Pemberitaan Eksekusi Mati Amrozi Cs di Media Asing dan Media Nasional (Analisis Wacana Pemberitaan Situs www.theaustralian.news.com.au dan Harian Kompas Tentang Eksekusi Amrozi Cs )

Dwi Pemungkas, Danu (2009) Pemberitaan Eksekusi Mati Amrozi Cs di Media Asing dan Media Nasional (Analisis Wacana Pemberitaan Situs www.theaustralian.news.com.au dan Harian Kompas Tentang Eksekusi Amrozi Cs ). Undergraduate thesis, Diponegoro University.

[img]
Preview
PDF
92Kb

Abstract

Eksekusi mati tiga terpidana mati Bom Bali 2002-Amrozi, Mukhlas, dan Imam Samudramerupakan sebuah peristiwa yang menarik perhatian tidak hanya media dalam negeri tetapi juga media luar negeri. Hal ini dikarenakan kejahatan yang mereka bertiga lakukan merupakan kejahatan berskala besar dan sedang menjadi musuh utama dunia Internasional, yaitu terorisme.. Berbagai kepentingan pun diduga terlibat dalam eksekusi ini. Di sini, media dipandang sebagai instrumen untuk melanggengkan kepentingan-kepentingan itu melalui bangunan wacana yang dimunculkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap wacana-wacana yang dikembangkan oleh kedua media dari dua negara yang berbeda, yaitu situs www.theaustralian.news.com.au dari Australia dan Harian Kompas dari Indonesia. Tipe penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metodologi penelitiannya adalah Analisis Wacana Kritis ( CDA ) menurut Teun Van Dijk. Unit analisis penelitian ini adalah teks-teks berita tentang eksekusi Amrozi cs di The Australian maupun Kompas dari bulan Oktober 2008 sampai bulan November 2008. Teks-teks berita tersebut kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis tekstual. Penelitian ini menemukan bahwa ada tiga wacana besar yang dikembangkan oleh The Australian, yaitu wacana terorisme, wacana keadilan, dan wacana Islam garis keras. Wacana terorisme menempatkan eksekusi Amrozi cs sebagai bagian dari perang melawan terorisme. Wacana keadilan memunculkan sebuah pembenaran bahwa eksekusi itu merupakan bayaran yang pantas dan setimpal bagi Amrozi cs atas kejahatan yang pernah mereka lakukan di Bali. Sementara wacana Islam garis keras membuat identifikasi siapa atau kelompok Islam seperti apa yang harus diwaspadai dan dimusuhi karena berpotensi melakukan tindakan serupa yang dilakukan Amrozi cs. Tiga wacana besar juga ditemukan di Kompas, yaitu wacana hukum, wacana stabilitas keamanan, dan wacana kritik terhadap media. Wacana hukum digunakan sebagai pembenaran bahwa eksekusi itu merupakan bagian dari upaya penegakan kepastian hukum di Indonesia. Wacana stabilitas keamanan menghilangkan keraguan dan kekhawatiran untuk melakukan eksekusi. Sementara wacana kritik terhadap media merupakan sebuah peringatan agar media tidak memberikan akses berlebih terhadap Amrozi cs dan terpidana mati terorisme lainnya untuk muncul dalam pemberitaan. Dari wacana-wacana yang muncul tersebut, terlihat bahwa pemberitaan kedua media dipengaruhi oleh kepentingan perang melawan terorisme. Kepentingan itu terlihat eksplisit dalam pemberitaan The Australian yang memunculkan wacana terorisme sebagai wacana dominan. Sementara kepentingan itu tidak terlihat secara jelas dalam pemberitaan Kompas karena kepentingan itu bersembunyi di balik kepentingan penegakan hukum.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions:Faculty of Social and Political Sciences > Department of Communication
ID Code:14012
Deposited By:Jurusan Ilmu Komunikasi Fisip Undip
Deposited On:10 Jun 2010 14:15
Last Modified:10 Jun 2010 14:15

Repository Staff Only: item control page