PENGARUH UPAH KERJA, FASILITAS KERJA DAN SISTEM PENGAWASAN TERHADAP IMPLEMENTASI PENANGANAN SAMPAH DI DINAS CIPTA KARYA KABUPATEN BULELENG

Astawa, I Made Budi (2002) PENGARUH UPAH KERJA, FASILITAS KERJA DAN SISTEM PENGAWASAN TERHADAP IMPLEMENTASI PENANGANAN SAMPAH DI DINAS CIPTA KARYA KABUPATEN BULELENG. Masters thesis, Program Pasca Sarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
4Mb

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh masing-masing maupun secara bersama-sama dan menyeluruh tentang upah kerja, fasilitas kerja dan sistem pengawasan terhadap implementasi penanganan sampah di Dinas Cipta Karya Kabupaten Buleleng. Tipe penelitian adalah bersifat explanatory dan ruang lingkup lolcasi penelitiannya dibatasi pada pengaruh upah kerja, fasilitas kerja dan sistem pengawasan terhadap implementasi di Dinas Cipta Karya Kabupaten Buleleng. Variabel penelitian terdiri dari variabel berpengaruh yaitu upah kerja, fasilitas kerja, sistem pengawasan, dan variabel terpengaruh yaitu implementasi. Jenis somber data adalah data primer dan skunder dari pegawai tenaga kebersihan yang menjadi responden. Instrurnen penelitian berupa kuesioner, populasi serta teknik pengambilan sampelnya dari semua pegawai tenaga kebersihan, dengan memakai proporsional random sampling. Teknik analisa data berupa kualitatif dan kuantitatif dengan memakai rumus Koefisien Rank Kendall dan Koefisien Determinasi. Hasil penelitian yang didapatkan korelasi antara upah kerja (X1) dengan implementasi (Y) adalah 0,202 ada hubungan positif tetapi lemah karena kurang dari 0.5 dan setelah di uji dengan taraf signifikan 5 %. maka korelasi tersebut adalah tidak signifikan karena 0,99 lebih besar dari 0,55. Hubungan antara sistem. pengawasan (X3) dengan implementasi (Y) berdasarkan. korelasi Rank Kendall diperoleh hasil 0,041 lebih kecil dari 0,5 maka korelasinya positif dan lemah. Setelah dites dengan taraf signifikan 5 % maka korelasi tersebut signifikan karena 0,041 lebih kecil dari 0,05.. Sedangkan korelasi antara fasilitas kerja (X2) dengan implementasi (Y) berdasarkan Rank Kendall diperoleh hash. —0,074 artinya ada korelasi negatif antara fasilitas kerja dengan implementasi, dan setelah dites dengan taraf signifikan 5 % maka basil korelasi implementasi tidak signifikan karena 0,554 lebih besar dari 0,05. Prosentase pengaruh antara variabel XI, X2, X3 dengan variabel Y adalah dapat dihitung (0,277)2 x 100 % = 7,67 %, berarti ada 100 % dikurangi 7,67 % maka sama dengan 92,33 %. artinya ada banyak faktor yang mempengaruhi implementasi penanganan sampah yaitu sebesar 92,33 % yang tidak dianalisa dalam penelitian ini. Sebanyak 7,67 % yang mempengaruhi implementasi penanganan sarnpah adalah faktor upah kerja, fasilitas kerja, dan sistem pengawasan yang telah di analisa dalam penelitian ini.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Public Administration
ID Code:12907
Deposited By:Mr UPT Perpus 5
Deposited On:02 Jun 2010 07:50
Last Modified:02 Jun 2010 07:50

Repository Staff Only: item control page