ANALISIS PEMBENTUKAN PORTOFOLIO OPTIMAL SAHAM DI BEJ DENGAN MODEL INDEKS TUNGGAL (Studi Kasus Saham Perusahaan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Jakarta)

RACHMANTO, NOKI (2002) ANALISIS PEMBENTUKAN PORTOFOLIO OPTIMAL SAHAM DI BEJ DENGAN MODEL INDEKS TUNGGAL (Studi Kasus Saham Perusahaan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Jakarta). Masters thesis, Program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
1577Kb

Abstract

This research was held intended to determine optimal portfolio for the registered stocks and for the active ones in the Jakarta Stocks Exchange (Bursa Efek Jakarta) also for the company that shares the dividend on period of 1998- 2000. Besides that, this research was also intended to distinguish return of each stocks that had been candidate portfolio and that had not.This research also intended to distinguish the risk of the candidate stocks with the ones that not. Method of this research is census, namely all the stocks registered at Jakarta Stocks Exchange on period 1998-2000. Sampling technique is uscd purposive sampling with criteria: (1) the stocks that is always register and active exchange in Jakarta Stocks Exchange on period 1998-2000; and (2) the company that always shared the dividend continuously during 1998-2000. Based on those criteria that get on from 20 sample stocks on observation for 36 months (January 1998-January 2000). Sampling technique used is single index method with criteria that candidate stocks is stocks that having excess return to beta (ERB) is bigger than Cut off Rate (Ci). Besides that, is used paired sample T-test to test the difference of return and risk for the candidate stocks of portfolio and for the ones that not. From the analysis, it showed that there is 8 (eight) that in to candidate of portfolio with optimal portfolio such as: Mandom stocks (Tancho) Indonesia with portion (16,578%); Selamat Sempuma (27,864 %); Aqua Golden Missippi (17,392%); Goodyear Indonesia (18,354%); Komatsu Indonesia (6,845%); Berlina (2,5647%); Tempo Scan Pasific (7,623%) and stocks Duta Pertiwi Nusantara (2,7788%). The results of the statistic test is also showed that stocks return which in to candidate with stocks that not is showed the significant difference (0,007). While the risks (which measured by variants) did not showed the significant difference. However the result of this research is showed that the single index can be used for forming optimal portfolio for registered stocks in Jakarta Stocks Exchange on period 1998-2000. Implication of the research's result showed that 7 (seven) of 8 (eight) stocks that in to candidate of portfolio is stocks that having small scale capacity that more affected by the company conditions. To get the bigger samples, is suggested to do deep and advance research to measured return of its capital gain, noted that the company that shared the dividend is limited. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan portofolio optimal bagi saham yang terdaftar dan aktif diperdagangkan di Bursa Efek Jakarta serta perusahaan yang selalu membagikan dividen pada periode 1998-2000. Disamping itu, penelitian ini juga bertujuan untuk membedakan return antara saham-saham yang masuk kandidat portofolio dan yang tidak masuk kandidat. Pecelitian ini juga bermaksud untuk membedakan risiko antara saham yang masuk kandidat dengan saham yang tidak masuk kandidat portofolio. Metode penelitian yang digunakan adalah sensus yaitu seluruh saham yang terdaftar di BEJ periode 1998-2000. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan kriteria: (1)saham perusahaan yang selalu terdaftar dan aktif diperdagangkan di BEJ periode 1998-2000; dan (2) perusahaan yang selalu membagikan dividen secara berturut-turut selama 1998-2000. Berdasar kriteria tersebut diperoleh sampel sejumlah 20 saham perusahaan dengan periode pengamatan selama 36 bulan (Januari 1998-Januari 2000). Teknik analisis yang digunakan adalah metode indeks tunggal dengan kriteria saham yang masuk kandidat portofolio adalah saham yang memiliki excess return to beta (ERB) lebih besar daripada Cut off rate (Ci). Disamping itu juga digunakan uji beda sampel berpasangan (paired sampel T-test) untuk menguji perbedaan return dan risiko bagi saham yang masuk kandidat dengan saham yang tidak masuk kandidat portofolio. Dafi hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat delapan saham yang masuk dalam kandidat portofolio dengan portofolio optimal sebagai berikut : Saham Mandom (Tancho) Indonesia dengan porsi (16,578%); Selamat Sempurna (27,864%); Aqua Golden Misisippi (17,392%); Goodyear Indonesia (18,354%); Komatsu Indonesia (6,845%); Berlina (2,5647%); Tempo Scan Pasific (7,623%) dan saham Duta Pertiwi Nusantara (2,7788%). Hasil pengujian statistik juga menunjukkan bahwa return saham yang masuk kandidat dengan saham yang tidak masuk kandidat menunjukkan perbedaan yang signifikan (0,007). Sedangkan risiko (yang dikur dengan varians) tidak menunjukkan perbedaan yang berarti. Bagaimanapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model indeks tunggal dapat digunakan untuk analisis pembentukan portofolio optimal bagi saham yang terdaftar di BEJ periode 1998-2000. Implikasi dafi hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 7 (tujuh) dari delapan saham yang masuk kandidat portofolio adalah saham-saham berkapitalisasi kecil yang lebih banyak dipengaruhi oleh kondisi perusahaan. Untuk mendapatkan sampel yang lebih besar, disarankan perlunya dilakukan penelitian lanjutan dengan mengukur return dari capital gain-nya, mengingat perusahaan yang membagikan dividen sangat terbatas.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Management
ID Code:13665
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:07 Jun 2010 14:30
Last Modified:07 Jun 2010 14:30

Repository Staff Only: item control page