Optimasi Proses Aktivasi Katalis Zeolit Alam dengan Uji Proses Dehidrasi Etanol Afria Happy Jestyssa (L2C006007) dan Dini Andinar Maygasari (L2C006037) Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro Jln. Prof. Sudharto, Tembalang, Semarang, 50239, Telp/Fax: (024)7460058 Pembimbing: Ir. Hantoro Satriadi, M.T.

Happy, Afria and Andinar, Dini (2010) Optimasi Proses Aktivasi Katalis Zeolit Alam dengan Uji Proses Dehidrasi Etanol Afria Happy Jestyssa (L2C006007) dan Dini Andinar Maygasari (L2C006037) Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro Jln. Prof. Sudharto, Tembalang, Semarang, 50239, Telp/Fax: (024)7460058 Pembimbing: Ir. Hantoro Satriadi, M.T. Undergraduate thesis, JUrusan Teknik Kimia Fakultas Teknik UNDIP.

[img]
Preview
PDF
1786Kb

Abstract

Katalisator adalah suatu bahan yang mempengaruhi laju reaksi kimia tetapi pada akhirnya keluar tanpa mengalami perubahan(Fogler,1992; Levenspiel,1999). Zeolit merupakan kristal alumina-silika yang mempunyai struktur berongga atau berpori dan mempunyai sisi aktif yang bermuatan negatif yang mengikat secara lemah kation penyeimbang muatan. Zeolit alam yang akan digunakan sebagai katalis perlu diaktivasi terlebih dahulu, yaitu melalui proses dealuminasi dan kalsinasi. Penelitian ini bertujuan melakukan proses aktivasi katalitik zeolit dengan mempelajari pengaruh konsentrasi pelarut amonium klorida dan diameter partikel katalis terhadap konversi etanol pada uji katalitik dengan proses dehidrasi etanol. Penelitian terdiri dari 3 tahap yaitu tahap dealuminasi, kalsinasi dan dehidrasi etanol. Variabel tetap dalam penelitian ini adalah berat katalis (35 gr), perbandingan berat katalis (1:1),waktu dealuminasi, kalsinasi, dan dehidrasi (masing- masing 10 jam, 5 jam, dan 15 menit), suhu dealuminasi, kalsinasi, dan dehidrasi ( masing – masing 90oC, 600oC, dan 180oC), dan suhu preparasi tiap alat (30-50oC). Sedangkan variabel berubah dalam penelitian ini adalah konsentrasi pelarut NH4Cl (2 dan 4 M) dan diameter partikel zeolit alam(0,25 mm dan 0,6 mm). Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa proses dehidrasi etanol menjadi dietil eter terjadi, ditunjukkan dengan adanya dietil eter pada sampel gas dan cairan yang dianalisis. Dalam pemilihan variabel yang berpengaruh, didapatkan persamaan matematika sebagai berikut : Y = 89,56 + 3,07X1 – 0,80X2 – 4,98X12 – 6,64X22 – 5,725X1X2, dengan Y adalah konversi etanol, X1 adalah nilai bilangan tak berdimensi untuk konsentrasi pelarut NH4Cl, dan X2 adalah nilai bilangan tak berdimensi untuk diameter partikel katalis, yang semua koefisiennya berada dalam daerah penerimaan HO sehinngga semua koefisien dalam model matematika ini dapat digunakan dan model matematika dapat dikatakan valid. Nilai bilangan tak berdimensi optimum yang didapat adalah 0,455718 untuk konsentrasi pelarut NH4Cl (2,544 M) dan -0,257053 untuk diameter katalis (0,459 mm) dengan prediksi konversi sebesar 90,359%.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords:zeolit alam, aktivasi katalitik, dehidrasi etanol, konversi etanol, di etil eter
Subjects:T Technology > TP Chemical technology
Divisions:Faculty of Engineering > Department of Chemical Engineering
Faculty of Engineering > Department of Chemical Engineering
ID Code:14160
Deposited By:teknik kimia
Deposited On:11 Jun 2010 12:49
Last Modified:11 Jun 2010 12:49

Repository Staff Only: item control page