BANK ISLAMI DALAM SISTEM PERBANKAN NASIONAL (Ditinjau Dari Aspek Hukum Bisnis Di Indonesia)

HANDAYANI, TRI (2005) BANK ISLAMI DALAM SISTEM PERBANKAN NASIONAL (Ditinjau Dari Aspek Hukum Bisnis Di Indonesia). Masters thesis, program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
8Mb

Abstract

Bank Islami dalam sistem perbanlcan nasional, sebagai lembaga keuangan altematif dari tahun ketahun menunjukkan angka signifikan dengan kenaikan kebutuhan kapital. Masyarakat muslim sangat antusias atas hadimya lembaga itu karena konsep bunga pada perbankan konvensional yang selama ini mereka kenal adalah bertentangan dengan Hukum Islam. Sayangnya, konsep Islami yang demikian indah tersebut belum diimbangi dengan proteksi yang memperlihatkan dinamika suatu entitas ekonomi Islami secara komprehensif baik dilihat dari segi bentuk produk, legalitas maupun prospek perkembanganya. Sehingga penampilan dalam tulisan ini memerlukan penelitian dengan metodologi berparadigma ganda, yaitu suatu penelitian sosiologis yang berbasis normatif. Konsep bagi hasil yang mengatur secara spesifik lembaga keuangan tersebut menjadikannya sedikit beda dengan konsep konvensional. Namun perbedaan itu bukan berarti banlc Islami dengan bank umum tidak mempunyai persamaan, karena keduanya sama-sama tunduk dalam satu peraturan yaitu UU No.7/ 1992 jo.UU No.10/ 1998 tentang Perbankan. Persamaan itu diperkuat lagi adanya prinsip laba yang menjadi tujuan utama usaha perbankan, hal itu dapat diperlihatkan dari tiga bentuk produk unggulan bank Islami yang dialcui keberadaannya oleh perbankan umum sebagai produk unggularmya, yaitu Al-Musyarakah, Al-Mudharabah, dan AI-Murabahah. sayangnya keunggulan produk banlc Islami tersebut belum sepenuhnya mendapatkan legalitas yang memadai dari pemerintah sehingga tidak clapat menjanjikan prospek perkembangannya pada masa mendatang. hal itu berdampak pada perkembangan bank Islami di Indonesia jauh tertinggal jika dibandingkan dengan bank-bank Islami di negara lain yang mayoritas berpenduduk muslim. Harapannya, pemerintah segera merealisasikan peraturan yang khusus mengatur tentang perbankan Islami sehingga prospek perkembangannya sejajar dengan perbanlcan konyensional dan spesifikasi bank Islami dengan konsep bagi hasil tidak bercampur aduk dengan konsep konvensional yang berbasis bunga Sehingga, tujuan utama bisnis Islami yang bersifat ta'awwun (sating tolong menolong) tercapai sesuai aturan AI-Qur'an dan Sunnah Rasul-Nya disamping terwujudnya konsep hukum perusahaan yaitu mendapatkan keuntungan yang maksimal. Rata kunci : bank Islam, bagi hasil, sistem perbankan konvensional Islamic Bank on Indonesian banIcing system, had been function as alternative financial instution from year to year, it had improved significant number of capital investment. Moslems were very enthusiastic about the present of the intitution because interest concept on conventional banking system that they had been familiar, was contradiction with Islamic law. Unfornatunately, the Islamic concept was not equalized yet with protection of dynamic Islamic economy entity from product legality on development prospect. So it needed reseach with multiple paradigm method, that was sociological research with normative basic. The production-sharing concept, which regulated specifically this intitution, made it different from conventional concept. But this was mean that there is no equality between both of them, because both were regulated by the same bill, UU No.7/1992 and sequence by UU No.10/1998, about national banking system. The same was strength by profit principal that had been primary purpose, it could be seen from there excellent product of Islamic which had been confessed by general banking, that were AI-Musyaralcah, Al-Mudharabah, and Al-Murabahah. Unfortunately, the Excellent Islamic banIcing product had not had legality yet from government so they could not promise the develop prospect on the future. The impact was Islamic bank development was left far away than the other Islamic bank on other majority Islamic state.The hope, the govertunent get hurry on realization of bill that regulate specially on Islamic banlc so the development prospect could equal with conventional bank. and specific,ation Islamic bank. with production sharing concept will not overlap with conventional bank with interest basis So primary purpose of Islamic Business with ta'awwun could be attained as Qur'an and Sunnah beside of the achievement of company law concept, the maximize profit. Key words: Islamic bank, production sharing conventional banking system.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:K Law > K Law (General)
ID Code:13154
Deposited By:Mr UPT Perpus 1
Deposited On:03 Jun 2010 08:32
Last Modified:03 Jun 2010 08:32

Repository Staff Only: item control page