EFEK MISOPROSTOL SUBLINGUAL PADA KASUS BLIGHTED OVUM DAN MISSED ABOGTION

POERWOKO, AGOES OERIP (2005) EFEK MISOPROSTOL SUBLINGUAL PADA KASUS BLIGHTED OVUM DAN MISSED ABOGTION. Masters thesis, Program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
2207Kb

Abstract

Misoprostol, suatu analog prostaglandin E telah dipakai secara luas di bidang obstetri ginekologi pada kehamilan trimester I dan II untuk pematangan serviks sebelum tindakan kuratase sampai tindakan aborsi medis tanpa kuretase. Jalur atau cara pemberian misoprostol serta dosis misoprostol sampai saat ini masih menarik untuk menjadi bahan penelitian. Salah satu diantaranya adalah pemberian misoprostol secara sublingual. Tujuan : meneliti efek misoprostol sublingual 400 1.tg dosis ulangan dengan interval 4 jam maksimal dua kali pemberian pada kasus blighted ovum dan missed abortion serta mengetahui efek samping pemberian misoprostol sublingual. Metode: uji klinis semu untuk mengeksplorasi efek pemberian misoprostol sublingual pada kasus blighted ovum dan missed abortion di Rumah Sakit Dokter Kariadi dan Rumah Sakit lahan jaringan dari bulan Maret — Juli 2005. Haan: didapatkan rerata interval waktu antara saat pemberian obat sampai timbulnya kontraksi uterus 187,3 (115,4) menit, rerata interval waktu antara saat pemberian obat sampai timbulnya pengeluaran jaringan 300,6 (115,4) menit. Dilakukan pengukuran dilatasi serviks pada subyek yang tidak terjadi pengeluaran jaringan didapatkan rerata dilatasi serviks sebesar 9,1 (1,3) mm dan median 9,0 (range: 7 — 12 mm). Secara keseluruhan misoprostol sublingual menimbulkan dilatasi serviks tanpa pengeluaran jaringan hasil konsepsi pada 51,4% subyek dan terjadinya pengeluaran jaringan hasil konsepsi pada 48,6% subyek. Efek samping yang timbul adalah menggigil (11,4%), pusing (8,6%), mual (5,7%) dan muntah (2,9%). Simpulan: Misoprostol sublingual menimbulkan dilatasi serviks tanpa pengeluaran jaringan hasil konsepsi sebesar 51,4% sampai terjadinya pengeluaran jaringan basil konsepsi sebesar 48,6%. Efek samping yang timbul adalah menggigil (11,4%), pusing (8,6%), mual (5,7%) dan muntah (2,9%).

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:R Medicine > R Medicine (General)
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Biomedical Science
ID Code:12862
Deposited By:Mr UPT Perpus 1
Deposited On:01 Jun 2010 20:13
Last Modified:01 Jun 2010 20:13

Repository Staff Only: item control page