PENGARUH SIGNAGE PADA BANGUNAN-BANGUNAN KOMERSIL TERHADAP ESTETIKA VISUAL KORIDOR JALAN PANDANARAN SEMARANG

MANDAICA, MUTIAWATI (2004) PENGARUH SIGNAGE PADA BANGUNAN-BANGUNAN KOMERSIL TERHADAP ESTETIKA VISUAL KORIDOR JALAN PANDANARAN SEMARANG. Masters thesis, Program Pasca Sarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
4Mb

Abstract

Semarang, as a big city, has rapidly developed in buildings. It is indicated mainly by the increasing number of commercial buildings such as supermarkets, office buildings and mall. It also occured on Pandanaran street, where buildings use for housings become commercial buildings. Signage is needed to give the identity of building which is used as communication tool in architecture and direct information for community. Based on function, there are four reasons why signage is needed in a city : traffic sign, commercial identity, informational sign and mall identity. In fact, on Pandanaran street, signage is dominated by commercial identity. Besides the trespassing line, the commercial corridor has developing to be the media for expressing and giving information, because advertising is the effective way to win the market competition. This research is aimed to find the influence of signage to visual aesthetic corridor on Pandanaran street in Semarang. Based on literature and existing condition, the elements that construct the character of visual corridor are facade, the typhology of space and its activity. The method of analysis used in this research is rationalistic quantitative, where regression technique is used to find the significant influence of signage to visual aesthetic. To get the objectivity, the stratified random sampling technique is used. The respondent are the people who have architectural background, common people and inhibitant (people who live or work on the location everyday). The number of samples is taken proportionally, and the sample of research area is determined using area-sampling technique. As the result, from validity test we have found that the variables of research are valid to be used and the regression analysis said that there is a positive influence of signage on commercial buildings to visual aesthetic corridor on Pandanaran street. From the responder, we have found that there was positive influence of signage on commercial buildings to visual aesthetic corridor on Pandanaran street in Semarang. From this research, it can be concluded that the existence of signage on commercial buildings on Pandanaran street gives positive influnce to aesthetic visual. Even in this study the influence of signage on commercial buildings to aesthetic visual corridor has given the positive effect, we hope that in signage design (especially commercial identity) in the other areas will still be based on aesthetic townscape. Salah sate kota besar yaitu Semarang telah mengalami perkembangan fisik bangunan yang cukup pesat, ditandai dengan merebaknya pembangunan mall dan pasar swalayan. Begitu juga pada kawasan jalan Pandanaran, yang sebelumnya merupakan area kawasan permukiman kini telah berubah fungsinya menjadi area kawasan perdagangan komersil. Untuk memberikan identitas pada bangunan diperlukan signage yang berfungsi sebagai alat komunikasi dalam arsitektur dan pemberi informasi secara langsung kepada masyarakat. Ada empat alasan mengapa signage dibutuhkan di dalam kota ditinjau dari aspek fungsi yaitu : traffic sign, commercial identity, informational sign dan mall identity. Pada kenyataannya di kawasan jalan Pandanaran, signage didominasi oleh commercial identity. Koridor selain sebagai jalur lintasan mulai berkembang menjadi sarana untuk berekspresi dan memberikan informasi yang bersifat komersil, sebab media luar ruang ini sangat efektif untuk memenangkan persaingan pasar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mencari pengaruh signage terhadap estetika visual koridor jalan Pandanaran Semarang. Berdasarkan studi kajian literatur dan kondisi di lapangan, elemen-elemen yang membentuk karakter visual koridor adalah fasade bangunan, tipologi ruang serta aktifitas yang rnembentuknya. Metode yang digunakan adalah kuantitatif rasionalistik, dengan menggunakan teknik analisis regresi untuk mencari pengaruh signage yang signifikan. Untuk mencapai obyektifitas digunakan teknik stratified random sampling. Populasi yang dijadikan responden adalah orang-orang yang berlatar pendidikan arsitektur, masyarakat umum dan penghuni yang setiap had berada disitu. Selanjutnya jumlah sampel diambil secara proporsional, sedangkan wilayab sampel ditentukan dengan menggunakan teknik area sampling. Dad basil analisis diperoleh temuan penelitian berdasarkan uji validitas bahwa variabel-variabel penelitian valid digunakan dan hasil regresi menyatakan terdapat pengaruh positif signifikan antara signage dengan estetika visual di koridor jalan Pandanaran. Berdasarkan sebaran kuesioner dapat disimpulkan bahwa responden memandang terdapat pengaruh positif signage pada bangunan-bangunan komersil terhadap estetika visual koridor jalan Pandanaran Semarang. Berdasarkan basil temuan dapat disimpulkan bahwa keberadaan signage pada bangunan-bangunan komersil memberikan pengaruh positif yang signifikan terhadap estetika visual koridor jalan Pandanaran Semarang. Meskipun pada penelitian ini signage pada bangunan-bangunan komersil di koridor jalan Pandanaran sudah memberikan pengaruh yang positif signifikan, diharapkan dalam perencanaan signage (terutama commercial identity) pada kawasan lain tetap mempertimbangkan estetika townscape.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:N Fine Arts > NA Architecture
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Architecture
ID Code:12665
Deposited By:Mr UPT Perpus 1
Deposited On:01 Jun 2010 09:37
Last Modified:01 Jun 2010 09:37

Repository Staff Only: item control page