PENGARUH PEMAKAIAN HELM DAN KECEPATAN KENDARAAN TERHADAP TINGKAT BERATNYA TRAUMA AKIBAT KECELAKAAN LALU LINTAS PADA PENGEMUDI SEPEDA MOTOR (The Influence of the Use of Helmet and the Speed of the Vehicle to the Grade Level of Trauma caused by Traffic Accident at a Motorcycle's Driver)

SUTARTO, SUTARTO (2003) PENGARUH PEMAKAIAN HELM DAN KECEPATAN KENDARAAN TERHADAP TINGKAT BERATNYA TRAUMA AKIBAT KECELAKAAN LALU LINTAS PADA PENGEMUDI SEPEDA MOTOR (The Influence of the Use of Helmet and the Speed of the Vehicle to the Grade Level of Trauma caused by Traffic Accident at a Motorcycle's Driver). Masters thesis, Program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
2440Kb

Abstract

Background. Based on the police record in Indonesia in 2000, the greatest percentage of the ownership of motor vehicle were motorcyclists (71.48%). The traffic accident caused by motorcycle was the greatest (48.82%). The head trauma was the major causal of death in motorcycle accident. The level of the right use of helmet by a motorcycle's driver was still low (55% for driver and 20% for passenger). Objective. The aim of this research was to know the influence of the use of helmet and the speed of the vehicle to the grade level of trauma caused by traffic accident at a driver of a motorcycle and other risk factors that cause a weight of trauma. Method. This was Observational Research using Cross-Sectional approach. The number of samples were 68 drivers of motorcycle who got an accident and be brought to the Sragen hospital in 2002. Data were obtained by. interview, medical records at the hospital, and the police's reports. Data were analyzed by univariate, bivariate (Chi Square), and multivariate analysis (Logistic Regression). Result. Sex, psychology condition, and driver's character influence the speed of vehicle. The opponent of the collision influence to the weight of trauma. Based on multivariate analysis, the factors that influence to the weight of trauma are the combination speed > 100 km/hour (p=0,083; RP (95% CI) = 8,962 (0,748- 107,339), and the opponent of the collision four and more-wheeled vehicle (p=0.016; RP (95% CI)=20,273 (1,761-233,430). Condusion. The speed of vehicle significantly influence to the weight of trauma at a motorcycle's driver who experience traffic accident. The use of helmet statistically do not influence to the weight of trauma, but it influence to the awareness of a driver who experience accident. The level of awareness influence the weight of trauma. Finally, the use of helmet influence the weight of trauma. Suggestion. A motorcycle's drivers should use a standard helmet and do not drive a motorcycle in the high speed (> 50 km/hour). Latar belakang, prosentase kepemilikan kendaraan bermotor di Indonesia, berdasarkan catatan Kepolisian RI tahun 2000 terbesar adalah sepeda motor (71.48 %). Keterlibatan sepeda motor dalam kecelakaan lalu lintas menduduki angka tertinggi (48,82 %). sedangkan trauma kepala merupakan penyebab utama kematian dalam kecelakaan sepeda motor. Masih rendahnya tingkat pemakaian helm yang benar oleh pengandara sepeda motor (55 pengemudi dan 20 % penumpang). Tujuan, mengetahui pengaruh pemakaian helm dan kecepatan kendaraan terhadap beratnya trauma akibat kecelakaan lalu lintas pada pengemudi sepeda motor serta beberapa faktor risiko lain yang dapat menyebabkan beratnya trauma. Metode, analitik observasional dengan pendekatan Cross Sectional. Lokasi di Kabupaten Sragen dengan jumlah sampel = 68 pengendara sepeda motor yang mengalami kecelakaan lalu lintas dan di bawa ke Rumah Sakit Umum Kabupaten Sragen pada tahun 2002. Cara memperoleh data dengan wawancara, melihat catatan medik rumah sakit dan laporan kepolisian. Analisa data • Analisis Univariate, Bivariate (X 2) dan Multivariate (Logistic Regression) . secara mandiri variabel yang berpengaruh terhadap kecepatan kendaraan adalah jenis kelamin, kondisi psikologis dan karakter pengemudi. Sedangkan variabel yang berpengaruh terhadap beratnya trauma adalah lawan tabrakan. Setelah dianalisis secara bersama — sama dengan analisis multivariat regresi logistik faktor yang berpengaruh terhadap beratnya trauma adalah kecepatan gabungan > 100 km/jam (p=0.083; RP(95%CI)=8,962 (0,748-107,339), dan lawan kecepalaan. Kendaraan roda 4/lebih (p=0.016; RP(95%CI)=20,273 (1,761-233,430). Simpulan, kecepatan kendaraan terbukti berpengaruh terhadap beratnya trauma pada pengemudi sepeda motor yang mengalami kecelakaan lalu lintas. Penggunaan helm secara statistik tidak cukup bukti berpengaruh terhadap beratnya trauma, namun berpengaruh terhadap tingkat kesadaran pengemudi yang mengalami kecelakaan. Beratnya trauma di pengaruhi oleh tingkat kesadaran, sehingga secara tidak langsung penggunaan helm berpengaruh terhadap beratnya trauma. Saran, untuk pengemudi sepeda motor agar menggunakan helm standart dan ditali serta jangan mengendarai dengan kecepatan tinggi (> 50 km/jam).

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Epidemiology
ID Code:13721
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:08 Jun 2010 09:54
Last Modified:08 Jun 2010 09:54

Repository Staff Only: item control page