PENGARUH PERKAWINAN ANTARA TIGA BANGSA BABI TERHADAP PRESTASI ANAK DART LABIR SAMPAI DENGAN SAPIR DI PT. MABARINDO SUMBUL MULTI FARM (The Breeding Effect among Three Breeds of Swine on Offspring Performance from Birth to Weaning at PT. Mabarindo Sumbul Multi Farm )

PARDOSI, UNTUNG (2004) PENGARUH PERKAWINAN ANTARA TIGA BANGSA BABI TERHADAP PRESTASI ANAK DART LABIR SAMPAI DENGAN SAPIR DI PT. MABARINDO SUMBUL MULTI FARM (The Breeding Effect among Three Breeds of Swine on Offspring Performance from Birth to Weaning at PT. Mabarindo Sumbul Multi Farm ). Masters thesis, Program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
1360Kb

Abstract

The research to evaluate the effects of breeding and parity within each breeding in swine on offspring performance from birth to weaning has been conducted at PT. Mabarindo Sumbul Multi Farm, District of Deli Serdang, North Sumatera. The research conducted was started from January 24 to February 24 2003 using secondary data. Materials used were offspring records from March 2000 up to October 2000. The design use in this research was Partial Diallel Cross among Duroc (D), Landrace (L) and Yokshire (Y) breeds, those were De x D9, De x L9, De x Y9, Le x L 9, Le X Y9and Ya x Y9. Parameter observed were litter size, birth weight, the number of pig at weaning and weaning weight. Nested design was used to analyze data, and mean comparison for each parameter was conducted by use of Duncan Multiple Range Test. The results showed that breeding significantly (13<0,05) affected litter size, birth weight and number of pig weaned, but no affected weaning weight (P>0,05). There were significantly effects of parity within breeding of De x L9, D a x Y 9 on litter size, birth weight, the number of pig at weaning and weaning weight. Parity in De x D La' x L9 no affected (P>0,05) litter size, birth weight, the number of pig at weaning and weaning weight. Parity in Ye x Y9 significantly affected (P<0,05) litter size, birth weight and weaning weight, but no affected (P>0,05) the number of pig at weaning. Furthermore, there was significantly effect of parity in Le x L9 on birth weight and weaning weight but no effect on the number of pig at weaning and weaning weight. Heterosis effects resulted from breeding of D a' x L9, De x Y9 and Le x Y9 for litter size were 9,41%, 10,71% and 7,86%, respectively; for birth weight were 1,81%, 1,61% and 6,92%, respectively; for the number of pig weaned were 9,32%, 17,09% and 6,61%, respectively; and for weaning weight were 0,52%, 1,32% and 1,65%, respectively. The highest General Combining Ability (GCA) for litter size, birth weight, the number of pig at weaning and weaning weight was achieved by Duroc breed. The highest Specific Combining Ability (SCA) for litter size and the number of pig weaned was achieved by breeding of De x L?, while for birth weight and weaning weight was by Le x Y9. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perkawinan dan paritas dalam tiap perkawinan terhadap prestasi anak babi dari lahir sarnpai dengan sapih. Penelitian ini dilaksanakan di perusahaan peternakan babi P.T. Mabarindo Sumbul Multi Farm Kabupaten Deli Serdang, Propinsi Sumatera Utara dari 24 Januari sampai dengan 24 Februari 2003. Materi yang digunakan adalah data prestasi anak babi yang diperoleh dari catatan bulan Maret sampai dengan Oktober 2000 di P.T. Mabarindo Sumbul Multi Farm. Data diperoleh dari basil perkawinan secara " Partial Diallel Cross " antara 3 bangsa babi yaitu antara bangsa babi x D9, x L 9, Dd x Y 9, Ld x L 9, L a' x Y 9 dan YcT x Y 9. Parameter yang diamati yaitu jumlah anak perkelahiran, bobot lahir, jumlah anak di sapih dan bobot sapib. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis ragam pola rancangan tersarang (Nested Design) dan uji beda "Duncan Multiple Range Test". Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkawinan berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap jumlah anak perkelahiran, bobot lahir dan jumlah anak disapih tetapi tidak berpengaruh (P>0,05) terhadap bobot sapih. Paritas pada perkawinan De x L 9, Dd x Y9 berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap jumlah anak per kelahiran, bobot lahir, jumlah anak disapih dan bobot sapih. Paritas pada perkawinan Dd x D L a' x L 9 tidak berpengaruh (P>0,05) terhadap jumlah anak per kelahiran, bobot lahir, jumlah anak disapih dan bobot sapih. Paritas pada perkawinan Yd x Y 9 berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap jumlah anak per kelahiran, bobot lahir dan bobot sapih namun tidak berpengaruh (P>0,05) terhadap jumlah anak disapih. Paritas pada perkawinan La' x Y berpengaruh nyata (P<O,05) terhadap bobot lahir dan bobot sapih namun tidak berpengaruh (P>0,05) terhadap jumlah anak per kelahiran dan jumlah anak disapih. Efek heterosis untuk jumlah anak per kelahiran pada perkawinan x L 9, Da' x Y9 dan Ld x Y9 masing-masing adalah 9,41%, 10,71% dan 7,86%, untuk jumlah anak disapih masing-masing 9,32%, 17,09% dan 6,61%, untuk bobot lahir masing-masing 1,81%, 1,61% dan 6,92%, untuk bobot sapih masing-masing adalah 0,52%, 1,32% dan 1,65%. Nilai dugaan "General Combining Ability" dari jumlah anak per kelahiran, bobot lahir, jumlah anak disapih dan bobot sapih yang tertinggi adalah pada bangsa babi Duroc. Nilai dugaan "Spesific Combining Ability" dari jumlah anak per kelahiran dan jumlah anak disapih yang tertinggi adalah pada perkawinan Da' x L 9, bobot lahir dan bobot sapih pada perkawinan L a' x Y ?.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:S Agriculture > SF Animal culture
Divisions:Postgraduate Program > Doctor Program in Animal Agriculture
ID Code:12678
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:01 Jun 2010 10:11
Last Modified:01 Jun 2010 10:11

Repository Staff Only: item control page