KAJIAN SOSIAL EKONOMI USAHA PEMBENIHAN UDANG SKALA RUMAH TANGGA DI KABUPATEN JEPARA INVESTIGATION OF SOCIAL ECONOMY OF SMALL SCALE HATCHERY IN JEPARA REGENCY

ELISIAWATI, APRILIA (2004) KAJIAN SOSIAL EKONOMI USAHA PEMBENIHAN UDANG SKALA RUMAH TANGGA DI KABUPATEN JEPARA INVESTIGATION OF SOCIAL ECONOMY OF SMALL SCALE HATCHERY IN JEPARA REGENCY. Masters thesis, program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
1911Kb

Abstract

Small scale hatchery in one kind of home industry with the purpose of producing larvae, beside that of its natural resources from the sea. In this case larvae were growth in the culture tubs in order to supply the needed of larvae in ponds. Small scale hatchery that have been done in Jepara is hopefully will be able to fulfilled the needed of larvae, and also increasing the prosperity of its society. The research has been done in home industry of small scale hatchery in Jepara Regency was to analysis efficiency, elasticity, return to scale (RTS), the use of production factor i.e. Cobb Douglas method, to analysis the level of prosperity of the owner of small scale hatchery and to analysis commercial trade (marketing) of larvae in Jepara Regency. In this case production factor is considered to be one of the most factor influences on the productions of larvae which are consist of . amount of nauplius spreads, amount of food, amount of medicines, amount of vitamins, amount of tubs, labor, work experiences, education and operational cost. Price efficiency value on the utilization of nauplius input, medicines and vitamins is not efficient yet because of each of 10.65; 2.09 and 3.75 (>1), means not efficient yet so that it is still needed to be added. But, because of coefficient b for medicines has negative mark, therefore the edition of medicine should be consider to the level of its needed, otherwise the remainder (recidu) can be accumulated and causes the death of larvae. Productions elasticity value from the amount of nauplius spread variable, amount of medicines, vitamins, and work experiences is : 1.178; 0.0182 ; 0.0156; 0.118; respectively; therefore production elasticity for nauplius is more than one (>1) while for medicines, vitamins and work experiences is more than zero and less that one (0 Ep 1). Return to scale value (E bi ) = 1.32 > 1, in this conditions generally the relation between input and output (larvae production ) has the character of "increasing return to scale", this means that the proportion of production factor added (input) will resulting in the production added with larger proportion. Prosperity level of the small scale hatchery owner in the Jepara Regency is good enough, this is proved by the NTN (1.137) > 1. Because NTN is more than one, means that the fishermen family have good level of prosperity to comply with their primer needed and have a potency to consume secondary needed and saving. Marketing system of larvae in Jepara, mostly the operational cost are very high and some meet of troubles, therefore selling the larvae directly to consumer. Eventhough not all of buyers are direct consumer, but there are some middleman who are then selling the larvae to the consumer i.e. ponds farmer. Usaha pembenihan udang skala rumah tangga adalah merupakan suatu usaha untuk mendapatkan benur selain yang berasal dari laut. Dalam hal ini benur dibesarkan pada bak-bak budidaya guna mensuplai kebutuhan benur di tambak. Pembenihan udang skala rumah tangga yang dilakukan di Kabupaten Jepara merupakan usaha yang diharapkan mampu memenuhi kebutuhan benur, disamping juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Penelitian yang dilakukan pada usaha pembenihan udang skala rumah tangga di Kabupaten Jepara adalah untuk menganalisis efisiensi, elastisitas, return to scale (RTS) penggunaan faktor produksi yaitu dengan menggunakan metode Cobb Douglas, menganalisis tingkat kesejahteraan keluarga pemilik usaha pembenihan udang skala rumah tangga serta menganalisis sistem tata niaga benur di Kabupaten Jepara. Dalam hal ini faktor produksi yang dianggap berpengaruh terhadap produksi benur adalah jumlah tebar nauplius, jumlah pakan, jumlah obat-obatan, jumlah vitamin, jumlah bak, jumlah tenaga kerja, pengalaman berusaha, pendidikan serta biaya operasional. Nilai efisiensi harga pada pemakaian input nauplius, obat-obatan dan vitamin belum efisien karena masing-masing adalah 10,65 ; 2,09 dan 3,75 (> 1), berarti belum efisien sehingga masih dapat dilakukan penambahan. Tetapi karena nilai koefisien b untuk obat-obatan bertanda negatif maka perlu dipertimbangkan dalam melakukan penambahan, karena penggunaan obat-obatan yang berlebihan justru akan mengakibatkan residu serta kematian benur. Nilai elastisitas produksi dasi variabel jumlah tebar nauplius, jumlah obat-obatan, jumlah vitamin dan pengalaman berusaha berturut-turut adalah sebesar 1,178, 0,0182, 0,0156, 0,118; jadi elastisitas produksi untuk nauplis lebih besar dari satu (> 1) sedangkan untuk jumlah obat-obatan, jumlah vitamin dan pengalaman lebih besar 0 dan lebih kecil dari 1 (0 Ep 5 1). Nilai Return to Scale (E bi) = 1,32 > 1, dalam keadaan demikian secara keseluruhan hubungan input dengan output (produksi benur) bersifat "increasing return to scale", hal ini berarti bahwa proporsi penambahan faktor produksi (input) akan menghasilkan tambahan produksi yang proporsinya lebih besar. Tingkat kesejahteraan pengusaha pembenihan udang skala rumah tangga di Kabupaten Jepara sudah cukup baik, hal Mi dapat dilihat dari NTN (1,137) >1. Karena NTN diatas 1, berarti keluarga nelayan yang bersangkutan mempunyai tingkat kesejahteraan cukup baik untuk memenuhi kebutuhan primer hidupnya dan mempunyai potensi untuk mengkonsumsi kebutuhan sekunder dan menabung (saving). Dalam pemasaran benur di Kabupaten Jepara, mengingat biaya operasional pengiriman benur sangat mahal dan rumit maka penjualan benur dilakukan langsung kepada konsumen. Walaupun tidak semua pembeli adalah konsumen langsung, tetapi ada juga pedangang perantara yang kemudian menjual lagi kepada konsumen pemakai yaitu petambak.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Coastal Resource Management
ID Code:12691
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:01 Jun 2010 11:30
Last Modified:01 Jun 2010 11:30

Repository Staff Only: item control page