ANALISIS ECONOMIC VALUE ADDED (EVA) SEBAGAI METODE ALTERNATIF PENILAIAN KINERJA KEUANGAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP PENGEMBALIAN SAHAM (Studi Pada Industri Manufaktur di BEJ)

Suharjo , Heri (2001) ANALISIS ECONOMIC VALUE ADDED (EVA) SEBAGAI METODE ALTERNATIF PENILAIAN KINERJA KEUANGAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP PENGEMBALIAN SAHAM (Studi Pada Industri Manufaktur di BEJ). Masters thesis, Program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
2868Kb

Abstract

This research is performed in order to test the influen•e of traditional financial performance and the alternative performance of EVA (E•onomic Value Added) toward •tock return using null hypotheses. The purpose of thi• study is to measure and to analyze company financial performance by using EVA method a• alternative method in uncovering the diffirence between results from t•aditional performance measurements using EVA, and to analyze the influence of the results from traditional performance and EVA measurements toward stock return. This study involves 66 companies that operate in manufacture industry and listed at Jakarta Stock Exchange. Sample derived by purposive sampling. Research is performed for period 1997-1999. Analysis method, which is employed in this study to test the hypotheses, is simple regression analysis using t test andf test to uncover the difference between financial performance measurement results that using traditional method and EVA method toward stock return determined significance level (a) = 0.05. Results of this study explain that EVA calculation for 1997-1999 period shows negative value, therefore statistically insignificant in explaining stock return rate. Negative. EVA mean that company value is lower than total capital invested. However, traditional performances such as EPS (Earning Per Share) and ROI (return On Investment) have a closer correlation in stock return measurement than EVA (with R2 of 53% and 9% compared to 0% R2 for EVA). But ROE (Return On Equity) has no correlation with stock return with R2 of Z3%. The explanation for these findings is that Indonesian businessmen cannot use EVA, especially because of the instability of the company as the impact of monetary and economical crisis. Using EVA would only amplib) cost of capital. Penelitian ini dilalcukan untuk menguji pengaruh kinerja keuangan tradisional dan kinerja alternatif EVA (Economic Value Added) terhadap pengembalian saham (stock return) dengan hipotesis yang digunakan adalah hipotesis nol. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur dan menganalisis kinerja keuangan perusahaan dengan metode EVA sebagai metode alternatil dan menganalisa pengaruh hasil pengukuran kinerja tradisional dan EVA terhadap pengembalian saham. Studi melibatkan 66 emiten yang bergerak dibidang industri manufaktur yang sahamnya tercatat di Bursa Efek Jakarta (BEJ). Sampel diambil secara purposive sampling. Periode penelitian dilakulcan selama kurun waktu periode tahun 1997 sampai dengan tahun 1999. Metode analisis yang digunalcan untuk menguji hipotesa adalah analisis regresi sederhana menggunakan uji t dan uji f untuk mengetahui pengaruh dad hasil pengukuran kinerja keuangan metode tradisional dan kinerja keuangan metode EVA terhadap pengembalian saham dengan tingkat signifikansi yang ditetapkan (a) = 0.05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perhitungan EVA selama kurun waktu periode 1997 sampai dengan 1999 menghasilkan nilai negatif sehingga secara statistik tidak signifikan dalam menjelaskan tingkat pengembalian saham. EVA yang negatif berarti nilai perusahaan lebih rendah danpada total modal yang diinvestasikan. Sedangkan kinerja tradisional seperti EPS (Earning Per Share) clan ROI (Return On Investment) memiliki korela•i yang lehih dekat dalam mengukur pengembalian •aham danPada EVA (dengan sebesar 53% dan 9% dibandingkan R2EVA sebesar 0%). Hanya ROE (Return On Equity) yang ticlak berkorelasi dengan pengembalian saham dengan R2 •ebesar 2,3%. Penjelasan untuk temuan-temuan ini adalah bahwa EVA tidak dapat dipakai dalam pernyataan finansial oleh pelaku bisnis Indonesia terutama pada kondisi perusahaan tidak stabil alcibat dampak krisis ekonomi dan moneter, karena dengan memakai EVA justru akan memperbesar biaya modal.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Management
ID Code:13627
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:07 Jun 2010 12:20
Last Modified:07 Jun 2010 12:20

Repository Staff Only: item control page