DAMPAK AKTIVITAS INDUSTRI TERHADAP KINERJA JALAN ARTERI PRIMER BANJARAN-ADIWERNA

KARYANTO, EKO (2004) DAMPAK AKTIVITAS INDUSTRI TERHADAP KINERJA JALAN ARTERI PRIMER BANJARAN-ADIWERNA. Masters thesis, program Pasca sarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
3248Kb

Abstract

Kabupaten Tegal saat ini sedang giat-giatnya membangun dengan mengandalkan potensi yang ada serta keunggulan komparatif yang dimilikinya. Keunggulan komparatif yang dimiliki Kabupaten Tegal salah satunya adalah letaknya yang strategis. Letak Kabupaten Tegal strategis karena dilalui jalan yang menghubungkan jalur perjalanan Purwokerto-BanyumasBumiayu (Brebes) -Adiwerna (Kabupaten Tegal)-Kota Tegal-Pemalang-Pekalongan dan dilewati jalan altematif yang menghubungkan perjalanan Kabupaten. Tegal-Kota TegalBrebes—Cirebon - Jakarta., sehingga sangat berperan sekali untuk dalam pengembangan potensi yang dimiliki Kabupaten Tegal, khususnya di sepanjang jalan. Adapun potensi yang menonjol saat ini adalah potensi di sektor industri. Meningkatnya aktivitas industri di sepanjang Jalan Raya Banjaran Kabupaten Tegal berpotensi menimbulkan permasalahan transportasi. Beban Jalan Arteri Primer Banjaran — Adiwerna Kabupaten Tegal cukup tinggi, karena kawasan ini selain sebagai pusat pertumbuhan industri juga merupakan jalur regional yang menghubungkan Tegal -Purwokerto dan Tegal - Yogyakarta sehingga penumpukan beban jalan yang terjadi di Jalan Arteri Primer Banjaran - Adiwema Kabupaten Tegal semakin tinggi. Permasalahan pun dimana adanya ketidakseimbangan antara faktor supply dan faktor demand, dimana perkembangan industri tidak diimbangi dengan penyediaan sarana dan prasarana yang menunjang. Kondisi ini menimbulkan terjadinya permasalahan disekitar ruas Jalan banjaranAdiwema, seperti kemacetan lalu lintas dan bercampurnya jenis pergerakan dad dua atau lebih aktivitas. Dengan melihat latar belakang dan rumusan masalah tersebut di atas, maka tujuan dad penelitian ini adalah menganalisis Dampak Aktivitas Industri Terhadap Kinerja Jalan Arteri Primer Banjaran-Adiwerna Kabupaten Tegal. Dengan menggunakan metode kuantitatif dan deskriptif kualitatif, dapat diketahui potensi pergerakan di wilayah studi, kinerja jaringan jalan di wilayah studi, dampak aktivitas industri terhadap kinera jalan arteri primer BanjaranAdiwema, serta altematif penanganan masalah aktivitas industri dan transportasi di wilayah studi. Dad hasil analisis, diketahui bahwa potensi pergerakan yang ditimbulkan oleh aktivitas industri adalah sebesar 75 %. Adapun Kapasitas Jalan Arteri Primer BanjaranAdiwerna berdasarkan basil analisis adalah sebesar 3114 smp/jam. Akibatnya Kinerja Jalan Arteri Primer Banjaran-Adiwerna yang dihasilkan sebesar 0,9, termasuk dalam kategori pelayanan kurang baik, dimana kendaraan berjalan tetapi banyak hambatan lalu lintas sudah lebih mengganggu Mulai dirasakan adanya gangguan dalam aliran dimana kondisi aliran di Jalan Arteri Primer Banjaran-Adiwema mulai tidak stabil. Dan hasil kuesioner terhadap para pengguna jalan, diketahui bahwa kondisi permasalahan lalu lintas di Jalan Arteri Primer Banjaran-Adiwerna adalah kemacetan lalu lintas, kecelakaan lalu lintas serta intensitas perjalanan pekerja industri. Dad hasil analisis dampak aktivitas industri terhadap kinerja jalan arteri primer Banjaran-Adiwema Kabupaten Tegal, diketahui Keberadaan aktivitas industri semakin meningkatkan beban jalan yang tinggi dad segi sumbangan pergerakan menimbulkan peningkatan beban jalan sebagai konsekuensi pergerakan yang ditimbulkannya, ditambah lagi dengan kurang tersedianya sarana dan prasarana yang menunjang aktivitas industri seperti lokasi parkir dan penunjang jalan lainnya menyebabkan proses tersebut dilakukan di badan jalan yang menyebabkan semakin sempitnya lebar jalan efektif yang berpotensi menyebabkan kemacetan lalu lintas. Dengan menggunakan analisis tersebut diatas maka untuk menanggulangi permasalahan Dampak Aktivitas Industri terhadap Kinerja Jalan Arteri Primer BanjaranAdiwerna, ditawarkan tiga alternatif yaitu menyediakan bus khusus pekerja industri , penanganan sistem perparkiran dan penambahan jalur jalan. legal Regency is impetous develop; build by reliing on existing potency and also excellence of owned comparability it. Excellence of Comparability had by Tegal Regency one of them is its strategic 'layout. Strategic layout legal Regency because passed by connective road;street of Purwokerto-Banyurnas-Bunziayu journey band (Brebe.$) - Adiwerna (Sub-Province Tegal)-Kota Tegal-Pemalang-Pekalongan and passed by connective alternative road of Regency. Tegal-Kota Tegal-Brebes-Cirebon -.Jakarta., so that so central once to in potency development which is had by regal Regency„specially, alongside road. As for uppermost potency in this time is potency in industrial sector. The increasing of industrial activity alongside roadway of Primary Artery Banjaran-Adiwerna of legal Regency had potency to generate problems of transportation. The road burden of primary artery Banjaran — Adiwerna of legal Regency enough high because this area besides as industrial growth center also connective regional line between city , Punvokerto -Tegal-Yogyakarta so that add of road burden that happened in Roadway of Primary Artery of Banjaran Adiwernaof Tegal Regency so high . Even problems also where existence of inbalance between supply factor and demand factor, where industrial growth do not followed by readily facilities and basic facilities which supporting This condition generate the happening of problems around roadway of primary artery of Banjaran-Adiwerna, like traffic jam and mixing it movement type from two or more activity. Seen above mentioned problem formula and background, hence intention of this research is toAnalyse Industrial Activity Impact To Road Performance of Primary Artery Banjaran-Adiwerna in Tegal Regency. By using descriptive method qualitative and method quantitatif ,can know movement potency in study region, performance of road in study region, industrial activity impact to road performance of primary artery Banjaran-Adiwerna, and also handling alternative from problem of industrial activity impact and transportation in study region. From result of analysis, known that movement potency generated by industrial activity is equal to 75 %. As for Road Capacities of Primary Artery of Banjaran-Adiwerna of legal Regency is equal to 3114 snip hour. As a result Road Performance of Primary Artery Banjaran-Adiwerna equal to 0,9, included in bad service category, where vehicle go well but the existence of traffic resistance have more bothering To start to be felt by the existence of trouble in stream where condition of stream in Primary Artery Road of Banjaran-Adiwerna unstable. Than result of kuesioner to all road;street consumer, known that condition of problems of traffic in Primary Artery Road of Banjaran-Adiwerna is traffic jam, accident of traffic and also industrial worker journey intensity. From result of analysis effect industrial activity to road performance of Banjaran-Adiwerna of Tegal Regency , known by Existence of industrial activity progressively improve high road;street burden from movement contribution facet generate the make-up of burden road as generated movement consequence it, added again with less available of facilities and basic facilities which supporting industrial activity like location park and other road•street supporter cause the the process conducted in road;street body causing progressively as narrow;tight as is wide of effective road;street which is have potency to cause traffic jam. To solved problem alternative that caused by industrial activity impact to road performance of primary artery of Banjaran-Adiwerna , the first alternatif is prepare labour bus , the second alternatif is handle parking , and the third alternatif is added street.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:T Technology > TH Building construction
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Urban and Regional Planning
ID Code:13109
Deposited By:Mr UPT Perpus 1
Deposited On:03 Jun 2010 06:18
Last Modified:03 Jun 2010 06:18

Repository Staff Only: item control page