PERBANDINGAN KEMAMPUAN PENCEGAHAN HIPOTENSI ANTARA HAES 6 %, RINGER LACTAT DAN KOMBINASI RINGER LACTAT DITAMBAH EFEDRIN SELAMA ANESTESI SPINAL

Setyowati, Titin (2005) PERBANDINGAN KEMAMPUAN PENCEGAHAN HIPOTENSI ANTARA HAES 6 %, RINGER LACTAT DAN KOMBINASI RINGER LACTAT DITAMBAH EFEDRIN SELAMA ANESTESI SPINAL. Masters thesis, Program Pasca Sarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
1323Kb

Abstract

Background : The requirement of a study to achieve a decision of alternative regiment between koloid, kristaloid and ephedrine to prevent hypotension during spinal anesthesia. Method : Test clinical a second phase of the third level double blind random be disguised. Research to 66 patient divided to become group A represent group received preload haes 6% Sml/kgBW as much 22 patient, group B represent group received preload RL 15 ml/kgBW as much 22 patient, group C represent group received preload RL 5 ml/kgBW added ephedrine 25 mg ( im) as much 22 patient, This preload was given during 20 minute, followed with dilution of maintenance RL. SBP, DBP, M4P, HR, and RR was measured and conducted every 1 minute during first 20 minute and than every 2 minute until 30 minute. Result : Hypotension among third the group became of group B with preload RL 15 ml/ kgBW equal to 27,27 %, occurence bradikardi 4,54 %, occurence tremble equal to 22,70 %. At group with preload haes 6 % 5m1/kgBW occurence tremble equal to 9,08 %, hereinafter group C with preload RL 5 ml/kgBW added ephedrine 25 mg ( im) occurence tremble equal to 4,54 %. Group of A strated with ( 132,73 ± 13,61), pressure degradation happened till minute to 16-20 ( 123,36 ± 11,45), hereinafter the pressure increase seen at minute to 21-30 ( 123,62 ± 7,55), group of B started with ( 135,77 ± 17,97), pressure degradation happened till minute to 21-30 ( 17,23 f 15,88) without there is an increase, group of C started with ( 120,95 ± 8,27), differing from its predecessor group is direct increase pressure become of minute to 1- 5 ( 125,95 10,58), while afterwards the downhill pressure till minute to 16-20 ( 121,50 ± 11,51), but at last minute ofiresearch that is 21-30 pressure return to mount till ( 123,19 ± 2,41). m Third data group earn to give picture of comparison stability of blood pressure of hemodinamic of group A : B : C = 10,14 : 16,86 : 7,13 — 4.33 : 7 : 3. Conclusion : A study of comparison for prevent hypotension between group preload haes 6% Sml/kgBW, preload RL 15 ml/kgBW, preload RL 5 ml/kgBEY added ephedrine 25 mg (im) is received result: Preload RI, 5 ml/kgBW added efedrin 25 mg(im) is better than another group preload prevent hypotension. Group preload RL 15 ml/kgBW is not good for spinal anesthesia. Latar Belakang : Perlunya penelitian guna mencapai suatu keputusan pemilihan tindakan altematif antara koloid, kristaloid dan efedrin untuk mencegah hipotensi selama anestesi spinal. Metode : uji Minis tahap II fase Ill yang dilakukan secara acak tersamar ganda. Penelitian terhadap 66 pasien dibagi menjadi kelompok A merupakan kelompok yang mendapatkan preload haes 6% 5 ml/kgBB sebanyak 22 pasien, kelompok B merupakan kelompok yang mendapatkan preload RL 15 ml/kg BB sebanyak 22 pasien, kelompok C merupakan kelompok yang mendapatkan preload RL 5 ml/kgBB ditambah efedrin 25 mg (im) sebanyak 22 pasien, Masing-masing kelompok preload diberikan dalam waktu 20 menit, diikuti dengan cairan maintenance RL. Pengukuran TDS, TDD, TAR, LJ, dan LN dilakukan tiap 1 menit selama 20 menit pertama selanjutnya tiap 2 menit sampai menit ke 30. Hasa : Hipotensi diantara ketiga kelompok terjadi pada kelompok B dengan preload RL 15 ml/kgBB sebesar 27,27 %, kejadian bradikardi 4,54 %, kejadian menggigil sebesar 22,70 %. Pada kelompok A dengan preload haes 6 % 5m1/kgBB kejadian menggigil sebesar 9,08 %, selanjutnya kelompok C dengan preload RL 5 ml/lcgBB ditambah efedrin 25 mg (im) sebesar 4,54 %. Kelompok A diawali dengan (132,73 ± 13,61), penurunan tekanan terjadi hingga nienit ke 16-20 (123,36 ± 11,45), selanjutnya kenaikan tekanan terlihat pada menit ke 21-30 (123,62 ± 7,55), kelompok B diawali dengan (135,77 ± 17,97), penurunan tekanan terjadi hingga menit ke 21-30 (17,23 ± 15,88) tanpa ada suatu kenaikan, kelompok C diawali dengan (120,95 f 8,27), berbeda dengan kelompok pendahulunya kenaikan tekanan langsung terjadi pada menit ke 1-5 (125,95 ± 10,58), sedangkan setelah itu tekanan menurun hingga menit ke 16-20 (121,50 ± 11,51), tetapi pada menit terakhir penelitian yaitu 21-30 tekanan kembali meningkat hingga (123,19 ± 2,41). Data ketiga kelompok dapat memberilcan gambaran perbandingan kestabilan tekanan darah sistolik kelompok A : B : C = 10,14 : 16,86 : 7,13 4,33 : 7 : 3 Kesimpulan : Penelitian perbandingan kemampuan pencegahan hipotensi antara kelompok haes 6% 5 ml/kgBB, ringer lactat 15 ml/kgBB, dan kombinasi ringer lactat 5 ml/kgBB ditambah efedrin 25 mg im didapatkan hasil bahwa : kombinasi ringer lactat 5 ml/kgBB ditambah efedrin 25 mg im lebih baik dibandingkan dengan kelompok yang lain dalam mencegah hipotensi, hal ini tidak sesuai dengan hipotesis. Kelompok ringer lactat 15 ml/kgBB didapatkan hasil yang kurang baik dalam mencegah hipotensi pada anestesi spinal.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:R Medicine > R Medicine (General)
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Biomedical Science
ID Code:12486
Deposited By:Mr UPT Perpus 1
Deposited On:31 May 2010 14:19
Last Modified:31 May 2010 14:19

Repository Staff Only: item control page