PERUBAHAN HEMODINAMIK DENGAN PENGGUNAAN KOMBINASI FENTANIL PROPOFOL & FENTANIL TIOPENTAL PADA INTUBASI ENDOTRAKEA TANPA PELUMPUH OTOT

Ramadhani, Nadia Meutia (2008) PERUBAHAN HEMODINAMIK DENGAN PENGGUNAAN KOMBINASI FENTANIL PROPOFOL & FENTANIL TIOPENTAL PADA INTUBASI ENDOTRAKEA TANPA PELUMPUH OTOT. Undergraduate thesis, Medical Faculty.

[img]
Preview
PDF
167Kb

Official URL: http://www.fk.undip.ac.id

Abstract

Latar Belakang : Obat induksi untuk anestesi umum di RS.Dr.Kariadi paling sering menggunakan Propofol dan Tiopental dalam kesehariannya,sedangkan untuk opiate kerja cepat yang paling sering digunakan adalah Fentanil.Bila kedua obat ini dikombinasikan akan mempermudah intubasi endotrakea tanpa perlu menggunakan pelumpuh otot dengan perubahan hemodinamik yang sekecil mungkin. Tujuan penelitian ini adalah membuktikan bahwa perubahan hemodinamik pada kombinasi Fentanil 2 μg/kgbb – Propofol 2 mg/kgbb lebih kecil dibandingkan kombinasi Fentanil 2 μg/kgbb – Tiopental 5 mg/kgbb. Bahan dan Cara : Metode penelitian ini dilakukan dengan rancangan observasional retrospektif selama periode April- Juni 2008. Data sekunder diambil dari data primer hasil penelitian dr. Sulistyowati yang berjudul ”Perbandingan efektifitas kombinasi Fentanil - Propofol dan Fentanil - Tiopental pada intubasi endotrakea tanpa pelumpuh otot” yang melakukan pengamatan efek kombinasi obat fentanil - Propofol dan fentanil - Tiopental dan dilakukan pada bulan Oktober. Subjek penelitian adalah yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi tertentu,yang dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu Kelompok I : mendapat Fentanil 2 μg/kgbb – Propofol 2 mg/kgbb dan Kelompok II : mendapat Fentanil 2 μg/kgbb – Tiopental 5 mg/kgbb. Data yang diteliti adalah tekanan darah sistolik dan diastolik, laju jantung, saturasi oksigen, laju nafas, frekuensi denyut jantung dan MAP pada kedua kelompok. Analisa statistik dilakukan dengan Mann Whitney. Hasil : Respon pada variabel (tekanan darah sistolik dan diastolik, laju jantung, laju nafas, skor) didapatkan perbedaan yang bermakna ( p < 0,05 ), sedangkan pada variabel SpO2 tetap didapatkan perbedaan yang tidak bermakna ( p > 0,005 ) pada kedua kelompok. Variabel MAP pada kelompok Fentanil-Propofol didapatkan hasil berbeda bermakna ( p < 0,05 ) sedangkan pada kelompok Fentanil-tiopental didapatkan hasil berbeda tak bermakna ( p > 0,005 ) Kesimpulan : Kombinasi Fentanil 2 μg/kgbb – Tiopental 5 mg/kgbb lebih stabil dalam perubahan hemodinamik saat intubasi endotrakea tanpa pelumpuh otot dibandingkan kombinasi Fentanil 2 μg/kgbb – Propofol 2 mg/kgbb.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords:Fentanil, propofol, tiopental, tekanan darah, laju jantung, saturasi oksigen, laju nafas, frekuensi denyut jantung, MAP
Subjects:R Medicine > R Medicine (General)
Divisions:Faculty of Medicine > Department of Medicine
Faculty of Medicine > Department of Medicine
ID Code:13550
Deposited By:Mr. Kedokteran Admin
Deposited On:07 Jun 2010 10:07
Last Modified:07 Jun 2010 10:07

Repository Staff Only: item control page