HUBUNGAN KADAR FIBRINOGEN DENGAN FAKTOR RISIKO PADA STROKE ISKEMIK

MARPAUNG, EDISON (2003) HUBUNGAN KADAR FIBRINOGEN DENGAN FAKTOR RISIKO PADA STROKE ISKEMIK. Masters thesis, Program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
1777Kb

Abstract

Latar belakang: Stroke merupakan penyakit kedaruratan dalam neurologi dan merupakan penyebab kematian ketiga setelah penyakit jantung, kanker dan penyebab utama cacat fisik. Stroke merupakan penyakit yang tidak selalu mudah disembuhkan, karena sel otak yang telah mati tidak dapat tumbuh kembali. Untuk menurunkan angka kematian dan angka kecacatan tersebut maka tindakan pencegahan haruslah digalakkan. Dalam melakukan tindakan pencegahan, diperlukan pengetahuan yang luas dalam hal faktor-faktor risiko yang dapat menyebabkan terjadinya stroke tersebut. Salah satu faktor risiko yang masih kontroversial saat ini dan masih jarang diteliti adalah kadar fibrinogen darah, banyak peneliti yang melaporkan bahwa fibrinogen yang tinggi hanya merupakan faktor risiko stroke pada wanita dan sebagian peneliti memasukkan fibrinogen sebagai faktor risiko generasi baru. Tujuan: Mengetahui hubungan kadar fibrinogen plasma dengan faktor risiko pada penderita stroke iskemik Rancangan penelitian: Observasional dengan desain cross sectional Hasil penelitian: Dari 82 penderita stroke iskemik didapatkan laki-laki 50 orang (61,0%) perempuan 32 orang (39,0%). Rerata umur laki-laki adalah 56,0 tahun, perempuan adalah 59,1 tahun, termuda 40 tahun tertua adalah 80 tahun. Laki-laki mempunyai kebiasaan merokok 10-20 batang/hari (52,4 %).14 orang (17,1%) retinopati DM dan 63 orang (76,8%) retinopati hipertensi. Rerata kadar fibrinogen laki-laki 312,8 mg/di dan perempuan 351,9 mg/c11. Perempuan mempunyai kecenderungan kadar fibrinogen lebih tinggi 3,3 kali dibandingkan laki-laki (p=0,03) dan merokok juga mempunyai kecenderungan kadar fibrinogen 2 kali dibandingkan dengan tidak merokok meskipun secara statistik tidak bermakna (p=0.058). penderita dengan kadar fibrinogen 380 mg/dl lebih banyak ditemukan pada penderita stroke iskemik yang menderita retinopati DM (64,%) dibanding yang tidak menderita retinopati DM (33,8%). Prosentase penderita dengan kadar fibrinogen 380 mg/di, lebih banyak didapatkan pada kelompok penderita DM (52,2%) dibandingkan pada kelompok bukan penderita DM (39,9%). Prosentase penderita dengan kadar fibrinogen 380 mg/dl, lebih banyak didapatkan pada kelompok penderita yang mempunyai kebiasaan merokok (29,5%) dibandingkan pada kelompok yang tidak mempunyai kebiasaan merokok (16,7%), Kesimpulan: Perempuan mempunyai kecenderungan kadar fibrinogen 3,3 kali dibandingkan laki-laki. Juga merokok mempunyai kecenderungan kadar fibrinogen 2 kali dibandingkan dengan bukan perokok meskipun secara statistik tidak bermakna. Kata kunci: Ischemic stroke, fibrinogen, risk factor

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:R Medicine > R Medicine (General)
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Biomedical Science
ID Code:12622
Deposited By:Mr UPT Perpus 1
Deposited On:01 Jun 2010 07:50
Last Modified:01 Jun 2010 07:50

Repository Staff Only: item control page