PENCEGAHAN PENCEMARAN LIMBAH INDUSTRI DALAM PENEGAKAN HUKUM LINGKUNGAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN DI KOTA SEMARANG (Studi Kasus Di PT. (Persero) Kimia Farma Semarang)

SAFITRI, RIA (2000) PENCEGAHAN PENCEMARAN LIMBAH INDUSTRI DALAM PENEGAKAN HUKUM LINGKUNGAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN DI KOTA SEMARANG (Studi Kasus Di PT. (Persero) Kimia Farma Semarang). Masters thesis, Program Pasca Sarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
5Mb

Abstract

These days, the development and the use of science and technology are grown very past, it can showed with so many industries that produce many kind of product to make people live more easier. Otherwise, that next generation and the present generation have to paid so expansive realized the pollution in our environment that caused by the production process. And then, we can say that in our environment have many kind element of mutually symbiosis, the most important roles taken by human being Sometimes they can manipulated the environment with they intelegency. In this case, their behaviors are setlled by the rule of law so the demage and the pollution can't be continued. The law about environment no. 23 in 1997, give a wide opportunity for the industries to participate in accomplishment, end treatment pipe is obligated before waste the dump. The object of these research is Kimia Farma Company in Semarang which throw the waste in Kaligarang that have important fungtion for the society. Not Only is a floading control it is also as a main resources of PDAM Semarang. The Kimia Farma Company have a concept to manage the environment that is much better to treat the waste in getting the standard than have law complication with the society and government. The essencial preventive is the obey the rule of law. So that the preventive of law enforcement in environment depent on the orgizer of the rule without direct event which conected to concrete event. To treat the waste is not something cheap, but to find the right system of manufacturing that can preassure the cost, beside needed to be emphasized the minimalization waste program. In choosing selectively the material and the supporting material is proved can reduce the waste. If we look more deeply a good treatment of waste will give a point in the future, for internationaly trade competition, in this case consumen is not only use high quality product but also friendly product for the nature. Perkembangan dan penggunaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi saat thi sangat pesat ditandai dengan munculnya industri-industri yang meghasilkan berbagai produk untuk mempermudah hidup manusia. Akan tetapi kemudahan tersebut harus dibayar amat mahal oleh generasi sekarang dan yang akan datang karena rusaknya lingkungan akibat residu dan limbah daH proses produksi. Dengan demikian dapat dipahami dalarn lingkungan hidup te•dapat berbagai unsur yang saling berhubungan secara timbal balik dan manusia merupakan unsur yang paling dominan. Dengan kemampuan berpikir manusia dapat memanipulasi lingkungan. Oleh karena itu perilaku manusialah yang harus diatur melalui peraturan hulcum agar kerusakan dan pencernaran terhadap lingkungan tidak terus berlanjut. Undang-Undang No. 23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup memberikan peluang yang cukup luas bagi kalangan industri untuk berpartisipasi dalam penega lannya, juga mewajibkan rnengolah limbah sebelum dibuang ke media lingkungan. Penelitian ini mengambil obyek PT. Kimia Farma Semarang yang membuang limbahnya ke Kaligarang yang berfungsi sangat penting bagi masyarakat Kota Semarang, selain sebagai pengendali banjir juga merupakan sumber utama air minurn PDAM Semarang. Konsep dan pengelolaan lingkungan di PT. Kirnia Farma Semarang adalah lebih baik mengolah lirnbah untuk mencapai baku mutu daripada harus mengalami komplikasi hukurn dengan pemerintah maupun masyarakat. Intisari dari tindakan pencegahan yang dilakukan adalah menaati dan melaksanakan aturan hukum yang berlaku. Sehingga penegarkan hukum lingkungan secara preventif sangat tergantung pada kepatuhan penyelenggara usaha terhadap peraturan tanpa kejadian langsung yang menyangkut kejadian konk•et. Mengolah limbah bukanlah sesuatu yang murah tetapi dengan mencari sistem pengolahan yang tepat dapat menekan biaya, selain itu perlu ditekankan pelaksanaan minimisasi limbah. Dengan pemilihan bahan baku dan bahan pembantu secara selektif terbukti dapat mengurangi limbah yang dihasilkan, secara otomatis biaya pengolahan limbah menjadi lebih kecil. Apabila kita melihat lebih jauh lagi, mengolah limbah dengan baik akan memberikan "nilai plus" di masa depan dalam rangka persaingan perdagangan internasional, dimana konsurnen tidak lagi hanya memilih produk yang bermutu tetapi juga produk yang rarnah lingkungan.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:K Law > K Law (General)
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Law
ID Code:12717
Deposited By:Mr UPT Perpus 5
Deposited On:01 Jun 2010 13:08
Last Modified:01 Jun 2010 13:08

Repository Staff Only: item control page