PENGARUH KESESUAIAN UKURAN MEJA PRAKTIKUM ANATOMI DENGAN UKURAN ANTROPOMETRI MAHASISWA FK UNDIP TERHADAP MUNCULNYA KELUHAN KESEHATAN

Mustain, Mustain (2008) PENGARUH KESESUAIAN UKURAN MEJA PRAKTIKUM ANATOMI DENGAN UKURAN ANTROPOMETRI MAHASISWA FK UNDIP TERHADAP MUNCULNYA KELUHAN KESEHATAN. Undergraduate thesis, Medical Faculty.

[img]
Preview
PDF
183Kb

Official URL: http://www.fk.undip.ac.id

Abstract

Latar belakang: Dampak dari ketidakergonomisan antara meja dengan ukuran tubuh mahasiswa merupakan salah satu kendala dalam upaya meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas. Faktor yang berpengaruh terhadap keergonomisan antara lain: ukuran antropometri (meliputi keacakan, jenis kelamin, pekerjaan, suku bangsa, usia) , ukuran meja (tinggi dan lebar meja) dan faktor lingkungan (penerangan, suasana) serta kondisi psikologi seseorang. Tujuan : Mencari variasi nilai pengukuran antropometri mahasiswa FK UNDIP dan mengetahui desain meja yang ergonomis untuk praktikum anatomi. Metode : Penelitian ini menggunakan metode analitik observasional dengan studi cross sectional. Sebagai subyek penelitian menggunakan 43 mahasiswa FK UNDIP dan meja praktikum anatomi sebagai obyek penelitian tanpa mendapat perlakuan apapun, dengan keluaran ukuran antropometri (dalam satuan yang sesuai), ukuran meja praktikum (dalam ukuran yang sesuai), dan intensitas nyeri dalam skala vas ( visual analoge scale) yang kemudian dirubah menjadi derajat nyeri ( ringan/berat). Sampel diperoleh dengan cara consecutive sampling. Hasil : Dari hasil penelitian didapatkan subyek penelitian sebanyak 43 responden dan 6 meja praktikum anatomi. Tinggi badan rerata responden 164,930 cm, rerata berat badan 56,3 kg, rerata BMI 20,63 kg/m2, panjang lengan bawah rerata 44, 95 cm dan tinggi siku rerata 100,7 cm. Ukuran meja praktikum tinggi = 82 cm dan lebar = 56 cm, panjang =182 cm. Dari seluruh sampel terdapat 9 subyek yang ergonomis dan 34 tidak ergonomis ( 79,1 % ). Rasio prevalensi untuk kelompok ukuran antropometri tak sesuai dengan ukuran meja praktikum adalah 1,76 . Kesimpulan : 79,1% populasi memiliki ukuran antropometri yang tidak sesuai dengan ukuran meja praktikum. Meskipun tidak bermakna secara statistik,kelompok yang memiliki ukuran tubuh tidak ergonomis memiliki resiko relatif untuk mengalami nyeri punggung 1,76 lebih berat dibandingkan dengan yang ukuran tubuhnya ergonomis,

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords:ergonomi, kwalitas nyeri punggung
Subjects:R Medicine > R Medicine (General)
Divisions:Faculty of Medicine > Department of Medicine
Faculty of Medicine > Department of Medicine
ID Code:13531
Deposited By:Mr. Kedokteran Admin
Deposited On:07 Jun 2010 09:37
Last Modified:07 Jun 2010 09:37

Repository Staff Only: item control page