YOUTH CENTER DI SEMARANG

N U G R O H O, A D E (2007) YOUTH CENTER DI SEMARANG. Undergraduate thesis, Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Undip.

[img]
Preview
PDF - Published Version
49Kb

Abstract

1.1 LATAR BELAKANG Sebagian besar remaja Semarang sangat antusias terhadap perkembangan dunia seni, hiburan dan rekreasi karena memang hiburan dan rekreasi selain dapat menghilangkan stress, juga dapat menyegarkan kembali pikiran mereka setelah aktifitas di sekolah dan mereka dapat berkumpul, bergaul dengan teman sebayanya. Perkembangan dunia seni sekarang ini mendorong para remaja Semarang untuk lebih berkreatifitas baik dalam bidang seni musik, akting, tari, modeling dan sebagainya. Minat para remaja Semarang terhadap olah raga, rekreasi juga cukup besar. Sebagian remaja Semarang juga memerlukan tambahan wawasan, ilmu pengetahuan dan teknologi, tidak hanya kegiatan bersenang-senang. Pendidikan rohani dan bimbingan ketrampilan mendorong mereka untuk lebih berprestasi, memiliki moral yang baik sehingga remaja nantinya menjadi sosok orang berguna di masa depan. Perkembangan kegiatan remaja di Semarang tidak diimbangi dengan fasilitas yang tersedia. Hal ini terlihat bahwa belum ada tempat khusus bagi para remaja yang bisa menampung aktivitas olahraga, rekreasi, pengembangan bakat seni selain itu menjadi sarana yang memberikan pendidikan sekaligus hiburan yang digemari oleh remaja. Fasilitas yang ada sekarang terbuka untuk umum dan belum ada satu tempat yang terpadu atau terpisah-pisah dan keberadaanya masih kurang memadai dalam menyediakan sarana prasarana untuk menampung kegiatan remaja dalam pengembangan bakat seni, hiburan maupun olah raga rekreasi. Oleh karena itu diperlukan failitas yang mampu menumbuhkan dan meningkatkan ketrampilan, minat dan kreatifitas remaja Semarang, selain itu diperlukan juga fasilitas yang membantu mereka agar memiliki jiwa dan mental yang baik untuk masa depan. Youth Center di Semarang diharapkan mampu mewadahi dan menampung kegiatan remaja sesuai bakat dan minatnya masing-masing. Selain itu Youth Center di Semarang merupakan suatu wadah untuk pengembangan diri para remaja, berkumpul, bersosialisasi. Dilengkapi fasilitas penunjang untuk pendidikan mental spritual, ketrampilan juga arena olah raga terbuka, hiburan remaja yang disediakan untuk memenuhi kebutuhan remaja Semarang pada khususnya namun tidak menutup kemungkinan bagi remaja dari daerah lain. Sehingga diharapkan Youth Center di Semarang ini mempunyai fasilitas yang layak dan representative dapat meningkatkan kreatifitas remaja dan mewadahi kegiatan-kegiatan baik hiburan, seni, maupun olah raga yang banyak digemari remaja. 1.2 TUJUAN DAN SASARAN Tujuan pembahasn ini adalah menggali dan merumuskan masalah-masalah yang berkaitan dengan perencanaan dan perancangan bangunan Youth Center di Semarang. Sasaran pembahasan di arahkan pada pengkajian makna Youth Center di Semarang. Pengkajian dilakukan untuk merumuskan landasan konseptual yang dapat digunakan dalam perencanaan dan perancangan Youth Center di Semarang. 1.3 MANFAAT Secara Subyektif  Guna memenuhi salah satu persyaratan dalam menempuh Tugas Akhir sebagai ketentuan kelulusan Sarjana Strata (S-1) di Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Diponegoro.  Sebagai dasar acuan dalam penyusunan Landasan Program Perencanaan dan Perancangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam Tugas Akhir.  Sebagai referensi yang berisikan data-data dan studi-studi pendekatan. Secara Objektif Diharapakan dapat bermanfaat sebagai tambahan pengetahuan dan wawasan bagi yang akan menempuh Tugas Akhir. 1.4 RUANG LINGKUP Ruang Lingkup Substansial Perencanaan dan perancangan Youth Center ini memperhatikan aspek-aspek yang berkaitan dengan perundangan/kebijakan pemerintah meliputi bidang pendidikan luar sekolah, pariwisata, kepemudaan, olah raga dan aspek sosial. Perencanaan dan perancangan ini diharapkan mampu menampung kegiatan Youth Center untuk periode waktu sekarang hingga tahun 2017. Ruang Lingkup Spasial Lokasi/tapak (site) perencanaan dan perancangan berada pada kawasan komersil di Semarang yang skala pelayanannya untuk kegiatan yang bersifat nasional tanpa mengabaikan kegiatan yang berskala lokal maupun internasional. 1.5 METODE PEMBAHASAN Metode pembahasan dengan metode deskritif, dengan langkah-langkah mengumpulkan, mengolah dan memaparkan data baik primer maupun sekunder, dilanjutkan dengan merumuskan masalah dan menganalisa guna memperoleh dasar-dasar program perencanaan dan perancangan. Pengumpulan data dilakukan dengan langkah-langkah sebaai berikut :  Wawancara dengan narasumber terkait untuk mendapatkan informasi yang akurat.  Studi banding yaitu mempelajari kasus lain sejenis sebagai masukan dalam merancang Youth Center.  Studi literatur dilakukan dengan cara mempelajari buku-buku yang berkaitan dengan teori, konsep, standar perencanaan dan perancangan Youth Center.  Pencarian data yang berkaitan dengan arah pengembangan dari lokasi yang akan digunakan.  Observasi lapangan, secara teknis maupun non teknis pengamatan secara langsung. 1.6 SISTEMATIKA PEMBAHASAN Kerangka pembahasan secara garis besar merupakan pengolahan data yang kemudian dianalisa untuk mengambil kesimpulan yang menjadi Landasan Program Perencanaan dan Perancangan Arsitektur. Kerangka pembahasan adalah sebagai berikut : BAB I : PENDAHULUAN Berisi tentang latar belakang, tujuan dan sasaran, manfaat, lingkup pembahasan, metode dan sistematika dari masalah yang mengungkapkan masalah secara garis besar. BAB II : TINJAUAN PUSTAKA dan STUDI BANDING Berisi tinjauan Remaja yang memuat tentang pengertian, batasan, ciri dan minat remaja, fungsi/tujuan, lingkup pelayanan dan pengunjung, kebutuhan ruang dan standart kebutuhan ruang dan studi banding. BAB III : TINJAUAN YOUTH CENTER DI KOTA SEMARANG Berisi tentang Tinjauan Kota Semarang yang memuat kondisi fisik dan non fisik Kota Semarang, fasilitas Youth Center ditinjau dari sektor kesenian, pariwisata, olah raga dan kepemudaan, potensi dan hambatan perencanaan Youth Center di Semarang. BAB IV : KESIMPULAN, BATASAN & ANGGAPAN Berisi tentang kesimpulan, anggapan dan batasan mengenai perencanaan Youth Center di Semarang. BAB V : PENDEKATAN PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN Menjabarkan pendekatan perencanaan dan perancangan berdasarkan kerangka permasalahan, batasan, anggapan diperlukan antara lain : Dasar Pendekatan, Pendekatan perencanaan dan pendekatan perancangan Youth Center di Semarang. BAB VI : PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR Berisi hasil dari analisa pada bab sebelumnya, dalam bentuk konsep dasar Program Perencanaan dan Perancangan Arsitektur. DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN 1.7 ALUR PIKIR

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:N Fine Arts > NA Architecture
Divisions:Faculty of Engineering > Department of Architecture Engineering
Faculty of Engineering > Department of Architecture Engineering
ID Code:1333
Deposited By:INVALID USER
Deposited On:15 Oct 2009 09:52
Last Modified:18 Nov 2009 15:38

Repository Staff Only: item control page