Pengaruh Anestesi Blok Perifer Saraf Ulna dengan Lidokain 2% terhadap Aktivitas Otonom

Maria, Anastasia (2008) Pengaruh Anestesi Blok Perifer Saraf Ulna dengan Lidokain 2% terhadap Aktivitas Otonom. Undergraduate thesis, Medical Faculty.

[img]
Preview
PDF
158Kb

Official URL: http://www.fk.undip.ac.id

Abstract

Latar Belakang : Penggunaan anestesi lokal banyak dipilih karena menghasilkan blokade konduksi yang reversibel secara spontan dan lengkap tanpa merusak serabut saraf serta dapat mengurangi efek samping sistemik. Lidokain merupakan salah satu jenis obat anestesi lokal yang banyak digunakan secara luas di bidang kedokteran. Lidokain bekerja dengan cara menghambat transmisi impuls saraf pada seluruh komponen serabut saraf, termasuk serabut otonom. Letak saraf ulna pada sulkus ulnaris membuatnya mudah untuk dilakukan blokade saraf. Blokade pada sistem simpatis saraf ulna, menghasilkan vasodilatasi pembuluh darah sehingga berdampak pada perfusi jaringan dan daerah persarafan yang berbeda pada jari ke IV dan ke V juga diharapkan akan memberikan peningkatan indeks perfusi yang berbeda pula. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan peningkatan indeks perfusi pada jari ke IV dan ke V akibat dari blokade otonom saraf ulna dengan lidokain 2%. Metode : Penelitian ini adalah penelitian pra eksperimental dengan rancangan pre test and post test group design.Sampel merupakan 20 sukarelawan mahasiswa dan mahasiswi FK Undip. Sebelum perlakuan, subyek diukur indeks perfusinya dengan menggunakan alat pulse oksimeter. Pengukuran dilakukan secara bergantian pada jari ke IV dan ke V tangan kiri. Setelah desinfeksi, dilakukan injeksi lidokain 2% sebanyak 4 ml pada daerah epikondilus medialis tangan kiri. Sepuluh menit post injeksi, pulse oksimeter dipasang kembali di jari ke IV dan ke V tangan kiri subyek dan dilakukan pengukuran indeks perfusi jari ke IV dan ke V secara bergantian. Data yang dikumpulkan adalah data primer hasil pengukuran indeks perfusi, kemudian dilakukan uji t berpasangan untuk data pretest dan postest masing – masing jari, serta untuk data peningkatan indeks perfusi jari ke IV dan ke V. Karena data yang diperoleh berdistribusi tidak normal, maka analisis dilakukan dengan uji Wilcoxon untuk data pretest dan postest masing – masing jari, serta untuk data peningkatan indeks perfusi jari ke IV dan ke V. Seluruh pengolahan data dilakukan dengan menggunakan program SPSS 15,00 For Windows dengan tingkat kemaknaan yang dipakai yaitu 0,05. Hasil : Terdapat peningkatan indeks perfusi yang bermakna pada jari ke IV dan ke V setelah blokade perifer saraf ulna dengan lidokain 2%, di mana peningkatan pada jari ke V lebih tinggi dibanding jari ke IV. Rata – rata ΔIP jari ke IV 0,35 ± 0,48 dan ΔIP jari ke V 0,76 ± 0,68 , didapatkan nilai p=0,005. Peningkatan indeks perfusi jari ke IV dan ke V menunjukkan ada perbedaan bermakna (p<0,05) Kesimpulan : Anestesi blok perifer saraf ulna dengan Lidokain 2% meningkatkan perfusi perifer pada jari ke IV dan ke V. Perubahan perfusi pada jari ke V lebih tinggi daripada jari ke IV.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords:Anestesi blok perifer, saraf ulna, lidokain 2%, perfusi perifer
Subjects:R Medicine > R Medicine (General)
Divisions:Faculty of Medicine > Department of Medicine
Faculty of Medicine > Department of Medicine
ID Code:13535
Deposited By:Mr. Kedokteran Admin
Deposited On:07 Jun 2010 09:43
Last Modified:07 Jun 2010 09:43

Repository Staff Only: item control page