ANALISIS EFISIENSI EKONO1VII USAHA BUDIDAYA UDANG WINDU ( Penaeus monodon Fabricius ) SISTEM MADYA ANTARA POLA SWADANA DAN POLA KERJASAMA DI KECAMATAN SRAGI KABUPATEN PEKALONGAN

SUMARNO , SUMARNO (2001) ANALISIS EFISIENSI EKONO1VII USAHA BUDIDAYA UDANG WINDU ( Penaeus monodon Fabricius ) SISTEM MADYA ANTARA POLA SWADANA DAN POLA KERJASAMA DI KECAMATAN SRAGI KABUPATEN PEKALONGAN. Masters thesis, Program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
2909Kb

Abstract

The development of the effort how to develop the fishpond of tiger prawn in Sragi District, Pekalongan Regency is not only supported by fild potential but also supported by the exist of government program (Directorate General of Fisheries) namely special operation program (fund) that purpose to improve the export of Tiger Prawn. While the fish pond technology that used is middle technology by self fund pattern and patnership pattern. The research about the analysis of economic efficiency the effort of how to develop tiger prawn (Penaeus monodon Fabricius) by the middle system self fund pattern and partnership pattern in Sragi District, Pekalongan with the goals : (1) to know and compare the eligible level the effort of how to develop tiger prawn (Penaeus monodon Fabricius) middle system self fund pattern and partnership pattern. (2) to know and compare the efficiency level the usage of production factors the effort of how to develop tiger prawn middle system self fund and partnership pattern. Research method used is descriptive method in case study the collective data through interview and observation, getting sample is done by sampling purposive. The requirement of data is analyzed by double linear regression Cobb Douglas. F test is used to observe the meaning full of global regression coefficient and t test for examine partial correlation. While to know and compare the eligible of the effort is done by examine total quadrant of will Wilcoxon the research is hold from January to March 2001 in Depok Village, District of Sragi, Pekalongan Regency. Based on The result of research can be gotten the equality of function production for self fund pattern. Y = - 0.2148 + 0.2072 X1 + 0.3465 X2 + 0.1410 X3 - 0.3629 >C + 0.0556 X5 + 0.5639 X6 + 0.0042 X7 and for collaboration design, Y = - 3.0660 + 0.8743 X1 + 0.8785 X2 - 0.1396 X3 -0.1919 X4 + 0.0283 X5 - 0.2397 X6 - 0.0453 X7. From F test, both of private and collaboration design shows that F account value > F table either in probability 5% or 1%, these meant the seventh variables have the real is fluences to prawn production. Determination coefficient value (R2) for private cost design 0.7871 means 78.71% of production resulted is affected by production factors established in the model, while for collaboration design 0.6679 means 66.79% production resulted is affectedby production factors established in model. The t test result show's that in private design all of independent variable are not affected the real affected to the dependent variable because t account < t table, while. In collaboration design there are 2 (two) production factors (baby prawn and food) are influenced significantly to the production of ponds, because t account > t table; others independent variable are not significantly influenced by then for others independent variable don't have the seal to the dependent variable because t account < t table. Based from experimental result of tiger prawn (Penaeus monodon Fabricius) it is shows that in private design has MEC value = 29,61%, RBI = Rp. 19,266,910.- and PP = 9.02 years; while the partnership pattern the MEC value = 23.47 %, RBI = Rp. 13,708,180.- and PP = 12.54 years. From the calculation of quadrant account Wilcoxon it is resulted that MEC and PP values and RBI between private and collaboration design are very significantly different because P account < 0.05. Pengembangan usaha budidaya tambak udang windu di Kecamatan Sragi Kabupaten Pekalongan selain didukung oleh potensi lahan yang ada juga didukung oleh adanya program pemerintah (Direktorat Jenderal Perikanan) bempa program operasi khusus (bantuan dana) yang bertujuan untuk peningkatan ekspor udang windu. Sedangkan teknologi budidaya tambak yang digunakan adalah teknologi madya dan dengan pola swadana dan pola kerjasama. Penelitian tentang analisis efisiensi ekonomi usaha budidaya udang windu (Penaeus monodon Fabricius) sistem madya pola swadana dan pola ketjasama di Kecamatan Sragi Kabupaten Pekalongan dengan tujuan (1) untuk mengetahui dan membandingkan tingkat kelayakan usaha budidaya udang windu (Penaeus monodon Fabricius) ) sistem madya pola swadana dan pola kerjasama (2). Untuk mengetahui dan membandingkan tingkat efisiensi penggunaan faktor — faktor produksi usaha budidaya udang windu sistem madya pola swadana dan pola kerjasama. tvletode penelitian yang digunakan adalah metode diskriptif yang bersifat studi kasus. Pengumpulan data melalui wawancara dan observasi, pengambilan sampel dilakukan secara metode purposive sampling. Data yang diperoleh dianalisa dengan analisa regresi linier berganda Cobb Douglas. Uji F untuk menguji keberartian koefisien regresi secara keseluruhan dan uji t untuk menguji korelasi secara parsial. Sedangkan untuk mengetahui dan membandingkan kelayakan usaha dilakukan uji jumlah panOcat Wilcoxon. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari sampai dengan bulan Maret 2001 di desa Depok Kecamatan Sragi Kabupaten Pekalongan. Berdasarkan basil penelitian didapatkan persamaan fiingsi produksi untuk pola swadana yaitu Y = - 0.2148 + 0.2072 )(1 + 0.3465 X2 0.1410 X3 - 0.3629 X4 0.0556 Xs + 0.5639 X6 + 0.0042 X7 dan untuk pola kerjasama yaitu Y = - 3.0660 + 0.8743 X1 + 0.8785 X2 - 0.1396 X3 - 0.1919 X4 + 0.0283 X5 - 0.2397 X6 -0.0453 X7. Dan uji F baik pola swadana maupun pola kerjasama nilai F hitung > F tabel pada taraf kepercayaan 5 % dan 1 % yang berarti ketnjuh variabel punya pengaruh nyata terhadap produksi udang. Nilai koefisien determinasi (R2) untuk pola swadana sebesar 0.7871 yang berarti 78,71 % produksi yang dihasilkan dipengaruhi oleh faktor produksi yang ada dalam model sedangkan untuk pola kedasama sebesar 0.6679 yang berarti 66.79 % produksi yang dihasilkan dipengaruhi oleh faktor produksi yang ada dalam model. Sedangkan dari hasil uji t untuk pola swadana semua variabel independen tidal( berpengaruh nyata terhadapvariabel dependen, karena t hitung < t tabel. Sedangkan untuk pola kerjasama ada 2 (dua) faktor produksi (benur dan pakan) berpenganth nyata terhadap produksi tambak, karena t hitting > t tabel, kemudian untuk variable independen lainnya tidak berpengarub nyata terhadap variabel dependen karena t hirung <t tabel. Berdasarkan hash penelitian untuk usaha budidaya udang windu sistem madya pola swadana diperoleh nilai MEC = 29.61 %, RBI = Rp. 19.266,910.- dan PP = 9.02 tahun sedangkan pola kerjasama diperoleh nilai NIEC = 23.42 %, RBI = Rp. 13,708,180,- dan PP = 12.54 tahun. Dart uji jumlah pangkat Wilcoxon diperoleh hash bahwa untuk nilai MEC dan PP dan RBI antara pola swadana dan kerjasama berbeda nyata karena P hitting < a 0.05.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Coastal Resource Management
ID Code:12446
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:31 May 2010 12:37
Last Modified:31 May 2010 12:37

Repository Staff Only: item control page