DETEKSI VIRUS RESPIRATORY SYNCYTIAL MENGGUNAKAN TEST PACK IMMEDIATE CARE DIAGNOSTIC PADA INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT BAWAH PADA ANAK DI RSUP DR. KARIADI (RESPIRATORY SYNCYTIAL VIRUS DETECTION WITH TEST PACK IMMEDIATE CARE DIAGNOSTICS IN ACUTE LOWER RESPIRATORY TRACT INFECTIONS IN PEDIATRICS IN dr. KARIADI GENERAL HOSPITAL)

SOETADJI, ANINDITA (2001) DETEKSI VIRUS RESPIRATORY SYNCYTIAL MENGGUNAKAN TEST PACK IMMEDIATE CARE DIAGNOSTIC PADA INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT BAWAH PADA ANAK DI RSUP DR. KARIADI (RESPIRATORY SYNCYTIAL VIRUS DETECTION WITH TEST PACK IMMEDIATE CARE DIAGNOSTICS IN ACUTE LOWER RESPIRATORY TRACT INFECTIONS IN PEDIATRICS IN dr. KARIADI GENERAL HOSPITAL). Masters thesis, Program Pasca Sarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF
1783Kb

Abstract

Respiratory syncytial virus (RSV) infection was found to be the predominant viral cause of acute lower respiratory tract infections (ALRI) in children. The incidence and severity of illness could be influenced by several risk factors. Recently RSV infections can be detected faster by a practical test pack immediate care diagnostic. The objective of this study is to define that lower respiratory tract infections caused by RSV is the most common etiology in the Pediatric ward of Kariadi General Hospital and also to define several risk factors. Design of this study is cross sectional. The subjects are the inpatients in the Pediatric ward Kariadi General Hospital who fulfill the inclusion criteria : the age between 2 months — 5 years, no complications, the parents agreed to join the study. The nasopharyngeal secretion was taken by nasopharyngeal wash and RSV were investigated with test pack immediate care diagnostics as an antigen test. The parents were interviewed for risk factors with questionnaires, including amount of persons in the house, cigarette smokers, seasonal patterns and history of atopy in the family. Data analysis were done using x2 and Fischer's exact test. Numeric data were analyzed by t-test. Relative risk were defined as Odds Ratio. Results : 42 children suffered from acute lower respiratory tract infections were included in this study. The diagnosis were bronkopneumonia 66.7 %, bronkiolitis 26.2 %, bronkitis 4.8 %, croup 2.4 %. RSV positive was proofed in 16.7 % patients. History of atopy in the family and the ratio between amount of persons in the house per square-meter found to be the significant risk factors. Conclusion : RSV was found to be the cause of ALRI in 16,7 % patients in the Pediatric ward Kariadi General Hospital. The history of atopy in the family and amount of persons in the house per square-meter are the significant risk factors for RSV infections in childhood. Abstrak : Latar belakang. Virus Respiratory Syncytial (RSV) merupakan salah satu penyebab terbanyak Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) bawah pada anak. Terjadinya infeksi serta beratnya penyakit dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko. Saat ini infeksi RSV dapat dideteksi dengan cara yang cepat dan praktis menggunakan test pack immediate care diagnostic. Tujuan penelitian. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah RSV merupakan salah satu penyebab ISPA bawah anak yang dirawat di Bagian Ilmu Kesehatan Anak (11(A) RSUP dr. Kariadi dan mencari kemungkinan faktor risiko penyakit tersebut. Metode penelitian. Penelitian ini dilaksanakan secara belah lintang. Subyek penelitian adalah penderita ISPA bawah anak yang dirawat di Bagian IKA RSUP dr. Kariadi Semarang yang memenuhi kriteria inklusi yaitu berusia 2 bulan — 5 tahun, tanpa penyulit yang berat dan orang tuanya setuju untuk ikut dalam penelitian ini. Pengambilan sampel dengan cara kumbah nasofaring dan dilakukan deteksi antigen menggunakan test pack immediate care diagnostic secara immunoassay. Faktor risiko dicari dengan menggunakan kuesioner meliputi kepadatan penghuni rumah, adanya perokok di rumah, pengamh musim dan riwayat atopi dalam keluarga. Data dianalisis menggunakan uji x2 dan uji mutlak Fischer, data numerik diuji dengan uji-t. Risiko relatif dinyatakan dengan rasio odd. Basil penelitian. Diteliti 42 anak penderita ISPA bawah yang dirawat di Bagian IKA RSUP dr. Kariadi dengan berbagai diagnosis yaitu : bronkopneumonia 66,7 %, bronkiolitis 26,2 %, bronkitis 4,8 %, croup 2,4 %. Terdapat 16,7 % penderita dengan RSV (+). Dan berbagai faktor risiko, riwayat atopi dan kepadatan penghuni runiah merupakan faktor risiko yang bermakna terhadap terjadinya infeksi RSV. Kesimpulan. RSV merupakan 16,7 % penyebab ISPA bawah pada anak yang dirawat di Bagian IKA RSUP dr. Kariadi. Riwayat atopi dalam keluarga dan kepadatan penghuni rumah merupakan falctor risiko yang terbukti bennakna dalam infeksi RSV.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:R Medicine > R Medicine (General)
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Biomedical Science
ID Code:12610
Deposited By:Mr UPT Perpus 5
Deposited On:01 Jun 2010 05:58
Last Modified:01 Jun 2010 05:58

Repository Staff Only: item control page