ANALISIS FAKTOR - FAKTOR PEMUNGKIN YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEHADIRAN IBU - IBU BALITA DI POSYANDU WILAYAH PUSKESMAS LEREP KABUPATEN SEMARANG ANALYSIS OF THE ENABLING FACTORS THAT DETERMINE THE ATTENDANCE OF TODDLERS' MOMS IN POSYANDU AROUND THE VICINITY OF LEREP PUSKESMAS, SEMARANG REGENCY

Pinardi, Setya (2003) ANALISIS FAKTOR - FAKTOR PEMUNGKIN YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEHADIRAN IBU - IBU BALITA DI POSYANDU WILAYAH PUSKESMAS LEREP KABUPATEN SEMARANG ANALYSIS OF THE ENABLING FACTORS THAT DETERMINE THE ATTENDANCE OF TODDLERS' MOMS IN POSYANDU AROUND THE VICINITY OF LEREP PUSKESMAS, SEMARANG REGENCY. Masters thesis, Program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
3412Kb

Abstract

The lack of participation from community members, contributes to the malfunctioning of many Posyandu (integrated health services post), in wich 5 service desks are reduce to only 3 or 4 desks, with less than 5 active caders to render the services. This has caused a decline in the attendance of toddlers' moms (mothers who have children under 5 years) in number of Posyandu around the vicinity of Lerep Puskesmas (Public Health Center), Semarang Regency. Consequently, the D/S coverage in the nutritional improvement program and the immunization coverage remain below the target. Using cross sectional approach, this research aimed at obtaining insights regarding the attendance of toddlers' moms in Posyandu and its enabling factors. The instrument used in this research were questionnaires distributed to 70 respondents, wich were toddlers' moms in a number of Posyandu around the vicinity of Lerep Puskesmas,Semarang Regency. Primary and secondary data collection were then processed and analyzed, quantitatively under univariate, bivariate and multivariate methods, using Chi Square and logistic regression test with Enter method. The significance was determine by value pc0,05 and analyzed using Windows based SPSS Ver. 10.0 computer software. The research findings indicate that the enabling factors related to the attendance of toddler's moms in Posyandu are the number of active Posyandu caders (p value 0,000), the availability of KMS forms (p value 0,000), the attendance time of health providers (p value 0,000), immunization service (p value 0,000) and the skill of Posyandu caders (p value 0,000), whereas the factors unrelated to the attendance of toddlers' moms are the Posyandu service time (p value 0,785) and the distance of the Posyandu (p value 0,616) and the combined factors related to the attendance being the number of active caders, availability of KMS forms, the health providers attendance time, immunization service and the skill of Posyandu caders. Therefore, it is recomended that : The role and function of Pokjanal Posyandu whithin die regency's scope and Pokja Posyandu within municipality's scope to be restored; sub-district administration, Puskesmas, Dinas Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial of Semarang Regency to provide supervision or monitoring and evaluation; The planning of Posyandu should be designed according to the present conditions; public health fund to be increased; The fund allocation for KMS provision and training of caders to be proposed Rendahnya partisipasi masyarakat, mengakibatkan banyak Posyandu tidak dapat berjalan sebagaimana inestinya, pelayanan yang seharusnya 5 (lima) meja menjadi 3 (tiga) atau 4 (empat) meja dengan jumlah kader aktif kurang dari 5 orang. Hal ini mengakibatkan jumlah kehadiran ibu-ibu balita di Posyandu wilayah Puskesmas Lerep Kabupaten Semarang menurun. Sehingga cakupan DIS dalam program peningkatan gizi dan cakupan imunisasi masih di bawah target. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran kehadiran ibu-ibu Balita di Posyandu dan faktor-faktor pemungkin yang berhubungan dengan kehadiran ibu-ibu Balita di Posyandu, jenis penelitian adalah deskriptif analitik, dengan pendekatan cross sectional. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner yang ditujukan kepada sampel populasi sebanyak 70 orang responden yaitu ibu-ibu Balita di Posyandu wilayah Puskesmas Lerep Kabupaten Semarang. Data yang didapat baik secara primer maupun sekunder kemudian diolah dan dianalisis secara kuantitatif dengan metode univariat, bivariat dan multivariat , menggunakan uji Chi square dan uji regresi logistik dengan metode Enter. Signifikansi ditentukan dengan nilai p < 0,05. Analisis menggunakan komputer program SPSS versi 10.0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor pemungkin yang berlmbungan dengan kehadiran ibu-ibu Balita di Posyandu adalah jurnlah kader aktif (p value 0,000), ketersediaan KMS (p value 0,000) , waktu hadir petugas (p value 0,000) , pelayanan imunisasi (p value 0,000) dan keterampilan kader Posyandu (p value 0,000), sementara yang tidak berhubungan dengan kehadiran ibu-ibu Balita di Posyandu adalah waktu pelayanan Posyandu (p value 0,785) dan jarak Posyandu (p value 0,616) dan secara bersama-sama yang berhubungan dengan kehadiran ibu-ibu Balita di Posyandu adalah jumlah kader aktif, ketersediaan KMS balita, waktu hadir petugas, pelayanan imunisasi dan keterampilan kader Posyandu. Untuk meningkatkan kehadiran ibu-ibu Balita di Posyandu, disarankan mengaktiflcan kembali peran dan fungsi Pokjanal Posyandu di tingkat kecamatan maupun Pokja Posyandu tingkat desa/ kelurahan, diperlukan adanya supervisi atau monitoring dan evaluasi dari Kecamatan, Puskesmas dan Dinas Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial Kabupaten Semarang, perencanaan Posyandu berdasarkan pennasalahan yang ada, peningkatan upaya dana sehat, serta usulan anggaran pengadaan KMS dan pelatihan kader.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:R Medicine > R Medicine (General)
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Epidemiology
ID Code:13719
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:08 Jun 2010 09:50
Last Modified:08 Jun 2010 09:50

Repository Staff Only: item control page