PERLINDUNGAN KONSUMEN TERHADAP IKLAN YANG MENYESATKAN

LESTARININGSIH, SRI (2001) PERLINDUNGAN KONSUMEN TERHADAP IKLAN YANG MENYESATKAN. Masters thesis, Program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
4Mb

Abstract

ABSTRAK Keberadaan iklan niaga yang disiarkan melalui media televisi swasta termasuk pula mengenai iklan produk obat-obatan dan makanan-minuman, dapat dipandang sebagai "realitas sosial" yang diterima oleh masyarakat atau konsumen. Pernyataan ini didasarkan pada data penelitian yang diperoleh dengan menerapkan metode kualitatif, didukung prinsip "snow ball" dengan melakukan observasi yang tidak partisipatif dan wawancara tak berstruktur secara mendalam terhadap informan-informan dalam penelitian. Informan pada penelitia ini meliputi masyarakat sebagai konsumen (akhir), instansi pemerintah yang terkait, aparat penegak hukum. Penyelenggara TV swasta, serta Lembaga Swadaya Masyarakat yang bergerak di bidang perlindungan konsumen. Data yang diperoleh dari penelitian dianalisa dengan menggunakan 3 (tiga) teknik analisa data yakni analisa domain, analisa taksonomis, dan analisa tema kultural. Berpijak pada analisa yang telah dilakukan, maka kejahatan iklan yang menyesatkan sebenarnya tidak dapat dilepaskan dari fenomena iklan sebagai realitas sosial. Iklan sebagai suatu realitas sosial merupakan konstruksi sosial dari berbagai kepentingan pihak-pihak yang terlibat di dalam bidang periklanan. Terjadi "perbenturan" kepentingan antara pelaku usaha, masyarakat maupun pemerintah. Kepentingan memperoleh keuntungan yang maksimal berhadapan dengan kepentingan konsumen untuk memperoleh perlindungan hukum, sementara pemerintah sendiri sampai sejauh ini masih "menempatkan diri" pada posisi dilematis antara prioritas perlindungan konsumen atau memberikan "kemudahan" bagi pelalcu usaha, melalui berbagai kebijakan dan berbagai peraturan perundang-undangan yang dikeluarkannya. The existence of advertisements that are broadcaster by private television, including advertisment of medical products, foods and beverages can be seen as social reality that is accepted by the society as consumer. This statement based on research data that gained by applying qualitative method and supporting by "snowball" principle. The data collected by non participant observation and unstructured interview in depth to the informants at the end of this research. The informants consist of the society as last consumer, related government institution, legal enforcement officer, private TV broadcaster, non government organization which concerning on consumer's protection. There are three kinds of tehnique which is used to analyze the data namely, domain analysis, taxonomy analysis and cultural theme analysis. Considering analysis that has been done, misleading advertisement that can be categorized as crime can not be separate with advertisement phenomenon as a social reality indeed. Advertisement as a social reality is a social construction from different interest of stake holders that involve in advertising. There is a conflict of interest amongst the businessman, the society and the government. Since the aims of businessmen are to obtain maximal advantages face the interest of consumers who need legal protection, meanwhile, the government still positioned itself on difficult position between providing adequate legal protection to consumer or facilitating businessmen by taking polibies or providing regulation

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:K Law > K Law (General)
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Law
ID Code:13328
Deposited By:Mr UPT Perpus 1
Deposited On:03 Jun 2010 21:51
Last Modified:05 Aug 2010 16:23

Repository Staff Only: item control page