FUNGSI SEKSUAL PADA PENDERITA PENYAKIT GINJAL KRONIK (PGK) PRIA YANG MENJALANI HEMODIALISIS

Samudra, Dian (2005) FUNGSI SEKSUAL PADA PENDERITA PENYAKIT GINJAL KRONIK (PGK) PRIA YANG MENJALANI HEMODIALISIS. Masters thesis, Program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
1666Kb

Abstract

Sexual dysfunction are commonly found on chronic renal disease patients. The etiology are multifactorial. The aim of this study is investigate sexual function of chronic renal disease patients who received hemodialysis therapy and factors that influenced on sexual dysfunction. Methods An observational study was conducted on 45 chronic renal disease patients who received hemodialysis on Dr. Kariadi General Hospital on the period September 2004- July 2005. Sexual function parameters i.e. libido index, erection function, orgasm index and sexual satisfaction index were measured by spesific questionnaire. Disability was measured by Barthel Index and depression was measure by Hamilton Index. The length of hemodialysis and URR were collected from medical records. Results Normal libido was found on 4,4% patients, normal erection function was 2,2 %, nor orgasm difficulty was 6,7%. There were significant correlations between sexual parameters function (libido index, p<0,00l; erection function, p41,02; orgasm index, p,001 sexual satisfaction index, p<0,001) and Barthel index.. Hamilton depression index was only correlated to libido index. The length of dialysis was correlated to sexual function. URR were significantly correlated with libido index (p),008). Conclusion Sexual dysfunction was commonly found on chronic renal failure patients who received hemodialysis therapy. Gangguan fungsi seksual banyak dijumpai pada penderita penyakit ginjal kronik (PGK). Penyebab gangguan fungsi seksual bersifat multifaktorial. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui fungsi seksual penderita PGK pasca hemodialisis dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Metode Penelitian ini merupakan penelitian observasional. Subyek penelitian adalah 45 orang penderita PGK yang menjalani hemodialisis di RS Dr. Kariadi Semarang pada periode September 2004-Juli 2005. Indeks libido, fimgsi ereksi, indeks orgasme, dan indeks kepuasan seksual diukur dengan kuesioner spesifik. Derajat diasabilitas diukur dengan Indeks Barthel. Derajat depresi diukur dengan skala Hamilton. Data lama dialisis dan URR dikumpullcan dari catatan medik. Hasil Libido tinggi hanya dijumpai pada 4,4% penderita, fitngsi ereksi normal hanya dijumpai pada 2,2 % penderita, tidak ada kesulitan orgasme hanya dijumpai 6,7% penderita. Ada hubungan yang bermakna antara parameter fungsi seksual (indeks libido, p<0,001; fungsi ereksi, p=0,02; indeks orgasme, p=0,001 dan indeks kepuasan seksual, p<0,001) dengan Indeks Barthel ADL. Indeks depresi Hamilton mempunyai korelasi yang bermakna dengan indeks libido(p<0,001). Korelasi antara lama dialisis dengan parameter fiingsi seksual adalah tidak berrnakna. URR mempimyai korelasi yang bermakna hanya dengan indeks libido(p=0,008). Kesi mpulan Gangguan fungsi seksual dijumpai pada sebagian besar penderita PGK yang mendapat terapi hemodialis.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:R Medicine > R Medicine (General)
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Biomedical Science
ID Code:12559
Deposited By:Mr UPT Perpus 1
Deposited On:31 May 2010 17:11
Last Modified:31 May 2010 17:11

Repository Staff Only: item control page