjects were PAR patients who receiving DT for at least 20 weeks and fulfilled the eligibility criteria of this study. The degree of PAR symptom was evaluated by 4-point symptom scale (0= no symptom to 3= severe symptom). The risk factors being studied were regular injection, alergen avoidance, kind of alergen injection, the present of other allergic diseases, the number of positive allergen (according to skin test) the dose of injection, duration of DT, age and sex. Those risk fabtors were obtained retrospectively the medical record and taking history. The case were patients who have unsuccessful therapy result (still had score 2 or 1) and the control were patients who have succsessful therapy result (symptom score 0 or 1). Data analysis were tested by Chi-square test, Odds-ratio (OR) and Logistic regression (LR). Results: there were 71 patients who were suitable for the study criteria, 11 patients (15,50%) have unsuccessful results (case) and 60 patients (84,50%) have succesful results (control). By Chi-square test, there were 4 significant risk factors associated with the unsuccesful DT result. They were ireguler injection (x2=0,00000, OR=103,2), not doing alergen avoidance (x2=0,020805, OR=5,1), the kind of alergen injection/M1&M2 (x2=0,03438, OR=3,9) and the present of other allergic diseases (x2=0,03925, OR=7,1). By logistic regresion test, however only 2 significant risk factors independently associated with the unsuccessful DT result ireguler injection (p=0,00010) and not doing allergen avoidance (p=0,0564). Tujuan penelitian: untuk mendapatkan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap hasil terapi desensitisasi (TD), khususnya yang mungkin berpengaruh terhadap kegagalan terapi desensitisasi pada penderita rinitis alergi perenial (RAP). Rancanqan penelitian: studi kasus-kelola. Metodoloqi penelitian: subyek penelitian adalah penderita RAP yang telah dilakukan TD minimal 20 minggu dan memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Beratnya gejaia RAP dinilai dengan "sekor gejala" dari 0 (tidak ada gejala) sampai 3 (gejala berat), sedangkan sekor 1 dan 2 diantaranya. Faktor risiko yang diteliti adalah keteraturan suntikan, penghindaran alergen, jenis suntikan, penyakit alergik yang diderita, jumlah jenis alergen, dosis suntikan, lama suntikan, umur dan jenis kelamin, yang kemudian dicari secara retrospektif dari catatan medik dan anamnesis. Sebagai kasus adalah penderita dengan hasil terapi jelek (yaitu masth mempunyai sekor 2 atau 3) dan sebagai kontrolikelola adalah penderita dengan hasil terapi baik (yaitu sekor gejala menjadi 0 atau 1). Analisis hasil dengan uji "Chi-square", "Odds-ratio" (OR) dan "Regresi logistik" (RL). Hasil penelitian: didapatkan 71 penderita yang memenuhi kriteria penelitian, 11 penderita (15,50%) dengan hasil jelek/gagal (kasus) dan 60 penderita (84,50%) dengan hasil baik (kelola). Dengan uji "Chi-square" didapatkan 4 variabel yang bermakna sebagai faktor risiko terhadap kegagalan terapi desensitisasi, yaitu ketidak teraturan suntikan (x2=0,00000 dan OR=103,2), tidak melakukan penghindaran terhadap alergen yang dicurigai ( x2=0,02085 dan OR=5,1 ), jenis suntikan/M1&M2 ( x2=0,03438 dan OR=39 ) dan penderita penyakit alergik jamak ( x2=0,03925 dan OR=7,1 ). Setelah dilakukan uji "regresi logistik" dari ke empat faktor risiko tersebut, hanya 2 variabel yang bermakna secara mandiri (independen) sebagai faktor risiko terhadap kegagalan TD, yaitu ketidak teraturan suntikan ( p=0,0010 ) dan tidak melakukan penghindaran terhadap alergen yang dicurigai ( p=0,0564 ).

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:R Medicine > R Medicine (General)
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Biomedical Science
ID Code:14278
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:14 Jun 2010 12:37
Last Modified:14 Jun 2010 12:37

Repository Staff Only: item control page