PENGARAUH MANUV0ER KENDARAAN BERRALIK ARAH TERHADAP ARUS LALULINTAS

AHSAN, ALl (2003) PENGARAUH MANUV0ER KENDARAAN BERRALIK ARAH TERHADAP ARUS LALULINTAS. Masters thesis, program Pasca sarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
2318Kb

Abstract

Salah satu permasalahan yang tuna memperburuk kondisi lalu lintas adalah manuver kendaraan berbalik arah pada ruas jalan yang padat ants lalu lintasnya. Hal ini menyebabkan terjadinya perubahan kondisi lalu lintas dari ants bebas (uninterrupted flow) menjadi terganggu (interrupted flow), sehingga terjadi penurunan kecepatan dan bertambahnya kerapatan antar kendaraan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi karalcteristik arus lalu lintas akibat U-turn dan menentukan ttmdaan operasional secara empiris arus lalu lintas pada kedua arab akibat gerakan U-turn. Lokasi penelitian dilalculcan pada ruas jalan Walisongo lun 9 Semarang yang menghubungkan kota Semarang dengan kota Kendal. Penelitian menggunakan tiga variabel data utama yaitu dua variabel yang pertama sebagai input data untuk analisis karakteristik lalu lintas (volume clan kecepatan) clan satu variabel yang kedua (walctu tempuh) mentpakan data untuk analisa tundaan operasional. Pengumpulan data menggtmakan kamera video selama tujuh jam pengamatan untuk tiap periode selama 5 menitan dari pulcul 07.00 sampai 18.00. Proses translcrip data dilalcukan dengan mencatat volume dan waktu tempuh kendaraan, sedanglcan untulc data lainnya dengan mengamati kembali rekaman video serta menghitwignya secara manual. Di dalarn menetulcan hubungan lcarakteristilc lalu linas digunalcan metode pendekatan Greenshield. Sedanglcan tundaan operasional dibedalcan dalam dua tipe arus lalu yaitu searah dengan kendaraan U-turn dan berlawanan arah dengan kendaraan U-turn. Dan hasil analisa dan perhitungan, kecepatan ruang rata-rata pada arus bebas (free flow speed) dengan model Greenshield memberikan hasil yang bervariasi pada masing-masing kondisi penggal jalan pengamatan. Pada arah Kendal, kondisi penggal jalan sebelum U-turn diperoleh hasil : (U•63,°7 lcm/jam, Dj=129,44 smp/lan, Vmaks=2070,06 smp/jam/2 lajur), kondisi penggal jilan tepat U-turn diperoleh hasil : (U58,02 lcm/jam, Dj=131,35 smp/lcm, Vmaks=1905,23 smp/jam/2 lajur), sedangkan kondisi penggal jalan setelah U-turn : (Uf=63,71 lcm/jam, Dj=126,59 smp/km, Vmaks=2055,76 smp/jam/2 lajur). Sementara untuk arah Semarang, kondisi penggal jalan sebelum U-turn diperoleh hasil : (Uf=66,196 km/jam, Dj=95,94 smp/lcm, Vmalcs=1587,7 smp/jam/2 lajur), kondisi penggal jalan tepat U-turn diperoleh hasil : (Uf=58,66 lcm/jam, Dj=107,18 smp/lan, Vmaks=1571,23 smp/jam/2 lajur), sedangkan kondisi penggal jalan setelah U-turn : (Ufr-65,48 lan/jam, Dj=97,59 smp/lcrn, Vmaks=1597,57 smp/jam/2 lajur). Kecepatan ruang rata-rata pada lokasi tepat U-turn lebih kecil daripada lokasi sebelum dan sesudah U-turn. Sehingga dapat disimpullcan bahwa adanya kendaraan yang melakukan U-turn mempengaruhi kecepatan kendaraan lainnya. Berdasarkan hasil analisa tundaan lalu limas dalam arah yang sama, rata-rata jumlah kendaraan yang dipengaruhi antara 5 kendaraan untulc arah Kendal dan 6 kendaraan untulc arah Semarang dengan rata-rata ttmdaan perkendaraan antara 2,09 detik untuk arah Kendal dan 2,26 detik untuk arah Semarang Sedangkan lalu lintas dalam arah yang berlawanan, rata-rata jumlah kendaraan yang dipengaruhi adalah 5 kendaraan baik arah Kendal maupun arab Semarang, dengan rata-rata tundaan antara 3,99 detik untuk arak Kendal dan 3,98 detik untuk arah Semarang. Tundaan yang terjadi pada lokasi studi masth dapat diterima dan tidak menyebabkan kemacetan lalu lintas yang berarti. Kata kunci: Greenshield, U-turn, tundaan operasional This researth is aimed to evaluated the different characteristics of traffic with and without U-turn and empirically to specify the operational traffic on two directions caused by a U-turn maneuver. The location chosen for this research is kin. 9 Walisongo road which connects Semarang and Kendal. This research uses three primary variables of data. The first two variables are used as input data to analyze the tharacteristics of the traffic (the volume and the speed) and the second one variable (travel time) is used to analyze the operational delay. The data collecting is applied by using video camera in a 7 hours observation periodically every 5 minutes from 0.700 to 18.00 Hrs. the data transcription is conducted by recording the volwne and the travel time of the vehicles, while the another variable of the data is attained by reobserving the content of the video recording and calculating it manually. Greenshield method is use to specify the correlation of the traffic characteristics. The operational delay is divided into two types of traffic directions, i.e. the same direction as the vehicles malcing U-turn maneuver and the opposing one. The analysis and calculation show that the average free flow speed abserved with Greenshield method is vary on each condition of the observed road cuts. The result on the direction to Kendal, the condition of road cut prior to the U-turn is: (U63,97 lan/hour, Dj=129,44 pcu/lan, maximum V=2070,06 pcu/hour/2 lines), that exactly at the U-tum is : (Ufr-58,02 lan/hour, Dj=131,35 pcu/k-ni, maximum V=1905,23 pcu/hour/2 lines), while that after the U-turn U-turn is : (Uf=63,71 km/hour, Dj=126,59 pcu/lan, maximum V=2055,76 pcu/hour/2 lines). The result of that on the direction to Semarang, of the condition of road cut prior to the U-tum is : (Ufr-66,196 lan/hour, Dj=95,94 pcu/km, maximwn V=1587,7 pan/hour/2 lines), that exactly at the U-turn is: (Uf=58,66 kanhour, Dj=107,18 pcu/km, maximum V=1571,23 pcu/hour/2 lines), while that after the U-turn is: (Uf=65,48 km/hour, Dj=97,59 pcu/km, maximum V=1597,57 pcu/hour/2 lines). The average free flow speed exactly at the U-turn is lower than that both prior to the U-turn influences the speed of other vehicles. Based on the analysis of the traffic delay within the parallel direction, the average vehicles influences is 5 for the direction to Kendal and 6 for the direction to Semarang with average delay per vehicles 2,09 second and 2,26 second respectively. While the traffic delay per vehicles 2,09 second and 2,26 second respectively. While the traffic delay within for opposing directions shows that the average vehicle influenced is 5 for the direction to Kendal and to Semarang with average delay per vehicles 3,99 seconds and 3,98 seconds respectively. Keyword: Greenshield, U-tum, delay

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:T Technology > T Technology (General)
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Civil Engineering
ID Code:13089
Deposited By:Mr UPT Perpus 1
Deposited On:02 Jun 2010 21:47
Last Modified:02 Jun 2010 21:47

Repository Staff Only: item control page