EVALUASI KINERJA PENGELOLAAN SAMPAH DOMESTIK DI KELURAHAN REJOWINANGUN UTARA KOTA MAGELANG

FATONAH, SITI (2005) EVALUASI KINERJA PENGELOLAAN SAMPAH DOMESTIK DI KELURAHAN REJOWINANGUN UTARA KOTA MAGELANG. Masters thesis, PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS DIPONEGORO .

[img]
Preview
PDF - Published Version
5Mb

Abstract

Domestic solid waste produced by household must be managed well. The succesfull factor of the management of domestic solid waste is influenced by 5 aspects including operational technical, institution, expense and community's participation aspects. The existing condition in North Rejowinangun district shows that the solid waste is just collected and transported to dumping area. This is because the transportation is not adequate and the domestic solid waste can't be neither in depo transfer nor in some points in North Rejowinangun district. This brings the opinion that the management of solid waste North Rejowinangun district can't work as it's hoped Given this, it is required to study what factors influenced. The type of research is explanatory research. Scoring and scaling are used to value the work of solid waste management while the analysis use K samples independent test (Kendall'S W test) Crosstabs and Chi Square test. The result of research shows that domestic solid waste management in North Rejowinangun district is not good. It is caused by regulation, expense and law participation and also inadequate in operational technical and institution. Further, the condition is the result of poor the community's and government's behaviors to solid waste, and also the behavior of group of community in handling solid waste that is not good The conclusion of this research is that the density of drive, intensity community participation. Looking at the finding of the study and comparing with best practice solid waste management in other area, it is needed to improve the management of solid waste in North Rejowinangun district, community empowerment and socialization of realizing solid waste management. It will be done more effective if it can take advantage of the organization that exist in the community. The more advance the community's knowledge about solid waste, the more aware of them in handling solid waste. It will work if all stakeholders cooperate, taking a step together in empowering community. Sampah domestik atau sampah yang dihasilkan oleh rumah tangga, hams dikelola dengan baik. Faktor keberhasilan pengelolaan sampah domestik dipengaruhi oleh lima aspek pengelolaan sampah yaitu aspek teknik operasional, aspek kelembagaan, aspek pembiayaan dan aspek partisipasi masyarakat. Kondisi empiris di Kelurahan Rejowinangun Utara, sampah baru sekedar dikumpulkan kemudian dipindahkan dan diangkut ke TPA. Tidak beroperasiya mobil sampah kelurahan dan tidak terangkutnya sampah domestik baik di depo transfer maupun di berbagai titik di Kelurahan Rejowinangun Utara menimbulkan anggapan bahwa pengelolaan sampah di Kelurahan Rejowinangun Utara tidak dapat berjalan sesuai harapan. Untuk itu, dibutuhkan kajian untuk mengetahui mengapa pengelolaan sampah domestik di kelurahan Rejowinangun Utara tidak dapat berjalan sesuai harapan dan faktor-faktor apa yang mempengaruhi, dengan melihat proses maupun hasil akhir pengelolaan sampah. Tipe yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksplanatori untuk mengetahui penyebab terjadinya suatu masalah. Penilaian terhadap kinerja pengelolaan sampah digunakan skoring dan penskalaan sedangkan alat analisis yang digunakan adalah K samples independent test (Kendall's W test), Crosstabs dan Chi Square test. Basil Analisis diketahui bahwa pengelolaan sampah domestik di Kelurahan Rejowinangun Utara adalah kurang baik. Hal tersebut disebabkan karena aspek peraturan, aspek pembiayaan dan aspek partisipasi kurang baik, serta aspek teknik operasional dan aspek kelembagaan tidak baik. Lebih jauh kondisi tersebut merupakan akibat dari perilaku masyarakat dan perilaku pemerintah terhadap sampah yang tidak tidak baik, serta perilaku kelompok masyarakat dalam penanganan sampah kurang baik. Basil penelitian disimpulkan bahwa semakin tinggi tingkat kepadatan penduduk, intensitas masyarakat semakin tinggi dan semakin tinggi pula pecan serta masyarakat dalam pengelolaan sampah domestik. Dengan membandingkan dengan best practice pengelolaan sampah di daerah lain, maka perlu diadakan perbaikan manajemen pengelolaan sampah di kelurahan Rejowinangun Utara, upaya pemberdayaan masyarakat dan sosialisasi persampahan. Dengan meningkatnya pengetahuan masyarakat akan pengelolaan sampah, diharapkan kesadaran masyarakat akan penanganan sampah bisa tumbuh. Hal tersebut dapat berjalan, jika seluruh stake holder dapat bersatu padu, bergerak bersama dalam memberdayakan masyarakat.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Urban and Regional Planning
ID Code:12879
Deposited By:Mr UPT Perpus 5
Deposited On:01 Jun 2010 21:21
Last Modified:01 Jun 2010 21:21

Repository Staff Only: item control page