STUDI FAKTOR•RISIKO PENGGUNAAN KAYU BAKAR TERHADAP KEJADIAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH

WIDARYANA, I DEWA MADE (2002) STUDI FAKTOR•RISIKO PENGGUNAAN KAYU BAKAR TERHADAP KEJADIAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH. Masters thesis, PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS DIPONEGORO .

[img]
Preview
PDF - Published Version
2848Kb

Abstract

In the year 2000, low birth weight in Central Java was high about 1.2 % of birth life. One factor was intrinsic factor (i.e. mother's nutrition, anemia, etc.); another factors were extrinsic factors i.e. physical , chemical, and socio- economical. One of chemical factor was carbon monoxide exposure from wood smoke. In the year 1999, wood consumption in Central Java was high enough, Rp.3.093, - per capita compared to gasoline (Rp.1.093/per capita) and to Liquid Petroleum Gas (Rp.43, - per capita). The main objective of this research was to measure wood fuel risk toward low birth weight. The research was case control study, that used 84 low birth weight infant samples. Eighty four normal birth weight infants were used as control and infant mothers as respondents. The result of the study shows that Odds Ratio (OR) at using wood fuel is 1.493 (OR=1.493 95% CI= 0.801-2.783). OR period time of wood fuel before pregnant in 10 years is 1.118 (OR=1.118;95% CI = 0.581-2.151), OR period time of wood fuel before pregnant in 1 hours per day is 1.402 (OR=1.402 ;95% CI= 0.761-2.582), OR period time of wood fuel in pregnant until trimester is 1.538 (OR=1.538;95%C1= 0.837 —2.826), and OR period time wood fuel in pregnant in 1 hours per day is 1.471 (OR=.1.471 ;95% CI=0.799-2.708). The research finds that there is no discrepancies between the use of wood fuel and non-wood fuel (gasoline and liquid petroleum gas). It is also found that period time of the use of wood fuel does not significantly influence mothers during pregnancy and before pregnancy. It is recommended to other researchers to conduct study on phase II (ambient) and phase III (biomarker) since this research only studied the phase I (source) and phase IV (impact) Bayi berat lahir rendah pada tahun 2000 di Jawa Tengah terbilang cukup tinggi (1,2 %) dari kelahiran hidup. Selain disebabkan oleh faktor intrinsik (misal gizi ibu, anemi,dll), juga diperkirakan disebabkan oleh faktor ekstrinsik seperti faktor fisik, kimia dan sosial ekonomi. Salah satu faktor kimia tersebut adalah paparan karbon monoksida., dimana salah satu sumbemya adalah dari asap kayu bakar. Konsumsi kayu bakar pada tahun 1999 di Jawa Tengah masih tinggi yaitu Rp.3.093,- perkapita, dibandingkan dengan minyak tanah (Rp. 1.093,- perkapita) dan LPG (Rp.43,- perkapita).Tujuan Umum penelitian ini adalah mengetahui besar risiko penggunaan kayu bakar terhadap kejadian BBLR. Penelitian ini termasuk penelitian analitik dengan pendekatan kasus kelola dengan jumlah sampel kasus sebanyak 84 orang bayi dengan berat badan lahir rendah,dan 84 orang bayi dengan tidak berat badan lahir rendah sebagai kontrol, dan respondennya adalah ibu dari bayi tersebut. Penelitian dilakukan di Kabupaten Semarang Tahun 2002. Hasil penelitian menunjukkan bahwa OR penggunaan kayu bakar adalah 1,493 (OR=1,493 ; 95 % CI= 0,801-2,783), OR lama penggunaan kayu bakar sebelum kehamilan dengan lama waktu 10 tahun adalah 1,118 (OR=1,118 ; 95 % CI= 0,581 —2,151), OR lama penggunaan kayu bakar sebelum kehamilan dengan lama waktu 1 jam/hari adalah 1,402 (OR=1,402 ; 95 % CI= 0,761— 2,582), OR lama penggunaan kayu bakar selama kehamilan sampai dengan timester III adalah 1,538 (OR=1,538; 95 % CI= 0,837 — 2,826) dan OR lama penggunaan kayu bakar perhari selama kehamilan dengan waktu 1 jam/hari adalah 1,471 (OR=1,471 ; 95 % CI= 0,799 — 2,708). Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak ada pengaruh penggunaan kayu bakar dengan bukan kayu bakar (minyak tanah dan gas), lama penggunaan kayu dalam tahun dan perhari sebelum kehamilan terhadap kejadian BBLR, demikian juga dengan penggunaan kayu bakar harian selama kehamilan.. Disarankan pada peneliti lain, untuk melakukan penelitian pada simpul II (ambient), dan simpul III (biomarker), karena penelitian ini hanya pada simpul I (sumber) dan simpul IV (dampak).

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:R Medicine > R Medicine (General)
Divisions:School of Postgraduate (mixed) > Master Program in Epidemiology
ID Code:14122
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:11 Jun 2010 11:24
Last Modified:11 Jun 2010 11:24

Repository Staff Only: item control page