PERSEPSI MAHASISWA FISIP UNDIP TENTANG KETERLIBATAN PEREMPUAN DALAM PILKADA JAWA TENGAH (JATENG)

Krisna, Mici (2009) PERSEPSI MAHASISWA FISIP UNDIP TENTANG KETERLIBATAN PEREMPUAN DALAM PILKADA JAWA TENGAH (JATENG). Undergraduate thesis, Fisip Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF
17Kb

Abstract

Munculnya tokoh-tokoh perempuan dalam bursa pencalonan pemilihan kepala daerah memang menjadi warna tersendiri perkembangan dunia politik. Keterlibatan perempuan ini menimbulkan banyak persepsi dalam masyarakat tak terkecuali kaum akademis termasuk juga mahasiswa. Banyak yang mengangap keterlibatan perempuan sebagai kandidat dalam pilkada hanya sebagi vote keeper, yang kapasitas dan kapabilitasnya dalam politik masih dipertanyakan. Karena banyak diantaranya dianggap sebagai politikus karbitan yang track record atau pengalaman politiknya masih sangat kurang. Namun banyak juga perempuan yang terlibat dalam pilkada memang orang-orang yang kompeten untuk menjadi pemimpin di daerah pencalonannya. Banyak dari mahasiswa yang masih memberikan penilaian minor terhadap kandidat perempuan. Penilaian ini didasarkan atas kurangnya perempuan menyampaikan visi dan misi secara lugas serta kurangnya perempuan dalam pengalaman mengenai masalah publik. Faktor lain yang mempengaruhi pandangan minor mahasiswa terhadap perempuan ialah masih minimnya partai politik yang memenuhi kuota 30 % di tiap daerah pemilihan dalam pemilu. Mahasiswapun beranggapan bahwa esponsibilitas perempuan sebagi pemimpin dalam menghadapi permasalahan yang timbul di daerah kepemimpinannya sangat kurang, mereka beralasan karena kurang komprehensifnya analisis yang dilakukan oleh perempuan terhadap suatu permasalahan. Hal-hal itulah yang kemudian mendasari anggapan sebagian mahasiswa bahwa perempuan akan sangat sulit untuk bersaing dan memenangkan pilkada jika dibandingkan dengan kandidat laki-laki. Namun tidak sedikit juga mahasiswa yang beranggapan bahwa kandidat perempuan akan lebih baik dalam memenuhi janji-janji politiknya. Secara garis besar mahasiswa masih kurang bisa menerima keterlibatan perempuan sebagai kandidat dalam pilkada dengan berbagai alasan. Baik dari segi person ataupun kompetensinya dalam politik. Mungkin perempuan harus bisa mempersiapkan dirinya lebih matang jauh-jauh hari sebelum pilkada berlangsung.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:J Political Science > JA Political science (General)
Divisions:Faculty of Social and Political Sciences > Department of Government Science
ID Code:14066
Deposited By:Pemerintahan Admin
Deposited On:11 Jun 2010 18:31
Last Modified:11 Jun 2010 18:31

Repository Staff Only: item control page