FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUIII EFEKTIVITAS PERIJINAN SEBAGAI PENGENDALI KELESTARIAN LINGKUNGAN (Studi Kasus di Kota Surakarta)

HANDARTONO, HANDARTONO (2003) FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUIII EFEKTIVITAS PERIJINAN SEBAGAI PENGENDALI KELESTARIAN LINGKUNGAN (Studi Kasus di Kota Surakarta). Masters thesis, program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
3689Kb

Abstract

The purpose of this research is to have a statistical description about how the variables of the attitude and motivation of a society and the quality of the officers have an influence on the effectiveness of the working place obstruction licensing lmown as H.O. Licensing. This licensing will function as the environment conservation control. The aim of the research is to make a test to the influence of the aspects mentioned above and its role upon the effectiveness of the licensing. Samples used in this test is 100 respondents. The data are premier data, by way of sending questionnaire to the respondents -- while the instrument used is a multiple regression. The result of this descriptive statistical analysis -- based technique shows that the respondents' responds to the questions in the questionnaire are positive. It shows descriptively that the respondents' responds relatively agree with the problems around the licensing. It is because of the attitude and motivation of the society and officers' quality. In this research the parameter value 03) shows that the form of the influence among the attitude, motivation and quality of the officers towards the effectiveness of the licensing are positive, as it is indicated by the parameter direction of each of its regression coefficient. It means that every effort to escalate the attitude and motivation of society and the quality of the officers can in turn cause the ascending of the effectiveness of the licensing. The biggest influential aspect to the effectiveness of the licensing is the society attitude variable, as indicated by the highest parameter value. In 112 test, from the regression analysis, the Adjusted 11. Squared is 0,61978. It indicates that the variables of attitude, motivation and quality of the officers simultaneously have a connection to the effectiveness of the licensing. This connection is very strong. In other words, the variable of the effectiveness of the licensing is without doubt reflected by the variables of attitude, motivation and quality of the officers as high as 61,978%. Other variables outside this research will explain the other 68,122% remainder. In the T-test, from the table above, with 5% confidence level, the society attitude variables partially and significantly influence the effectiveness of the licensing. The officers' quality variable partially and significantly also influences the effectiveness of the licensing. In the F-test, it indicates that the officers' attitude, motivation and quality at the same time and significantly influence the effectiveness of the licensing as well. Tujuan penelitian ini menggarnbarkan tentang bagaimana variabel Sikap masyarakat, motivasi masyarakat dan kualitas aparat terhadap efektivitas perijinan I-I0 sebagai pengendaii kelestarian lingkungan Tujuan penelitian ini menguji pengaruh Aspek - Aspek tersebut berperan terhadap efektivitas perijinan. Sampel yang digunakan 100 responden. Data yang digunakan adalah prima dengan cara mengirimkan kuesioner kepada responden. Sedangkan alat yang digunaan adalah regresi berganda. Hasil analisa menunjukkan bahwa Pada analisis dengan teknik statistik deskriptif, dapat ditunjukkan bahwa tanggapan responden terhadap pemyataan¬pernyataan dalam kuesioner adalah positip, hal ini menujulckan secara deskriptif, tanggapan responden relatif setuju terhadap permasalahan permasalahan perijinan disebabkan oieh variabel sikap masyarakat, motivasi masyarakat dan kualitas aparat. Pada penelitian ini Nilai Parameter ((i) menunjukkan bentuk pengaruh antara variabel sikap, motivasi dan kualitas aparat terhadap efektivitas perijinan adalah positif, yang ditunjukkan dari arah parameter masing-masing koefisien regresinya. Ini berarti bahwa setiap usaha-usaha untuk rneningkatkan sikap masyarakat, motivasi masyarakat dan kualitas aparat akan berakibat kenaikan efektivitas perijinan. dan. yang paling besar pengaruhnya terhadap efektivitas perijinan adalah variabel sikap masyarakat hal ini ditunjukkan dengan nilai parameter yang paling besar. Pada uji R2, Dari basil (Italian analisa regresi dapat diketahui Adjusted R squared adalah 0,61978. Hal ini menunjukkan bahwa berarti variabel Sikap, motivasi dan kualitas aparat secara serempak berhubungan terhadap Efektivitas Perijinan adalah kuat atau dengan kata lain bahwa variabel Efektivitas Perijinan benar-benar dijelaskan oieh variabel Sikap, motivasi dan kualitas aparat sebesar 61,978 %. Selebihnya ( 68,122 %) dijelaskan oleh variabel-variabel lain di Mar penelitian ini Pada Uji-t Dari tabel di atas temyata dengan tingkat kepercayaan 5%, variabel Sikap masyarakat secara parsial berpengaruh signifikan terhadap Efektivitas Perijinan. Variabel motivasi masyarakat secara parsial berpengaruh signifikan terhadap Efektivitas Perijinan. Variabel kualitas aparat secara parsial berpengaruh signifikan terhadap Efektivitas Perijinan. Pada Uji-F, menunjukkan variabel Sikap, motivasi dan kualitas aparat secara serempak berpengaruh signifikan terhadap Efektivitas Perijinan.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:G Geography. Anthropology. Recreation > GE Environmental Sciences
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Public Administration
ID Code:12518
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:31 May 2010 15:11
Last Modified:31 May 2010 15:11

Repository Staff Only: item control page