PELAKSANAAN PENGADAAN TANAH GUNA PEMBANGUNAN KAVELING SIAP BANGUN UNTUK WARGA TNI-AU OLEH PT. DEWI ARTA JAYA DI KECAMATAN SAWANGAN DEPOK

HARWANTI, ENDAH (2003) PELAKSANAAN PENGADAAN TANAH GUNA PEMBANGUNAN KAVELING SIAP BANGUN UNTUK WARGA TNI-AU OLEH PT. DEWI ARTA JAYA DI KECAMATAN SAWANGAN DEPOK. Masters thesis, Program Pasca sarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
2366Kb

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan gambaran tentang pelaksanaan pengadaan tanah guna pembangunan Kayeling Siap Bangun yang dilakukan oleh PT. DEWI ARTA JAYA dengan jalan pembebasan tanah milik masyarakat. Upaya yang dilalculcan oleh PT. DEWI ARTA JAYA atas kendala-kendala yang terjadi dalam pelaksanaan pengadaan tanah guna pembangunan Kaveling Siap Bangun adalah dengan jalan melakukan pendekatan secara kekeluargaan dengan pemilik tanah sehingga tercapai suatu kesepakatan harga ganti rugi tanpa merugikan salah satu pihak. Dan apabila cara tersebut tidal( membuahkan kesepakatan maim PT. DEWI ARTA JAYA akan menggunakan cara lain yaitu dengan pengalihan lokasi. Dengan demikian maka kita mendapatkan suatu gambaran bahwa pelaksanaan pengadaan tanah tersebut sesuai dengan peraturan yang ada. Metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pendekalan Yuridis Empiris mengingat permasalahan yang diAeliti berhubungan dengan praktek pengadaan tanah untuk pembangunan pengembangan pemikiman baru. Spesifikasi Penelitian yang digunakan adalah Deskriptif Airalais yang mana penelitian ini sifat dan tujuannya adalah memberikan deskripsi tentang pengadaan tanah dengan cara pembebasan hak atas tanah untuk proyek pembangunan Kaveling Siap Bangun serta menganalisa secara sistematis untuk mendapatkan data atau informasi mengenai pelaksanaannya. Dalam penelitian ini, penentuan sampel yang digunakan adalah Purposive Sampling yaitu penarikan sampel yang dilakukan dengan cara memilih subyek yang benar-benar dapat mencerminkan populasi. Dalam pengumpulan data yang diperlukan dalam penelitian ini, digunakan dua data, yaitu data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui stuch lapangan secara langsung dengan cara observasi dan wawancara. Data sekunder diperoleh dari penelitian kepustakaan dan dokumentasi yang berupa arsip dan warkah-warkah yang :tda. Setelah mendapatkan data yang diperlukan, data diolah dan dianalisis dengan menggunakan metode kualitatif Hasil penelitian yang didapat menunjtdckan bahwa pelaksanaan pengadaan tanah yang dilakukan oleh PT. DEWI ARTA JAYA telah sesuai dengan peraturan yang ada dan sesuai pula dengan prosedur yang ada, yaitu pelaksanaan pembebasan didahului dengan adanya musyawarah dengan pemilik tanah guna mencapai kesepakatan harga ganti rugi dan bentuk pemberian ganti kerugiannya. Dan dalam pelalcsanaan pengadaan tanah tersebut terdapat kendala-kendala yang dapat menghambat dari pelaksanaan pengadaan tanah itu sendiri. Upaya-upaya yang dilakukan oleh PT. DEWI ARTA JAYA dalam mengatasi kendala yang ada dalam pengadaan tanah dilakukan dengan jalan sesuai peraturan yang ada tanpa menyimpang dari peraturan yang ada untuk mendapatkan keuntungan sepihak saja This research is done to have description on the execution of land allocation of ready-build area preaparation by PT. DEWI ARTA JAYA by buying citizen land property. PT. DEWI ARTA JAYA used a familiar approach to persuade the landowners until the agreement of exchange value gained. If the approach was not succeeded then PT. DEWI ARTA JAYA would relocate the area. By then, we agree that the land allocation execution is in procedure. The method used is Juridical Empiric Approach. It. is meant due to the problems faced is connected to land allocation practice of new settlement development. Research specification used is Descriptive Analytic. It means that the research's specification and aims area to describe the allocation by land buying to be used to ready-build developing area project and to analyze it systematically in order to gain data or information on the execution. The research used Purposive Sampling method that is by choosing population represented subjects. The research used two data, primary and secondary data. Primary data was gained by field study straightly by observation and interview. Library and documentacion research such as from data record and other similar sources were means to collect secondary data. The data then processed by using qualitative method. The result shows that the execution of land allocation did by PT. DEWI ARTA JAYA was fixed to regulation and procedures that is by agreement maintenance with the landowners especially it is in payment. PT. DEWI ARTA JAYA over came problems arose in the land allocation by 'actions stated in the official regulation so that both party satisfied.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:K Law > K Law (General)
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Notary
ID Code:13081
Deposited By:Mr UPT Perpus 1
Deposited On:02 Jun 2010 20:18
Last Modified:02 Jun 2010 20:18

Repository Staff Only: item control page