WATERPARK di BANDUNGAN

BOWOLEKSONO, SANGAJI (2009) WATERPARK di BANDUNGAN. Undergraduate thesis, Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Undip.

[img]
Preview
PDF - Published Version
21Kb

Abstract

I.1 LATAR BELAKANG Kehidupan masyarakat kota yang tidak lepas dari rutinitas pekerjaan serta aktivitas yang menyita cukup banyak waktu dan tenaga, menyebabkan masyarakat kota cenderung lebih cepat mengalami stres dan kepenatan. Dulu, orang akan merasa cukup apabila kebutuhan pokok (sandang, pangan, papan) sudah terpenuhi , namun, ternyata kebutuhan tersebut dirasa belum dianggap cukup. Kebutuhan relaksasi, hiburan dan kesenangan baik secara batiniah dan lahiriah juga sudah merupakan suatu kebutuhan pokok yang harus dipenuhi. Meluangkan waktu diakhir pekan merupakan suatu kebutuhan relaksasi, hiburan, serta suatu kesenangan yang bisa dinikmati secara personal maupun bersama keluarga pada khususnya. Salah satu sarana kebutuhan relaksasi adalah alam, berupa pemandangan gunung, sawah membentang, perkebunan, hingga udara yang sejuk dapat menciptakan atmosfer tersendiri pada batin dan jiwa seseorang. Wisata bernuansa alam pegunungan yang jauh dari kepadatan dan rutinitas kota serta udara yang panas adalah salah satu alternatif sarana yang bisa dinikmati disaat week end / liburan akhir pekan. Jika di Jakarta mempunyai Wisata Puncak untuk berlibur di akhir pekan, maka Semarang’pun mempunyai Wisata Bandungan sebagai alternatif berlibur diakhir pekan. Secara administratif, Bandungan merupakan daerah kecamatan yang terletak di Kabupaten Kota Semarang - Jawa Tengah, memiliki jarak tempuh 25 Km atau sekitar ± 1 jam perjalanan dengan menggunakan kendaraan beroda empat / dua. Kecamatan Bandungan merupakan daerah obyek wisata pegunungan yang terletak dilereng gunung Ungaran, memiliki pemandangan alam yang sangat indah dan memukau dengan pemandangan pesawahan, perkebunan sayur, buah dan bunga yang dapat dijumpai disepanjang jalan menuju dan di daerah Bandungan itu sendiri. Kecamatan Bandungan juga memiliki ragam wisata yang ditawarkan, diantaranya adalah wisata Cagar Budaya Candi Gedong Songo yang syarat akan nilai historisnya, wisata kuliner, serta area pemancingan Jimbaran dan Kawasan rekreasi Kolam Renang Panorama Alam Sidomukti, hingga wisata perawatan kecantikan spa relaksasi pada Susan Spa. Dengan dilengkapi fasilitas akomodasi berupa villa resort, bermacam tipe hotel (bintang - melati), hingga losmen dan pemandian air panas, menjadikan Kecamatan Bandungan merupakan daerah wisata yang sangat kompleks dan banyak mendatangkan serta meningkatkan wisatawan yang datang, baik Lokal, Domestik maupun Manca Negara. Dari data yang ada, Kecamatan Bandungan memperkirakan bahwa prosentase terbesar kunjungan wisatawan daerah Bandungan adalah : Wisatawan Lokal : - khusus Kota Semarang sebesar 52% - Daerah Kab. Semarang sebesar 8% - Daerah Kota sekitar Semarang – Salatiga, Magelang, Temanggung, Kendal,Boyolali dll sebesar 21% - Daerah Kab. Sekitar Semarang (kab. Magelang, Kab. Temanggung, Kab. Kendal,Kab. Boyolali, dll) sebesar 12% - Wisatawan Domestik : Berasal dari Jakarta, Bandung, Surabaya, dll sebesar 5 % - Wisatawan Manca Negara : Sebesar 2% (sumber : Pamong Budaya Kec. Bandungan – Wawancara Bp. Widodo) Dari data diatas membuktikan bahwa, wisatawan Lokal dari Kota Semarang menempati tingkat kunjungan ke Bandungan yang paling banyak sebagai tujuan wisata, hal ini membuktikan bahwa masyarakat kota Semarang juga masih membutuhkan suatu fasilitas rekreasi bernuansa alam dan keindahannya. Dari data diatas pula dapat disimpulkan bahwa Bandungan memiliki potensi yang besar dalam bidang rekreasi pariwisata. didukung telah diadakannya Fam Trip sebanyak 3 kali pada bulan Desember tahun 2007 oleh para Dewan Pariwisata dan Kesenian Kabupaten Semarang bersama pihak manager dari hotel berbintang di Kota Semarang, Salatiga dan sekitar. Fam Trip merupakan acara kunjungan satu hari (One Day Tour) meninjau obyek-obyek wisata di Kabupaten Semarang, dengan tujuan mengetahui berbagai potensi yang dimiliki kepariwisataan di Kabupaten Semarang. Melalui saran, masukan, serta kritikan yang bersifat membangun dari berbagai pihak, sebagai acuan untuk mengembangkan kepariwisataan Kabupaten Semarang sehingga diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan. ( sumber : semarangkab.go.id ) rekreasi wahana air, yaitu suatu wisata yang dimaksudkan sebagai obyek wisata memiliki tema yang bercerita akan petualangan tertentu dengan menggunakan elemen air sebagai medianya, terdapat fasilitas utamanya berupa kolam renang yang dilengkapi dengan wahana permainan atau atraksi air didalamnya. Belakangan, wisata ini sangat banyak digemari oleh kalangan masyarakat (dewasa ataupun anak) dan bisa dikatakan sedang “happening”. Seperti di Surabaya yang terkenal dengan Ciputra Water Park, daerah Purbalingga yang terkenal dengan Owabong Water park, Kota Solo dengan Pandawa Waterworld, bahkan di Semarang baru saja meresmikan suatu wahana air awal tahun 2009 ini, yaitu Water Blaster. Rekreasi wahana air yang dilengkapi dengan kolam renang permainan, yaitu kolam anak dengan permainan atraksi anak (seluncur dan ember tumpah raksasa), kolam bernuansa pantai seperti pada gambar disamping lengkap dengan ombak buatan dan water slide (alat atraksi meluncur sesuai dengan jenis lintasannya), dan kolam arus (lazzy river), yaitu kolam yang menyerupai sungai yang mengalir dengan arus buatannya, serta masih banyak lagi yang lainnya. Melihat Bandungan yang memiliki potensi sebagai tempat rekreasi pariwisata, maka wahana rekreasi air di Bandungan dapat menjadi salah satu alternatifnya. Dengan menyuguhkan alternatif rekreasi yang bersifat menghibur dan menyenangkan baik bagi anak - anak maupun orang dewasa. Ditinjau dengan pemanfaatan sumber mata air sebagai elemen utama, maka akan menambah nilai kekhasan wahana air tersebut. Mengingat akan kebutuhan mata air di Bandungan selain sebagai kebutuhan pokok warga Bandungan, sumber mata air yang memang digunakan dan dimanfaatkan oleh pihak swasta sebagai pengolahan obyek wisatanya (sumber : wawancara pihak staf bag. Pembangunan kec. Bandungan). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa daerah Kecamatan Bandungan membutuhkan sarana rekreasi air yang lebih kompleks dari sekedar kolam renang biasa. “Water Park”, yaitu perencanaan sebuah wisata rekreasi wahana air dilengkapi dengan berbagai atraksinya yang ditempatkan di daerah Kecamatan Bandungan yang ditunjang dengan pemanfaatan keindahan alam dan hawa sejuk daerah Bandungan akan menambah nilai jual serta dianggap dapat mendukung pengembangan daerah Bandungan sebagai daerah wisata. Sedangkan kondisi fisik Bandungan yang merupakan daerah berkontur, oleh karena itu pada kawasan tersebut dapat dimanfaatkan dengan fasilitas wahana permainan outbond, seperti flying fox - yaitu atraksi wahana yang memicu adrenalin, meluncur dari ketinggian tertentu mencapai ketinggian lebih rendah dengan kemiringan tertentu yang tidak terlalu tajam menggunakan tali baja dengan standar keamanan tertentu ; kolam lumpur ; jembatan tali (climb brige) ; dll, sebagai sarana alternatif rekreasi didalamnya, sehingga pengunjung dapat dengan leluasa memilih wahana sebagai sarana hiburan dan kesenangan bersama keluarga, yang menyuguhkan pemandangan alam Bandungan sebagai media relaksasinya. Didukung dengan perencanaan penerapan konsep yang dianggap tidak merusak ekologi dan alam lingkungan sekitar kawasan sebagai sarana rekreasi keluarga, yaitu dengan mengambil konsep penekanan desain Ekologi serta mengadaptasi daerah setempat yang beriklim tropis. Pemanfaatan kembali air kolam yang sudah tidak terpakai lagi (reused) sebagai penyiraman perawatan lahan hijau terdapat pada sekitar lingkungan kawasan rekreasi wahana air yang akan direncanakan dapat menjadi salah satu sarana alternatif maintenance yang baik terhadap Kawasan rekreasi tersebut. Jika dapat dikelola dengan baik maka perencanaan Rekreasi Wahana Air “Water Park” di Bandungan dapat mendatangkan wisatawan sekaligus mendatangkan pendapatan daerah hingga bahkan mendatangkan devisa Negara dengan kunjungan wisatawan, baik Lokal, Domestik bahkan Manca Negara, yang tak hanya banyak memberikan kontribusi bagi lokasi pariwisata tujuan, tetapi akan berdampak pada seluruh sektor ekonomi di sebuah wilayah Bandungan tersebut. I.2 TUJUAN dan SASARAN I.2.1 Tujuan Memperoleh suatu landasan program perencanaan dan perancangan tentang Wisata Waterpark di Bandungan sebagai salah satu penunjang kepariwisataan di Jawa Tengah Kabupaten Semarang khususnya di Kecamatan Bandungan I.2.2 Sasaran Tersusunnya konsep dasar perencanaan dan perancangan program dan kapasitas pelayanan berdasarkan atas aspek-aspek panduan perancangan. I.3 MANFAAT I.3.1 Subyektif Sebagai Pedoman dan acuan untuk melanjutkan ke tahap Studio Grafis dan sebagai salah satu persyaratan kelulusan Sarjana ( S1 ) di Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Diponegoro I.3.2 Obyektif Sebagai tambahan pengetahuan dan wawasan mengenai perkembangan ilmu pengetahuan bagi mahasiswa arsitektur yang akan menyusun laporan Tugas Akhir. I.4 RUANG LINGKUP I.4.1 Ruang Lingkup Substansial Perencanaan dan perancangan Waterpark di Bandungan, termasuk dalam kategori penataan kawasan yang juga menerapkan perencanaan dan perancangan tapak dan lansekap. I.4.2 Ruang Lingkup Spasial Secara administratif daerah perencanaan Waterpark di Bandungan adalah di Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang. I.5 METODE PEMBAHASAN Metode pembahasan yang digunakan yaitu survey kepustakaan dan lapangan. Adapun teknik pengumpulan data adalah sebagai berikut : I.5.1 Studi Literature Mencari literature dengan mempelajari berbagai pustaka yang berkaitan dengan topik yang diangkat sebagai standar perencanaan dan perancangan yang digunakan dalam penyusunan program. I.5.2 Observasi Lapangan Melakukan pengamatan terhadap obyek serupa baik secara langsung terhadap obyek serupa di dalam negeri maupun pengamatan obyek secara tidak langsung melalui internet terhadap obyek serupa di luar negeri yang dijadikan sebagai bahan pertimbangan. I.5.3 Wawancara Melakukan wawancara dengan pihak – pihak terkait yang berkompeten dengan permasalahan tersebut guna mendapatkan data primer. I.6 SISTEMATIKA PEMBAHASAN BAB I PENDAHULUAN Berisi latar belakang, tujuan dan sasaran, manfaat, ruang lingkup pembahasan, metode pembahasan dan sistematika pembahasan BAB II TINJAUAN PUSTAKA Meninjau kepustakaan yang mendukung tentang perencanaan dan perancangan waterpark beserta fasilitas-fasilitas di dalamnya, serta penekanan desain ekologi tropis BAB III DATA Berisi tentang tinjauan lokasi Kabupaten Semarang khususnya Kecamatan Bandungan dengan peraturan daerah setempat beserta data studi kasus atau studi banding yang digunakan BAB IV PENDEKATAN PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN Berisikan tentang uraian pendekatan perencanaan dari beberapa aspek yang berkaitan dengan karakterisitik, pelaku aktifitas, ruang-ruang yang dibutuhkan, utilitas, kebutuhan dan pemilihan tapak, BAB V LANDASAN PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN Berisikan tentang proses pengkajian, penilaian, analisis tentang teori, konsep, kriteria dan standar untuk mendapatkan sebuah perencanaan dan perancangan yang mempertimbangkan aspek-aspek yang berkaitan meliputi Aspek Fungsional, Aspek Kontekstual, Aspek Kinerja, Aspek Teknis dan Aspek Arsitektural I.7 ALUR PIKIR

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:N Fine Arts > NA Architecture
Divisions:Faculty of Engineering > Department of Architecture Engineering
Faculty of Engineering > Department of Architecture Engineering
ID Code:1409
Deposited By:arsitek Agus Pramono arsitek
Deposited On:16 Oct 2009 14:18
Last Modified:23 Oct 2009 13:34

Repository Staff Only: item control page