ANALISIS TATA RUANG DAERAH PANTAI KABUPATEN PEMALANG (Studi Kasus Kelayakan Lahan Untuk Pengembangan Tambak) An analysis of , Coastal Area System in Pemalang Regency (A Feasibility Case Study of Fishpond Development Area).

MADUSARI, BENNY DIAH (2004) ANALISIS TATA RUANG DAERAH PANTAI KABUPATEN PEMALANG (Studi Kasus Kelayakan Lahan Untuk Pengembangan Tambak) An analysis of , Coastal Area System in Pemalang Regency (A Feasibility Case Study of Fishpond Development Area). Masters thesis, program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
2222Kb

Abstract

In 2002, Pemalang regency has fixed Seashore Area System in Detail Planning (RDTRDP). It is planned to exploit seashore area for settlement, industry, ricefield, green area and tourism development. Only one block V at Nyamplungsari and Kendalrejo village are planned for fishpond developing, whereas existing shows that people in Lawangrejo village Pemalang Subdistrict, Asemdoyong an village in Taman Subdistrict and Pesantren village, Illujami Subdistrict still manage their land for fishpond. Because of that, this research is done to analyze the worthiness of fishpond area in Pemalang Regency in areas which included at RDTRDP 2002 Pemalang Regency. L\. This research is purposed to know existing condition seashore exploiting Pemalang Regency with Citra Landsat from LAPAN Jakarta 2003. The other aim is to know seashore areas exploiting which are used for fishpond and to analyze fishpond feasibility from water quality physical aspect : salinity, dissolve oksigen, pH, TSS, Phosphate, Nitrate and pond water transparency. It is hoped this research can be considered in management of seashore areas by government in Pemalang Regency. Further, it can inform to the people about feasibility especially in water quality. The experiment method used was a survey method with several variables, included : existing areas exploiting , areas exploiting deviation and the place suitable parameters for pond in Pemalang Beach. The data analysis was used geographic information system. The result of this experiment showed that in place existing with Citra Landsat ETM 7 there was pond area in Lawangrejo 32.68 Ha and in Asemdoyong 60.85 Ha, that is deviation from RDTRDP 2002 Pemalang Regency. The result of areas feasibility test showed that fishpond in Lawangrejo and Asemdoyong village were remain the suitable condition for fishpond with the result .of heaviness and scoring were 45.33 and 52. Rencana Detail Tata Ruang Daerah Pantai (RDTRDP) Kabupaten Pernalang yang telah disusun pada Tahun 2002 merencanakan pemanfaatan wilayah pantai yang pada umurnnya untuk pengembangan pernukiman, industri, sawah, pariwisata dan kawasan hijau. Hanya blok V yakni di desa Nyamplungsari dan Kendairejo yang direncanakan untuk pengembangan tambak, padahal existing menunjukkan masyarakat di desa Lawangrejo Kecarnatm Pemalang, desa Aserndoyong di Kecamatan Tarnan dan desa Pesantren Kecamatan Ulujami masih mengelola lahannya untuk tambak. Maka dari itu penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kelayakan lahan tambak di Kabupaten Pemalang sebagaimana wilayah yang tercakup pada RDTRDP Kabupaten Pemalang Tahun 2002. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi existing pemanfaatan wilayah pantai Kabupaten Pemalang dengan Citra Landsat dan LAPAN Jakarta tahun 2003; kemudian mengetahui pemanfaatan wilayah pantai yang digunakan untuk tambak serta menganalisis kelayakan tambak dari aspek fisik kualitas air yaitu salinitas, suhu, DO, pH, TSS, Phosphat, Nitrat dan kecerahan air tambak. Dengan demikian hasil penelitian ini juga bertujuan agar dapat dijadikan pertimbangan bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Pemalang dalam kebijakan penataan ruang daerah pantai yang akan dating sekaligus memberikan informasi pada masyarakat tentang kelayakan tambak ditinjau dari aspek fisik kualitas air. Metode penelitian ini menggunakan metode survey dengan variabel-variabel yang meliputi existing penggunaan lahan, penyimpangan pemanfaatan ruang dan parameter kelayakan lahan untuk tambak di pantai Kabupaten Pemalang. Data yang diperoleh dianalisis dengan sistim informasi geografis. Dan hasil penelitian diperoleh bahwa dalam existing lahan melalui Citra Landsat ETM ,7 terdapat kawasan tambak di desa Lawangrejo 32,68 Ha dan di desa Asemdoyong seluas 60.85 Ha yang merupakan penyimpangan dari RDTRDP Kabupaten Pemalang Tahun 2002. Adapun hasil uji kelayakan lahan menunjukkan tambak di desA Lawangrejo dan Asemdoyong tennasuk dalam laltan yang layak untuk tambak dengan hasil perbobotan dan scoring masing-masing 45,33 dan 52.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Coastal Resource Management
ID Code:12684
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:01 Jun 2010 11:02
Last Modified:01 Jun 2010 11:02

Repository Staff Only: item control page