RASIO PROTEIN-KREATININ DALAM URIN SEWAKTU UNTUK MENILAI DERAJAT PRE-EKLAMPSIA

YUW ONO, YUW ONO (1998) RASIO PROTEIN-KREATININ DALAM URIN SEWAKTU UNTUK MENILAI DERAJAT PRE-EKLAMPSIA. Masters thesis, program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
1522Kb

Abstract

Preeclampsia is being a serious problem for some reasons : the pathogenesis is debatable, showing a high perinatal and maternal death rate. Analysing protein level in 24 hour urine is, so far, one of the laboratory test to determine preeclampsia. This test is considered to be inpractical since it takes a long time to examine and frequently shows an individual errors that give an inaccurate results. The study aims at three points those are : to analyse random urine protein-creatinine ratio in preeclampsia, to compare the ratio between mild and severe preeclampsia and to determine the cut-off point of the increasing protein/creatinine ratio as the limit of the pree-clampsia level. The study was carried out by using observasional analytic design. The samples were taken from in/out patients admitted to Dr. Kariadi Public Hospital Semarang, Dr Moewardi Public Hospital Solo and Mojosongo Health Center Solo. The respondens classified into 3 groups: healthy pregnant woman, mild preeclampsia and severe ecclapmsia; the total of 30 random urine specimens taken from each of those 3 group of respondens. The difference of the protein/creatinine ratio between the healthy pregnant woman and preecalmpsia analysed by student's t-test. The results showed the random urine protein/creatinine ratio of the mild preeclampsia was 4.44 in average. while in severe preeclampsia it showed 7.2 in average; the average ratio of the total preeclampsia, mild and severe, was 5.82. In the healthy pregnant woman pro-tein/creatinine ratio was 3.26. The protein/creatinine ratio of the preeclampsia was higher than the healthy pregnant woman (p<0.05); while the ratio of the severe preeclampsia was higner than the mild one (p<0.05). The limit of the ratio of the mild preeclamsia was between 4.44-6,15 and the severe preeclampsia was 11,64. Pre-eklampsia sampai saat ini masih merupakan problem dalam kebidanan, selain patogenesisnya belum jelas, juga merupakan penyebab kematian perinatal yang terbesar serta salah satu penyebab kematian ibu mela-hirkan. Salah satu pemeriksaan laboratorium yang diguna-kan untuk menunjang diagnosis pre-eklampsia adalah penetapan protein kwantitatif urin 24jam. Penetapan itu memakan waktu lama, kurang praktis, dapat terjadi kesalahan penampungan, sehingga hasil pemeriksaan menjadi kurang dipercaya. Beberapa peneliti melaporkan adanya hubungan yang bermakna antara rasio protein-kreatinin urin sewaktu dengan protein kwantitatif urin 24 jam, serta belum melporkan perbedaan peningkatan rasio protein-kreatinin urin sewaktu sesuai drajat pre-eklampsia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kembali rasio protein-kreatinin urin sewaktu pada kasus pre-eklampsia, nilai adanya pernedaan rasio protein-kreatinin urin sewaktu antara pre-eklampsia ringan dan berat serta mendapatkan batasan nilai peningkatan rasio protein-kreatinin urin sewaktu yang dapat dipa-kai sebagai penunjang untuk menetapkan drajat pre-eklampsia. Rancangan penelitian yang dipakai adalah observasional analitik. Lokasi penelitian RSUP Dr. Kariadi Semaranq. RSUD Dr. Moewardi Surakarta dan Puskemas Mojosonqo II Kodia Surakarta. Diambil 30 sampel urin sewaktu secara quota dari wanita hamil normal, 30 sampel penderita pre-eklampsia ringan dan 30 sampel penderita pre-eklampsia berat. Diperoleh rasio protein-kreatinin urin sewaktu rata-rata pada pasien pre-eklampsia ringan 4,44 rasio protein-kreatinin urin sewaktu rata-rata pada pasien pre-eklampsia berat 7,2, rasio protein-kreatinin urin sewaktu rata-rata pada pasien pre-eklampsia 5,82 dan rasio protein-kreatinin urin sewaktu rata-rata pada hamil normal 3,26. Hasil yang diperoleh dianalisa uji statistik mengqunakan t-test maka didapat rasio pro-tein-kreatinin urin sewaktu pada pre-eklampsia lebih tinggi dengan perbedaan bermakna dari pada hamil normal (p<0,05). Rasio protein-kreatinin urin sewaktu pada pre-eklampsia berat lebih tinggi dengan perbedaan bermakna dari pada pre-eklampsia ringan (p<0,05). Batasan pre-eklampsia ringan adalah nilai rasio pro-tein-kreatinin 4,44-6,15 Batasan pre-eklampsia berat pada nilai rasio protein-kreatinin 11,64.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:R Medicine > R Medicine (General)
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Biomedical Science
ID Code:14261
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:14 Jun 2010 08:58
Last Modified:14 Jun 2010 08:58

Repository Staff Only: item control page