ANALISIS KEBUTUHAN RUANG PARKIR DI PASAR BANDARJO UNGARAN

Sudirahardjo, Ririh (2004) ANALISIS KEBUTUHAN RUANG PARKIR DI PASAR BANDARJO UNGARAN. Masters thesis, Program Pasca Sarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
4Mb

Abstract

Bandarjo Merket which is located in Jalan Gatot Subroto Ungaran, is one of the largest traditional market hi Semarang Regency. Jalan Gatot Subroto is an alternative primary way of Semarang — Solo. As the location is strategic, Bandarjo Market Ungaran has a lot of costumers from the origin people or the people from out side of the town. Bandarjo market which is located in the center of business area hi Ungaran has total area of 16.362 m2, it is devided into 14.588,5 m2 building and 1.773,5 m2 parking lot There are also 1.396,5 in2 of parking lot located around the both building. The lane street which is used as the parking lot involves : it Tunggorono, Jl. Raya Tunggorono and JL Telomoyo. The fact shows that the parking facility is in sufficient The awareness of the market visitors or the road user are low the traffic in IL Gatot Subroto and the street arround the market are disturbed, those are traffic jam and uncomfortability. From that analysis, we can make hypotesis such as : 1. The vehicle owners who visit there tend to choose the easy and the fast parking lot as on street 2. The undiciplined road users and the mixed of public transportations which are entered in the system ( in the lane arround the market ), and the limited of parking lot comparing with the height of parking volume, and a bad parking management become the causal of disorganization and the traffic jam around the market. In this research, two types of data are used, primary data and secondary data. The primary data is collected directly hi site to know the parking demand (come, wait and leave from the system) by marked visitors, then to analyse the arrival rate (A) and parking rate (u). The secondary data is used to predict the demand of parking involves : the population, PDRB, vehicle ownership and the amount of parking it self In 2004, the number of cars parked in Bandarjo Market per day were 1.051 unit and motorcycle 2.081 unit From this analysis result, we can conclude that the optimal parking lot needed is 152 for cars and 296 for motorcycles. While the parking lot that is provided is only 103 for cars and 140 for motorcycles, so available parking lot is not enough. From the prediction result, we can see that the amount of the vehicles parked in Bandarjo Market per day in 2.014 is 4.275 for cars and 5.481 for motorcycles, with the necessity of parking lot as 618 for cars 779 for motorcycles. From the calculation result of total cost programs, it is found that the optimal parking rate car is Rp 4.500,- and Rp 1.100,- for motorcycles. Based on the result of respondens survey, it shows the parking rate willing by the people are Rp 300 - Rp 600, that is why it is needed a policy subsidy from the government Based on the survey result and the analysis, it is necessary to enlarge the parking lot including the improvement of dicipline from the parking users and it must be followed by further research about : (I) the changing route of public transportationand the arrangement of the highway network, and also the research for (2) determining the amount of the maximum vehicles may be operated for each public transpotation. Pasar Bandarjo terletak di Jalan Gatot Subroto Ungaran merupakan salah satu pasar tradisional terbesar di Kabupaten Semarang. Jalan Gatot Subroto merupakan jalan arteri primer arah Semarang-Solo. Letaknya yang strategis menjadikan Pasar Bandarjo Ungaran banyak didatangi pengunjung dari dalam maupun luar kota. Pasar Bandarjo yang terletak di pusat kawasan perdagangan di Kota Ungaran mempunyai luas lahan sebesar 16 362 m2, yang terbagi menjadi 14.588,5 m2 sebagai bangunan bangunan dan 1.773,5 m2 sebagai pelataran parkir di dalam kawasan pasar. Sedangkan untuk lajur jalan yang digunakan sebagai tempat parkir adalah terletak di sekeliling kedua bangunan tersebut seluas 1396,5 m2. Lajur jalan yang digunakan sebagai tempat parkir kendaraan meliputi : Jalan Tunggorono, Jalan Raya Tunggorono dan Jalan Telomoyo. Karena secara fakta kurang didukung oleh fasilitas parkir yang memadai bagi kendaraan bermotor yang berkunjung ke Pasar Bandarjo dan rendahnya kesadaran pengunjung pasar maupun pengguna jalan, menyebabkan terganggunya kelancaran lalu lintas di jalan Gatot Subroto dan jalan sekitar pasar. Hal ini dapat dilihat dari kesemrawutan ( crowded ) lalu lintas kendaraan yang berada di kawasan Pasar Bandarjo baik saat masuk, mencari tempat parkir maupun saat keluar dari kawasan tersebut sehingga salah satu masalah yang timbul adalah kemacetan dan ketidaknyamanan. Dad pengamatan tersebut dapat ditarik suatu hipotesa : 1. Pengunjung pasar yang berkendaraan cenderung memilih tempat parldr yang mudah dan cepat secara on street. 2. Ketidakdisiplinan pars pengguna pasar dan bercampumya kendaraan angkutan umum yang masuk kedalam sistem ( di ruas jalan sekitar pasar ), dan terbatasnya ruang parkir di banding tingginya volume parkir serta pengelolaan parkir yang kurang baik, menjadi penyebab kesemrawutan dan kemacetan lalu¬lintas di sekitar pasar Pada penelitian ini metodologi survei yang dipakai adalah pengumpulan data primer terhadap permintaan parkir ( datang, menunggu dan keluar dari system ) oleh pengunjung pasar guna menganalisis tingkat kedatangan ( ) dan tingkat pelayanan ( .t ). Data sekunder yang digunakan untuk peramalan permintaan akan parkir meliputi jumlah penduduk, PDRB, kepemilikan kendaraan dan jumlah kendaraan parkir. Pada tahun 2004 ini, jumlah mobil yang parkir per harinya di Pasar Bandarjo adalah sebesar 2.081. Dari hasil analisis ruang parkir optimal dibutuhkan 152 ruang parkir mobil dan 296 ruang parkir motor, sedangkan ruang parkir yang tersedia hanya 103 ruang parkir mobil dan 140 ruang parkir motor, sehingga ruang parkir yang ada tidak mencukupi. Dad hasil peramalan dapat diketahui jumlah kendaraan parkir per had di Pasar Bandarjo pada tahun 2014 sebesar 4.275 untuk mobil dan untuk motor sebesar 5.481, dengan kebutuhan ruang parkir sebesar 618 ruang parkir mobil dan 779 ruang parkir motor. Dad hasil perhitungan Total Cost didapatkan tarif parkir optimal untuk mobil sebesar Rp 4.500,00 dan untuk motor sebesar Rp 1.100,00. Sesuai hasil survei responden menunjukan bahwa besarnya tarif parkir yang diinginkan masyarakat adalah Rp 300,00 — Rp 600,00 . oleh karena itu diperlukan kebijakan subsidi dad pemerintah. Berdasarkan hasil survei dan analisis perlu direalisasikan penambahan ruang parkir, termasuk peningkatan disiplin pengguna parkir dan hams diikuti dengan penelititan lebih lanjut tentang : (1) pemindahan rute angkutan umum dan penataan jaringan jalan, serta penelitian untuk : (2) menentukan jumlah kendaraan maksimum yang boleh beroperasi untuk setiap moda angkutan umum.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions:Postgraduate Program > Doctor Program in Civil Engineering
ID Code:12712
Deposited By:Mr UPT Perpus 1
Deposited On:01 Jun 2010 12:51
Last Modified:01 Jun 2010 12:51

Repository Staff Only: item control page