PENGARUH KUALITAS AIR PADA TAMBAK TIDAK BERMANGROVE DAN BERMANGROVE TERHADAP HASIL UDANG ALAM DI DESA GRINTING KABUPATEN BREBES

RAHARJO, AMIN BUDI (2003) PENGARUH KUALITAS AIR PADA TAMBAK TIDAK BERMANGROVE DAN BERMANGROVE TERHADAP HASIL UDANG ALAM DI DESA GRINTING KABUPATEN BREBES. Masters thesis, Program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
3066Kb

Abstract

The background of this research is to find out how to carry on some environmentally friendly ponds by comparing ponds with and without mangrove trees. This effort has an influence on natural prawn production in the pond and has been done continuously in Brebes Regency. Recently, there are a lot of pond culture problems still faced by the farmers. This research is aimed to evaluate the effect of different mangrove trees covered on the water quality in the ponds and the effect of water quality in the ponds on the natural prawn production. The research use three location alternatively, they were : Location A was a brackishwater pond without any mangrove trees, Location B was a brackishwater pond with 10 % of mangrove trees covered; and Location C was a brackishwater pond with 30 % of mangrove tees covered. The parameter of water quality in each location was measured for 10 (ten) time repetition with the interval of once every six days. The first 5 (five) repetitions were done before natural prawn catching operation and the rest 5 (five) repetitions were done after the catching operation. Time allocation needed was within 76 days totally. In this case, the prawns were captured by using a tool with a vertical trap ( bubu janggleng ). The methods used in this research were field experiment method and systematic sampling method. The data were analysed by applying ANOVA and DUNCAN Test. The parameter of water quality included physical parameter (temperature, salinity, viscosity), chemical parameter (nitrate, phosphate, dissolved oxygen, water pH), and biological parameter (plankton). After observing physical, chemical, and biological parameters, the result proved that there was not a significant difference of temperature, salinity, dissolved oxygen, and water pH among three different experiment locations (P>0,05). Meanwhile, there was a very significant difference of viscosity, nitrate, phosphate, plankton abundance, and natural prawn production among three different experiment locations (P<0,01). From the calculation of simple correlation test ( r ) between the result of three parameters and natural prawn production, the research shows that only dissolved oxygen, viscosity and plankton abundance have positive relation. However, the statistical calculation shows that there is no significant correlation for dissolved oxygen (P> 0,05). As a matter of fact, viscosity and plankton abundance show that there is a significant correlation for natural prawn production (P< 0,05). Latar belakang penelitian ini adalah untuk mengetahui tambak ramah lingkungan yang dapat diusahakan secara berkesinambungan, dengan cara membandingkan tambak tidak bennangrove dan bermangrove di Kabupaten Brebes, karena akhir-akhir ini usaha budidaya ikan/udang ditambak banyak mengalami masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penutupan mangrove yang berbeda terhadap kualitas air tambak dan pengaruh kualitas air tambak tersebut terhadap hasil produksi udang alam. Pelaksanaan penelitian dilakukan di kawasan pertambakan Desa Grinting Kabupaten Brebes pada bulan April - Juni 2003, dengan menggunakan tiga lokasi penelitian. Lokasi A merupakan tambak tanpa mangrove, lokasi B penutupan mangrove 10 % dan lokasi C penutupan mangrove 30 %. Pengukuran parameter kualitas air masing-masing lokasi sebanyak sepuluh kali pengulangan dengan selang waktu 6 hari sekali, dengan perician lima kali ulangan dilakukan sebelum penangkapan udang alam dan lima kali ulangan pada saat udang alam ditangkap serta setiap lokasi ditetapkan tiga stasiun untuk pengambilan sampel. Sedangkan penangkapan udang alam dilakukan sebanyak tigapuluh kali dan setiap lokasi ditempatkan tiga alat tangkap yang berupa bubu janggleng. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode eksperimental lapangan, teknik pengambilan sampel dengan systematic sampling method. Sedangkan analisa datanya menggunakan Uji Beda Nyata Analisa Varians (ANOVA) dan Uji Wilayah Ganda Duncan, kemudian dilanjutkan dengan Uji Korelasi Sederhana. Parameter kualitas air yang diteliti terdiri dad Fisika (suhu, salinitas, kecerahan), Kimia (nitrat, phosphat, oksigen terlarut, pH air) dan Biologi (plankton). Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk parameter suhu air, salinitas, oksigen terlarut, pH tidak terdapat perbedaan yang nyata diantara ketiga lokasi penelitian (P > 0,05). Sedangkan parameter kecerahan, nitrat, phosphat, kelimpahan plankton dan udang alam yang tertangkap terdapat perbedaan yang sangat nyata diantara ketiga lokasi penelitian (P < 0,01). Dari perhitungan uji koefisien korelasi sederhana ( r ) antara parameter fisika-kimia dan biologi tambak dengan hasil udang alam yang tertangkap, menunjukkan bahwa untuk suhu, salinitas, nitrat, phosphat dan pH air hasilnya negatif, namun berdasarkan analisis lebih lanjut ternyata untuk nitrat dan phosphat mempunyai keeratan hubungan yang sangat nyata karena (P < 0,01). Sedangkan parameter yang menunjukkan korelasi positif yaitu oksigen terlarut, kecerahan dan kelimpahan plankton saj a, namun untuk oksigen terlarut dari analisa statistik lebih lanjut tidak menunjukkan keeratan hubungan yang nyata (P > 0,05), sedangkan Kecerahan dan Kelimpahan Plankton menunjukkan keeratan hubungan yang nyata terhadap udang alam yang tertangkap (P < 0,05).

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Coastal Resource Management
ID Code:12528
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:31 May 2010 15:36
Last Modified:31 May 2010 15:36

Repository Staff Only: item control page