PENGARUH MENURUNNYA DAYA DUKUNG SPASIAL RUANG PUBLIK DIKAWASAN KOMERSIAL TERHADAP ATRIBUT PEJALAN KAKI (Kasus Jalur Pedestrian Penggal Jalan Kaliurang Km 4,5 — Km 6,8 Yogyakarta)

Khaeriah, Andi (2003) PENGARUH MENURUNNYA DAYA DUKUNG SPASIAL RUANG PUBLIK DIKAWASAN KOMERSIAL TERHADAP ATRIBUT PEJALAN KAKI (Kasus Jalur Pedestrian Penggal Jalan Kaliurang Km 4,5 — Km 6,8 Yogyakarta). Masters thesis, Program Pasca Sarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
5Mb

Abstract

Kaliurang street, situated in jogyakarta, first is a communal area, but after that, following the city's development and changes, becomes a commercial area that have to compete with other commercial areas. This condition makes any conflict of interests and less concern on human' scale of need as a primary subject in this area. A corner of Kaliurang street has a lingkage system component, circulation way, pedestrian and another supporting activities that has growing economic and commercial value, wihout supported by space enlargement. Effort doing to solve the existing conflict is to observe street areas, corner, and building including the kind, level and setfront for space and most important is pedestrian by using typology term: observing thematic map, graphic and table. Or using setting approximation on behaviour. In this research, setting is grouped in physical setting and ativity setting. Cei, Ponents in physical setting are : building, pedestrian, and car area, street furniture and commersial area. Activity setting including all static activities at home (T) and dynamic in moving. placce (G). Static activities consists of sitting, quequeing, parking, and other activities. Dynamic activitivities consists of walking, running, driving, and jumping. In setting components we can find the quality of relation between setting with behavior, attributes. Based on collecting data, field observation and analysis processes, we can conclude that in order to get an ideal pedestrian attribute in an area (Kaliurang street Km 4,5-6,8 jogyakarta) we have to concern the space's content. The street's elements and public area's supporting power is an important factor. Kawasan Jalan Kaliurang yang terletak di kota Yogyakarta merupakan kawasan pemukiman namun seiring dengan pertumbuhan kota dan tuntutan perubahan Wilayah kota, kawasan ini berkembang sebagai kawasan komersil yang hams bersaing .dengan kawasan komersil lainnya, sehingga timbulnya berbagai macam konflik berbagai kepentingan dan kurang diperhatikan skala kebutuhan manusia sebagai pelaku kegiatan pada kawasan tersebut. Penggal jalan Kaliurang yang memiliki komponen sistem linkage baik jalur sirkulasi, pedestrian serta aktifitas pendukung lainnya memilliki nilai ekonomi atau komersial yang semakin meningkat. Namun tidak dibarengi dengan penambahan ruang. Usaha yang dilakukan didalam memecahlan konflik yang ada yakni dengan mengamati ruang jalan, persimpangan, bangunan termasuk jenis, ketinggian - sena setfrontnya sebagai peruntukan lahan dan yang paling penting jalur pedestrian dengan menggunakan istilah tipologi yaitu pengamatan peta tematik, grafik serta tabel. Pada pendekatan pada perilaku menggunakan istilah setting. Dalam konteks penelitian ini setting ruang jalan dikelompokkan dalam : setting fisik dan setting aktifitas. Komponen dalam setting fisik berupa ; bangunan, jalur pedestrian, jalur kendaraan (badan jalan), sweet furniture dan tempat PKL. Komponen setting aktifitas meliputi aktifitas — aktifitas statis berada dalam ruang tinggal (T) dan aktifitas dinamis dalam ruang gerak (G). aktifitas statis dapat berupa ; duduk, antri, parkir, bongkar muat barang dan sebagainya, aktifitas dinamis berupa ; betjalan, berlari, mengendara, melompat dan sebagainya. komponen setting tersebut akan ditemukan kualitas hubungan antara setting dengan perilaku yakni atribut. Berdasarkan pengumpulan data, pengamatan lapangan dan proses analisis disimpulkan bahwa untuk mendapatkan suatu atribut pejalan kaki yang ideal disuatu kawasan (kasus ruang Jalan Kaliurang Km 4,5 — 6,8 Yogyakarta) haruslah memperhatikan pengisi ruang jalan. Elemen ruang jalan & daya dukung ruang publik merupakan faktor penentu. Yakni kebutuhan pengguna yang ada di jalur pedestrian dari segi keamanan, kemudahan, kenyamanan guna memenuhi kebutuhan pisikologis dan fisiologis pengguna ruang jalan.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:T Technology > TE Highway engineering. Roads and pavements
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Architecture
ID Code:12563
Deposited By:Mr UPT Perpus 5
Deposited On:31 May 2010 17:16
Last Modified:31 May 2010 17:16

Repository Staff Only: item control page