PELAKSANAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHIAAN TERHADAP PEKERJA DALAM MENINGKATKAN SUMBER DAYA MANUSIA

KARTIKO , GALUH (2002) PELAKSANAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHIAAN TERHADAP PEKERJA DALAM MENINGKATKAN SUMBER DAYA MANUSIA. Masters thesis, Program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
9Mb

Abstract

The history of corporate social responsibility was initiated on industries in USA that were prominent in production operation in mechanism and electronic sense. Hence, not surprisingly they used mechanism approach applied to worlcforce. If machine could be made more productive, so the people; jobs were designed as simple as possible that no particular ability necessary. Then, workforce are treated as machine. Because workforces are human, then such approach evolved various problems. The study on corporate social responsibility implementation to the workers in improving human resources, which linked to Economics Science and Law Science, involves many parties, i.e. businessmen, workers, government, as well as the rules underlying that have not been integrated one another. Corporate activities are conducted in a social environment that support business continuation and success in the future, these emerge ethical implication that business has moral and social obligation and responsibility to improve social environment toward better condition, indeed more improved the social environment should improve the existing business climate. Corporate has legal obligation as well as moral obligation. However, company is not human who has mind and free will. Company is a corporation, it is not an individual as a legal institution, and a company has legal rights and obligations but not certainly has moral ones. The business circumstance in Indonesia should cope with social problems derived from company activities as social responsibility among the society. Such concern is inevitably required in view of government that is unlikely to deal with the problems solely. Business realm availability is reasonably necessary for the their own persistence. Sejarah tanggung jawab sosial perusahaan diawali pada industri di Amerika Serikat yang unggul dalam pelaksanaan produksi secara mekanisme dan elektronik. Oleh karena itu tidak mengherankan apabila pendekatan mekanisme diterapkan pada tenaga kerja. Jika mesin dapat dijadikan lebih produlctif, demilcian halnya juga dengan manusia, pekerjaan dapat diciptakan sesederhana mungkin sehingga tidak memerlukan kemampuan tertentu. Dengan demikian tenaga kerja diperlalculcan sama dengan mesin. Karena tenaga kerja adalah manusia maka pendekatan mekanis tersebut menyebabkan berbagai masalah. Pembahasan mengenai pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan terhadap pekerja dalam meningkatkan sumber daya manusia permasalahan tanggung jawab sosial perusahaan terhadap pekerja terdapat pertautan antara Ilmu Ekonomi dan Ilmu Hukum, dalam pelaksanaan melibatkan banyak pihak yaitu pengusaha, pekerja, pemerintah dan peraturan yang melandasi ketentuan tersebut tidalc terintegrasi antara satu dengan yang lainnya. Kegiatan perusahaan berlangsung dalam suatu lingkungan sosial yang mendulcung kelangsungan dan keberhasilan bisnis untuk masa yang panjang, hal ini mempunyai implikasi etis bahwa bisnis mempunyai kewajiban clan tanggung jawab moral dan sosial untuk memperbaiki linglcungan sosialnya ke arah yang lebih baik, dengan semakin baiknya linglamgan sosial dengan sendirinya akan ilcut memperbaiki iklim bisnis yang ada. Perusahaan mempunyai kewajiban legal namun perusahaan juga mempunyai kewajiban moral. Bigaimanapun perusahaan bukanlah manusia yang mempunyai akal budi dan kemauan bebas. Perusahaan hanyalah badan hulcum, dan bukan pnibadi sebagai badan hulcum perusahaan mempunyai halc dan kewajiban legal, tapi tidak dengan sendirinya mempunyai hak dan kewajiban moral. Dunia usaha di Indonesia harus bisa mengatasi masalah-masalah sosial yang ditimbulkan aldbat kegiatan perusahaan sebagai pelaksanaan tanggung jawab sosialnya di dalam masyarakat. Kepedulian dunia usaha sangat diperlukan dan masalah-masalah sosial tersebut tidak mungkin diatasi sendiri oleh pemerintah. Karena itu kesediaan dunia usaha sangat perlu demi kelangsungan usaha kalangan perusahaan itu sendiri.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:K Law > K Law (General)
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Law
ID Code:13373
Deposited By:Mr UPT Perpus 1
Deposited On:04 Jun 2010 09:18
Last Modified:04 Jun 2010 09:18

Repository Staff Only: item control page