PENGARUH PERGERAKAN TERHADAP KUALITAS RUANG PUBLIK STUDI KASUS KAWASAN ALUN-ALUN KOTA TEGAL

Wibowd, Erlangga Muktl (2004) PENGARUH PERGERAKAN TERHADAP KUALITAS RUANG PUBLIK STUDI KASUS KAWASAN ALUN-ALUN KOTA TEGAL. Masters thesis, Program Pasca Sarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
4Mb

Abstract

The district of Alun-Alun is an open public space that have important function for city of Tegal society. From it size, Alun-Alun district is the biggest open public space in Tegal. The Element that formed space (by street, pedestrian, and open space), the linkage, play ground, physical exercise, relaxation, community, and commerce area is include on this public space, so that Alun-Alun represent as an open public space of the city. but, from the consequence of the city progress followed by altered of that open public. Until it can affect the quality of the Alun-Alun district. The hypothesis " there are influence of the movement to the degradation of open public quality" is proofed. Sub variable that bestow biggest contribution for activity is impelling factor and for open public quality is responsible. The conclusion of the activity, impelling factor is more selling on the user trough all of Alun-Alun potency, and the significant influence or affecting on public space quality will be pointed by responsibility. As the public space, the preparation to serve the users is important thing. The user present must be supported by great facility in order that their interests will not be decreased. The users interest on serving ability is an important factor in its influence to the movement with this public space quality. If there is a collide on one of this factor, it could be affected to public space condition decreasing. If abig users interest is not balanced with the serving preparation to its users, therefore slum spot could be happened. As the affected of overload users quantity or else the facility is not responsive to the users. On the contrary, if serving ability, like a good physic condition, working infrastructure, but if the users interest is poor, therefore the function of the public space is fail. Movement as part of circulation that are waved, give the influence to the trace of places. By this movement would show the important points up, as a seed to raise the segments and light up the elements in each corner of public space. The path that is light up the elements in each corner of public space. The path that is more used in movement would have bigger potential of new pattern. Pattern of the movement that is not designed well will occur bored when across into the other side. Movement as part of the open public space is plotted clearly in the physical design. But in the development and changes in the social and economic term will show the new activities up to the old layer of activities. so that heavy movement can be affected in the physical condition decreasing of public space quality. Recommendation for government and planner 1) impelling factor as sub variable influence is significant to the movement and prosecute area development that can attract user interest and selling for the potency that Alun-Alun open public have. 2) open public ability to serve user (it mean responsible) is very important to get a quality of open public. So that the development must be based on the increase of serving the public. Recommendation for searcher: that movement that part of the open public activity, need for advanced research about the other activities in the open public area of Alun-Alun that affect quality of public space. Kawasan Alun-Alun merupakan ruang terbuka publik kota yang memiliki fungsi yang penting bagi masyarakat kota Tegal. Dilihat dad ukurannya, kawasan Alun-Alun merupakan ruang open publik terbesar di kota Tegal, elemen pembentuk ruang (berupa jalan, jalur pejalan kaki, ruang terbuka), keterkaitan dengan system linkage, tempat bermain dan berolahraga, tempat bersantai, berkomunitas, dan tempat berdagang tersedia di ruang publik ini, sehingga Alun-Alun dapat mewakili sebagai ruang publik perkotaan. Namun akibat perkembangan dinamika perkotaan diilcuti pula dengan perubahan kondisi ruang publiknya sehingga hal tali berakibat pada terjadinya peningkatan pergerakan pada kedua magnet kawasan yang mempengaruhi kualitas pada kawasan ruang publik ini. Hipotesa "adanya pengaruh pergerakan terhadap penurunan kualitas ruang public" adalah terbukti. Metoda penelitian menggunakan pendekatan Kuantitatif, dengan uji statistik yang mempergunakan Pendekatan Non Parametrik Teknik yang dipilih adalah dengan pengujian Chi- Square. Dad hasil analisis, Sub variabel yang memberikan kontribusi terbesar untuk kegiatan adalah impelling factor dan untuk kualitas ruang publik adalah responsible. Kesimpulan yang didapatkan bahwa dalam kegiatan, faktor penarik (impelling factor) lebih bersifat "menjual" kepada pengguna terhadap semua potensi yang ada pada ruang terbuka publik Alun-Alun ini, sedangkan pada kualitas ruang publik pengaruh yang signifikan akan ditentukan oleh responsibility (melayani) terhadap kegiatan pengguna. Sebagai ruang publik kota, kesiapan untuk melayani kegiatan pengguna adalah hal yang penting. Kedatangan pengunjung harus ditunjang dengan fasilitas yang memadai agar ketertatikan tersebut tidak menjadi berkurang. Ketertarikah pengunjung dengan kemampuan untuk melayani merupakan faktor yang sangat petititig dalam pengaruhnya pada kegiatan dengan kualitas ruang publik ini. Apabila terjadi ketimpangan pada salah satu faktor ini dapat berakibat menurunnya kondisi Mang publik. Bila minat pengunjutig yang besar tidak diirtibangi dengan kesiapati ruang publik dalam melayani pengunjunghya, malca dapat terjadi kelcUrtitthan kawasan, sebagai akibat kelebihan beban pengunjung atau rtiernatig fasiiitas yang ada memang tidak responsif terhadap pengunjung. Sebaliknya apabila kemampuan melayahi, misalnya kondisi fisik yang baik, sararra dan prasarana sangat memadai, naniun ketertarikan pengfinjung sangat kurang, maka keberhasilan ruang terbuka tersebut sebagai ruang publik belum tercapai. Pergerakan sebagai bagian dari aliran sirkulasi yang terjadi pada kawasan ruang publik memberi pengaruh pada tempat-tempat yang dilaluinya. Dengan adanya pergerakan ini akan timbul titik-titik penting sebagdi embrio dalam memunculkan segnien-segmen dalam menghidupkan pernik-pernik satrap sudutnya. Bagian yatig banyak dilalui dalam pergerakan akan berpotensi lebih besar menumbuhkan pula aktivitas barn. . Pola pergerakan yang tidak tertata mehimbulkan kejenuhan Sam menyeberang dari satu titik ke titik yang lain. Apabila clifunut dad awal, pergefakan sebagai bagian dari ruang terbuka publik telah terploting jelas pada desain fisiknya. Namun pada perkembangan dan perubahan-perubahan yang terjadi pada kondisi sosial dan ekonomi masyarakatnya memunculkan aktivitas baru pada layer aktivitas yang lama, sehingga tidak lagi mengacu pada fungsi yang direncanakan pada awal mulanya. Kejenuhan pada pergerakan akan sangat berpengaruh pada penurunan kondisi fisik kualitas ruang publiknya.Rekomendasi bagi pelaksana dan perancang yaitu, 1) Faktor pendorong sebagai pengaruh sub variabel signifikan pada pergerakan akan menuntut pengembangan kawasan yang dapat menarik minat pengunjung dan bersifat "menjual" atas potensi yang dimiliki pada ruang publik Alun-Alun. 2) Kemampuan ruang publik dalam melayani pengguna (responsible) akan sangat penting dalam mendapatkan ruang publik yang berkualitas sehingga arah pengembangan harus bertumpu pada peningkatan pelayanan publik. Sedangkan bagi penelitian adalah Pergerakan merupakan bagian dari aktivitas/kegiatan yang ada di ruang publik kota, sehingga perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang kegiatan-kegiatan Iainnya yang terjadi di kawasan Alun-Alun terhadap pengaruh kualitas ruang publik.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:N Fine Arts > NA Architecture
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Architecture
ID Code:12666
Deposited By:Mr UPT Perpus 1
Deposited On:01 Jun 2010 09:40
Last Modified:01 Jun 2010 09:40

Repository Staff Only: item control page