ASPEK HUKUM PELAKSANA_AN STANDAR.DISASI SISTEM MANAJEMEN MUTU ISO 9000

FANIYAH, IYAH (2001) ASPEK HUKUM PELAKSANA_AN STANDAR.DISASI SISTEM MANAJEMEN MUTU ISO 9000. Masters thesis, Program Pasca Sarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
6Mb

Abstract

ISO 9000 is an international standardization in field of Quality Management System adopted by Indonesia based on the decision of the direction of DSN/BSN No. 019/1V.2.06/11X.01.04/5/1992 about The Aggrement of Appointment 821 SNI, the aim is to give the quality guarantee that is for Indonesian products signed SNI better. The company which, has apllied Standardization Management System ISO 9000 is not quaranted products qualified accordance with standardization. It is caused by ISO 9000 is the standard of the quality Management System which is related to standard of product specification. In order to its products are quaranted its quality wecording to standard, so the company has to apply both standard of ISO 9000 and standard of its products itself. If the products are produced appeaning the detriment to the consumers, so the company must be responsible for that the detriment which is based on UU No. 8 tahun 1999 about the Consument Protection. Every company which does Management System ISO 9000 and has reached the certificate of ISO 9000 getting the monitoring once six month in term of three years accasionally from certificate institusion which is accredited that has removed the certificate of ISO 9000 to the company. ISO 9000 adalah Standardisasi Internasional di bidang Sistem Manajemen Muth yang diadopsi Indonesia berdasarkan Surat Keputusan Kepala DSN/BSN Nomor 019/IV.2.06/HK.01.04/5/1992 tentang Persetujuan Pengangkatan 821 SNL dengan tujuan untuk memberikan jaminan mutu yang lebih baik bagi produk Indonesia bertanda SNI. Perusahaan yang telah menerapkan Standardisasi Sistem Manajemen Mutu ISO 9000 tidak dijamin produknya bermutu sesuai standar. Hal ini disebabkan karena ISO 9000 merupakan standar sistem manajemen mutu yang tidak terkait sama sekali dengan standar spesifikasi produk. Agar produknya dijamin bermutu sesuai standar, maka di samping menerapkan Standar ISO 9000, perusahaan juga hams menerapkan standar. untuk produknya. Apabila produk yang dihasilkan menimbulkan kerugian kepada konsumen, maka perusahaan hams bertanggungjawab atas kerugian tersebut yang di dasarkan pada Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Setiap perusahaan yang melaksanakan Sistem Manajemen Mutu ISO 9000 dan telah memperoleh sertifikat ISO 9000 mendapat pengawasan secara berkala 6 (enam) bulan sekali dalam waktu 3 (tiga) tahun dan Lembaga Sertifikasi yang terakreditasi yang telah mengeluarkan sertifikat ISO 9000 kepada perusahaan tersebut.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:K Law > K Law (General)
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Law
ID Code:13619
Deposited By:Mr UPT Perpus 1
Deposited On:07 Jun 2010 12:05
Last Modified:07 Jun 2010 12:05

Repository Staff Only: item control page