PERLINDUNGAN HUKUM BAGI ANAK DALAM MASALAH PENAHANAN DAN PIDANAPERAMPASAN KEMERDEKAAN

WIDJAJANTE , ERMANJA (2001) PERLINDUNGAN HUKUM BAGI ANAK DALAM MASALAH PENAHANAN DAN PIDANAPERAMPASAN KEMERDEKAAN. Masters thesis, Program Pasca Sarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
5Mb

Abstract

The children legal protection is such a national development since it is purpused to protect and develop the mankind throughly. This effort cauld be meant as human sources protection for the sake of the next generation's life. The children's hard life may be the prominent cause of the deviations which will bring them into the law to justify the crimes they commit to be then prosecuted before the court. Some international instruments have tried to provide the children legal protection against the deprivation of the liberty of a juvenile and sentencing (ie. "Convention of The Right of The Child, Standard Minimum Rule for The. Administration of Juvenile Justice and The Protection of Juvenile Deprived of Their Liberty") has accomplished the regulations to provide the children legal protection against the deprivation of the liberty of a juvenile and sentencing. The provisions stated there in have not provided its fully protection against the deprivation of the liberty of a juvenile and sentencing- especially the right for the different treatment from the adult. But anyway, the effort for the children legal protection have been showed. Pursuant to the above condition stated above, it is understood the importance to have legal protection against the deprivation of the liberty of a juvenile and sentencing to minimize the negative impact towards those children this effort as the last option to be applied as short as possible. Perlindungan anak merupakan suatu bidang pembangunan nasional. Melindungi anak adalah melindungi manusia dan membangun manusia seutub mungkin. Hal ini sesuai dengan hakekat pembangunan nasional yaitu membangun manusia Indonesia seutuhnya. Perlindungan terhadap anak Indonesia berarti melindungi potensi sumber daya insani untuk generasi yang akan datang Realita kehidupan seorang anak yang keras, tidak jarang akan mengakibatkan anak melakukan penyimpangan-penyimpangan. Keterlanjuran seorang anak melakukan kejahatan karena perbuatannya yang menyimpang tersebut akan membawa seorang anak dihadapkan pada proses hukum untuk mempertanggungjawabkan atas kejahatan yang dilakukannya. Untuk selanjutnya dihadapkan pada proses peradilan pidana. Beberapa instrumen internasional berusaha memberikan perlindungan hukum bagi anak yang ditahan dan dijatuhi pidana perampasan kemerdekaan, yaitu Convention on The Right of The Child, Standard Minimum Rules for The Administration of Juvenile Justice dan The Protection of Juveniles Deprived of Their Liberty. Sejalan dengan hal ini, dalam perundang-undangan di Indonesiapun sudah ada usaha untuk melakukan perlindungan hukum bagi anak yang ditahan dan dijatuhi pidana perampasan kemerdekaan, yaitu Undang-Undang No.3/1997 tentang Pengadilan Anak. Ketentuan yang terdapat dalam undang-undang tersebut belum sepenuhnya memberikan perlindungan bagi anak yang ditahan dan dijatuhi pidana perampasan kemerdekaan. Terutama tentang hak-hak untuk mendapatkan perlakuan khusus sebagai anak yang mempunyai sifat berbeda dengan orang dewasa. Mengingat dampak negatif yang ditimbulkan sebagai akibat penahanan dan pidana perampasan kemerdekaan pada anak, maka hendaknya penahanan dan pidana perampasan kemerdekaan itu digunakan sebagai upaya terakhir dan untuk jangka waktu sesingkat mungkin. Bertitik tolak dari kenyataan tersebut di atas, maka perlindungan hukum bagi anak dalam penahanan dan pidana perampasan kemerdekaan perlu sekali dilakukan untuk memperkecil dampak negatif yang melekat pada anak yang berkonflik dengan hukum.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:K Law > K Law (General)
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Law
ID Code:13348
Deposited By:Mr UPT Perpus 1
Deposited On:04 Jun 2010 08:43
Last Modified:04 Jun 2010 08:43

Repository Staff Only: item control page