OPTIMASI WADUK MENGGUNAKAN PROGRAM DINAMIK STOKASTIK (Kasus Waduk Saguling Jawa Barat)

APRIZAL, APRIZAL (2003) OPTIMASI WADUK MENGGUNAKAN PROGRAM DINAMIK STOKASTIK (Kasus Waduk Saguling Jawa Barat). Masters thesis, PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS DIPONEGORO .

[img]
Preview
PDF - Published Version
3551Kb

Abstract

AB STRAKS Meningkatnya kebutuhan energi listrik terutama di Jawa-Bali, menimbulkan permasalahan dalam upaya pemenuhannya. Berbagai upaya hams dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut dengan memperhatikan berbagai kendala yang dihadapi, dampak negatif yang ditimbulkan dan penyelesaian diharapkan bersifat efektif dan effisien. Di antara berbagai altematif yang ada, maka penelitian untuk mengoptimasi dan menganalisa kinetja waduk Saguling (termasuk dalam jaringan PLN inter koneksi Jawa¬Bali) menjadi pilihan. Metode pengoptimasian waduk Saguling ini menggunakan program dinamik stokastik dan dilanjutkan dengan simulasi. Keberhasilan teknik optimasi ditunjukkan oleh kinerja waduk berupa keandalan (releability), kelentingan (resiliency), kerawanan (vulnerability) Pada simulasi waduk ini diasumsikan mengalami kegagalan apabila release optimasi tidak bisa memenuhi sebagian Target Pelepasan (demand) yang ditentukan. Dan penelitian yang telah dilakukan, penerapan teknik analisa sistem menggunakan program dinamik stokastik ini sangat membantu pengoptimalan pengoperasian waduk. Terlihat dari produksi listrik rata-rata tahunan hasil pola operasi optimasi yang mengalami peningkatan dibandingkan dengan pola operasi eksisting sebesar 21,29 % dari 2.385 GWH menjadi 2.892 GWH. Sedangkan dari simulasi waduk yang memeriksa lcinerja waduk Saguling dengan berdasarkan pola pengoperasian optimal, waduk memiliki tingkat keandalan 91,67 % mengindikasikan bahwa tedadi kegagalan sebesar 8,83 %. Untuk kembali ke kondisi sukses dibutuhkan waktu 1 bulan karena kelentingannya besar yaitu 1. Besarnya deficit ratio dari besamya target pelepasan dalam pemenuhan kebutuhan adalah 0,085 yang mengindikasikan hanya 0,85 kebutuhan air dari PLTA tidak terpenuhi pada suatu kegagalan. Nilai maksimum deficit ratio adalah 0,37 dan besarnya deficit dad waduk Saguling maksimum adalah 26,408 m3/det. Sehingga pemakaian program dinamik stokastik yang dikaitkan dengan penggunaan pemodelan simulasi dapat dijadikan acuan dalam menyusun rericana pengoperasian waduk dan memberikan jaaninan bagi berkesinambungannya operasional waduk lebih efektif dan terandalkan dalam pemenuhan kebutuhan konsumsi listrik. Kata kunci : program dinamik stokastik simulasi, analisa sistem, polo operasi optimasi, pola operasi eksisting, keandalan, kelentingan, kerawanan. ABSTRACT The increasing needs of electric power, especially at Java-Bali, cause some problems in its fulfillment. Many efforts must be done to overcome those problems by considering many handicaps that will be faced, negative effect that occur and also its settlement must be effective and efficient. Among the available alternatives, the study use optimization technique and analyze performance of Saguling reservoir (included in a Java-Bali PLN interconnection net work) become a choice. Optimizing method use in the study is a stochastic dynamic program and continued with simulation. Success of optimizing technique was shown by performance of reservoir in form of reliability, resiliency, and vulnerability. On the simulation, reservoir was assumed to undergo a failure if release optimizing can not fulfill half demand that has been determined. The study shows that, the application of system analyzes technique (stochastic dynamic program) is very helpful to optimize the operation of reservoir. The annual average electric product, resulted from optimization increases and better than the existing operation pattern by 21.29 % from 2,385 GWH to 2,892 GWH. From simulation that calculate the performances of Saguling reservoir based on optimize operation pattern, the reservoir has reliability level of 91.67 % indicating there is 8.33 % of failures. After a failure in order to return to previous success condition, it will take 1 month because of its big resiliency. The amount of deficit ratio from the amount of target release is 0.085 indicating that only 0.85 % water supplied from PLTA can not fulfilled the target release in the time of failure. Maximum value of deficit ratio is 0.37 and the maximum deficit amount of Sanguling reservoir is 26.408 m3/sec. So that, the application of stochastic dynamic program that is combined with the simulation model can be used as a guides in analyzing the operation policy of a reservoir and give guarantee of the continuous operational in fulfilling the electric consumption needs. Keywords : stochastic dynamic program, simulation, system analysis, optimizing operation pattern, existing operation pattern, reliability, resiliency, vulnerability.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions:Postgraduate Program > Doctor Program in Civil Engineering
ID Code:12395
Deposited By:Ms upt perpus3
Deposited On:31 May 2010 08:33
Last Modified:31 May 2010 08:33

Repository Staff Only: item control page