PERAN ASAM URAT SEBAGAI INDIKATOR PERKEMBANGAN PENYAKIT STROKE ISKEMIK AKUT TERHADAP HASIL PEMERIKSAAN NATIONAL INSTITUTES OF HEALTH STROKE SCALE

HARTONO, HARTONO (2005) PERAN ASAM URAT SEBAGAI INDIKATOR PERKEMBANGAN PENYAKIT STROKE ISKEMIK AKUT TERHADAP HASIL PEMERIKSAAN NATIONAL INSTITUTES OF HEALTH STROKE SCALE. Masters thesis, Program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
1255Kb

Abstract

LATAR BELAKANG Insiden stroke di Amerika Serikat kurang lebih 500.000 — 700.000 orang/tahun dengan angka kematian kurang lebih 150.000 orang dengan angka kecacatan yang tinggi yang akan diderita pada waktu yang lama. Kurang lebih 31% pasien yang selamat ini memerlukan bantuan guna memenuhi aktifitas kehidupan sehari-harinya. Selama bertahun-tahun, asam urat telah digunakan sebagai penanda pada beberapa gangguan metabolik di praktek klinik, meski sampai saat ini peran asam urat sebagai antioksidan dari beberapa studi hasilnya masih kontroversi. Angel Chamorro et al (2002), dalam studi epidemiologinya telah menghasilkan hubungan langsung antara tingkat antioksidan asam urat alami dan risiko kejadian iskemik koroner dan serebrovaskuler. Kami melaporkan penelitian tentang peran asam urat sebagai indikator perkembangan penyakit stroke iskemik akut terhadap hasil pemeriksaan NIHSS. TUJUAN Untuk menganalisa hubungan antara konsentrasi serum asam urat yang terjadi pada pasien stroke iskemik akut dengan perkembangan penyakitnya yang diukur dengan NIHSS. METODE Penelitian ini merupakan studi prospektif. Pengambilan data primer dad semua pasien stroke iskemik akut yang dirawat di Instalasi Rawat Inap RS Dr.Kariadi Semarang yang memenuhi kriteria inldusi dan kriteria eksklusi. BASIL : Subyek antara laki-laki dan perempluan menunjukkan perbedaan yang bennakna pada kadar asam urat. (X2= 8,548, p=0,003).Subyek antara asam urat normal dan >normal menunjukkan perbedaan yang berrnakna pada NIHSS. (X2= 46,139, p=0,000). Semakin tinggi kadar serum asam urat ' sewaktu masuk akan berpengaruh terhadap terjadinya perubahan skor NHISS. Didapatkan adanya korelasi negatif yang bermakna pada kadar asam urat sewaktu masuk dengan perubahan skor NIHSS hari ke 7 ( p = 0,000) Semakin tinggi kadar serum asam urat inaka perubahan NIHSSnya semakin kecil dengan koefisien korelasi sebesar (0,498) KESIMPULAN : • Didapatkan adanya perbedaan yang bermakna perubahan skor NIHSS antara penderita yang masuk dengan kadar serum asam urat normal dan tidak normal. • Semakin rendah kadar serum asam urat saat masuk diharapkan akan menimbulkan perubahan terhadap skor NIHSS menjadi semakin baik.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:R Medicine > R Medicine (General)
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Biomedical Science
ID Code:12808
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:01 Jun 2010 15:35
Last Modified:01 Jun 2010 15:35

Repository Staff Only: item control page