EVALUASI TERHADAP TINGKAT KEBERHASILAN BUDIDAYA PENGGEMUKAN KEPITING BAKAU (Scylla serrata Forskal) DALAM KARAMBA DI KABUPATEN PEMALANG JAWA TENGAH

AKHADIYATI, DIYAH MUBAROKAH (2003) EVALUASI TERHADAP TINGKAT KEBERHASILAN BUDIDAYA PENGGEMUKAN KEPITING BAKAU (Scylla serrata Forskal) DALAM KARAMBA DI KABUPATEN PEMALANG JAWA TENGAH. Masters thesis, Program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
2234Kb

Abstract

Now, the crab fatly of culture in karamba, it was more popular with ponds farmer, especially Pemalang crab farmer. It's will be a best choice alternative for them after shrimp of culture be unsuccessful case, because environmental factor that now more carrying capacity down in ponds. The purpose of research was to identify that the successfully of grade on crab culture (Scylla serrata Forskal) and to know that any factors about areas ponds, input of feeding to crab, and density of young crab will be result on crab productivity. It's about productivity of growth of crab and productivity of value of crab. The research was conducted from February to April 2001 at Pemalang — Central of Java and put on with crab farmer sample from 5 (five) villages were: Nyamplungsari, Asemdoyong, Kaliprahu, Mojo and Limbangan Villages. The method of research used were Multiple Regression and Least Significant Different Test (LSD) with the dependent variable Y is crab productivity, and independent variable x are areas of ponds (hectare-X1), input of feeding of crab(X2) and density of young crab (X3) The successfully of grade of productivity of crab (Scylla serrata Forskal) more significantly by areas of ponds, input of feeding and density of young crab will be culture in karamba. The optimally of productivity resulted in areas 1 hectare with 44 kilograms rucah feed and density of young crab is 31 kilograms for ones karamba. And productivity of crab (SOylla serrata Forskal) gave responds in multiple regression that is: Y - 14,657 + 6,048 Xi + 0,049 X2 + 1,426 X3 So, as the dominant factor that's give more significant with crab productivity that is areas of ponds (Xi) because it's give a biggest of coefficient value that is 6,048. The successfully of grade of this activity culture that's was continually activity in Pemalang crab culture because that gave more high contribution of value for farmers are 382.125,- rupiahs in one karamba or 3.057.000,- rupiahs every years for them Usaha budidaya penggemukan kepiting bakau saat ini menjadi salah satu alternatif para petani tambak yang sebagian besar semula memelihara udang windu. Kepiting bakau adalah salah satu jenis kornoditas perikanan yang mempunyai nilai ekonomis penting dan cukup tinggi toleransinya terhadap perubahan kondisi lingkungan. Di Kabupaten Pemalang usaha ini telah lama dilakukan dan menjadi nilai tambah bagi peningkatan pendapatan para petaninya. Tujuan dad penelitian ini adalah untuk menyelidiki tingkat keberhasilan usaha budidaya penggemukan kepiting bakau di Kabupaten Pemalang baik dad segi fisik (laju pertumbuhan) maupun segi ekonomi dan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhinya serta mengetahui faktor yang paling dominan. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan Regresi Linier Berganda (Multiple Regression) dengan variabel bebas antara lain: luas tambak, jumlah pakan dan padat tebar; variabel tergantung adalah produksi kepiting dan untuk mengetahui perbedaan perlakuan menggunakan Uji Beda Nyata Terkecil. Dad hasil penelitian diperoleh bahwa luas tambak, jumlah pakan dan padat tebar memberikan pengaruh yang sangat nyata terhadap produksi kepiting (tingkat keberhasilan). Adapun hasil persamaannya, diperoleh: Y = - 14,657 + 6,048 Xi + 0,049 X2 + 1,426 X3 Variabel bebas yang paling berpengaruh adalah luas tambak (Xi) dengan nilai koefisien terbesar adalah (6,048), sedangkan jumlah pakan sangat kecil pengaruhnya terhadap kenaikan bobot kepiting, karena pakan dimanfaatkan sebagian besar untuk proses pemenuhan telurnya. Tingkat keberhasilan usaha ini dapat dilihat pula dengan hasH analisis bahwa petani tetap akan melanjutkan usaha ini karena pendapatan tambahan yang mereka peroleh cukup besar yaitu rata-rata Rp.382.125,- tiap periode atau Rp.3.057.000,- tiap tahunnya.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Coastal Resource Management
ID Code:12536
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:31 May 2010 15:49
Last Modified:31 May 2010 15:49

Repository Staff Only: item control page