UPAYA MEMPERLUAS LAPANGAN KERJA DI SEKTOR FORMAL BAGI PENYANDANG CACAT DI JAWA IENGAH Studi Tentang Implementasi Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 1997 Tentang Penyandang Cacat

NASUCHA, SUWARTO (2004) UPAYA MEMPERLUAS LAPANGAN KERJA DI SEKTOR FORMAL BAGI PENYANDANG CACAT DI JAWA IENGAH Studi Tentang Implementasi Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 1997 Tentang Penyandang Cacat. Masters thesis, Program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
4Mb

Abstract

Republik Indonesia telah menerbitkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 1997. Menurut undang-undang ini, setiap perusahaan yang mempekerjakan tenaga kerja 100 orang atau lebih, wajib mempekerjakan 1 % penyandang cacat. Sampai dengan tahun 2001, penyandang cacat yang dipekerjakan hanya 0,04 % dari 498.370 tenaga kerja di 804 perusahaan yang memenuhi kriteria Undang¬Undang Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 1997. Hal ini adalah masalah kebijakan publik, utamanya implementasi kebijakan publik. Menurut teori kebijakan publik, banyak variabel yang mempengaruhi. Dengan analisis korelasi, tesis ini mencoba mencari hubungan antara variabel komunikasi Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 1997 dari pemerintah kepada pengusaha (sebagai variabel bebas yang mendahului dua variabel bebas berikutnya), persepsi pengusaha terhadap penyandang cacat (sebagai variabel bebas), kesesuaian spesifikasi jabatan dengan kemampuan penyandang cacat (sebagai variabel bebas) dan rekrutmen penyandang cacat (sebagai variabel terikat). Atas dasar data yang dikutnpulkan dad 18 perusahaan sampel, penulis menemukan tiga fenomena, yakni (1) tidak efektifnya komunikasi Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1997 (2) persepsi pengusaha terhadap penyandang cacat negatif (3) tidak adanya kesesuaian antara spesifikasi jabatan dengan kemampuan penyandang cacat. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan adanya korelasi positif dan signifikan antara variabel dimaksud, dengan koefisien 0,75 serta koefisien determinasi 0,5771. Dalam hal ini, kesimpulannya adalah, rekrutmen penyandang cacat mungkin ditingkatkan dengan jalan melakukan intervensi pada variabel spesifikasi jabatan terlebih dahulu. Penyempurnaan spesifikasi jabatan di tiap-tiap perusahaan dapat mempermudah penyandang cacat mengetahui jabatan mana yang spesifikasinya sesuai dengan kemampuan penyandang cacat.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:J Political Science > JS Local government Municipal government
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Public Administration
ID Code:13269
Deposited By:Mr UPT Perpus 1
Deposited On:03 Jun 2010 15:18
Last Modified:03 Jun 2010 15:18

Repository Staff Only: item control page