PENGARUH PEMBUBUHAN BERBAGAI DOSIS KAPUR KERANG TERHADAP PENURUNAN KADAR Fe PADA AIR BERSIH

SARINO, SARINO (1993) PENGARUH PEMBUBUHAN BERBAGAI DOSIS KAPUR KERANG TERHADAP PENURUNAN KADAR Fe PADA AIR BERSIH. Undergraduate thesis, Diponegoro University.

[img]
Preview
PDF - Published Version
28Kb

Official URL: http://www.fkm.undip.ac.id

Abstract

Semakin meningkat jumlah manusia semakin sukar untuk memenuhi kebutuhan kita akan air yang layak minum. Hal ini dapat terjadi karena sumber-sumber air telah tercemar dan kotor, sehingga kualitas air bersih dialam semakin menurun. Karena sukarnya mencari air yang baik kualitasnya, maka masyarakat pada daerah tertentu lebih-lebih daerah pedesaan dengan terpaksa memanfaatkan air yang kurang memenuhi sarat kesehatan (dalam hal ini kadar Fe nya tinggi) untuk memenuhi kebutuhan nya. Untuk menghindari kejadian diatas telah diperkenalkan suatu cara pengadaan air bersih yang dapat diterapkan pada masyarakat yaitu dengan memberikan bahan koagulan pada air yang berwarna kuning dan berbau amis segingga mampu mengendapkan partikel-partikel yang ada dalam air. sehubungan dengan itu penulis telah mengadakan penelitian secar eksperimental untuk mengetahui pengaruh pembubuhan berbagai dosis kapur kerang, terhadap penurunan kadar Fe air sumur gali. Sedangkan data kadar Fe yang terkumpul dari hasil pembubuhan kapur kerang dihitung secara statistik dengan analisa varian saru arah dan TB paru test, untuk menjawab hipotesa yang diajukan. Dalam penelitian kapur yang dipergunakan sebagai bahan koagulan dibuat sendiri oelh penulis dan air yang dipakai sbg sampel adalah sumur balai teknik kesehatan lingkungan. Pelaksanaan percobaan dilaksanakan di laboratorium balai teknik kesehatan lingkungan Yogyakarta, pada tanggal 19-24 Juli 1993. Air contoh diambil setiap percobaan sebanyak 10 liter, kemudian dituang dalam biker glass volume 500 ml sebanyak 7 buah termasuk kontrol. Selanjutnya setiap biker glas diberi larutan kapur kerang dengan dosis; 0ml, 10ml, 20ml, 30ml, 40ml, 50ml, 60ml,. Setelah diaduk diendapkan selama 10 menit. Pengukur kadar Fe dilakukan setelah pengendapan 10 menit dengan hasil rata-rata sebagai berikut: Kadar Fe awal 2,2 mg/l, pada dosis penambahan 10 mg adalah 1,672 mg/l, pada dosis penambahan 20mg adalah 1,0556 mg/l pada dosis penambahan 30mg adalah 0,6384 mg/l, pada dosis penambahan 40 mg adalah 0,1816 mg/l pada dosis penambahan 50ml dan 60ml adalah nol. Agar lebih sempurna penelitian ini, perlu penelitian lebih lanjut dengan melakukan percobaan dari contoh air yang mempunyai kadar Fe awa yang berlainan sehingga dapat menentukan dosis yang tepat dan berhasil guna. Kata Kunci: PEMBUBUHAN DOSIS KAPUR KERANG TERHADAP PENURUNAN KADAR Fe PADA AIR BERSIH

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions:Faculty of Public Health > Department of Public Health
ID Code:12433
Deposited By:admin FKM undip
Deposited On:31 May 2010 11:40
Last Modified:31 May 2010 11:40

Repository Staff Only: item control page