KADAR MALONDIALDEHID (MDA) PADA PREEKLAMPSIA BERAT

DHANARDONO , R.M. DENNY (2004) KADAR MALONDIALDEHID (MDA) PADA PREEKLAMPSIA BERAT. Masters thesis, Program Pendidikan Pasca sarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
1502Kb

Abstract

Tujuan : Untuk mengetahui kadar malondialdehid (MDA) pada preeklampsia yang merupakan salah satu petanda adanya kerusakan endotel. Bahan dan Cara Kerja : Rancangan penelitian ini merupakan suatu penelitian potong lintang (cross sectional study). Penelitian dilakukan di Kamar Bersalin dan Unit Rawat Jalan Ibu Hamil Rumah Sakit Dr Kariadi — Bagian/SMF Obstetri dan Ginekologi Falcultas Kedokteran Universitas Diponegoro Semarang. Sebanyak 28 penderita preeklampsia berat dan 28 ibu hamil dengan normotensi. Dilakukan pemeriksaan umur ibu, paritas, umur kehamilan, tekanan darah, kadara MDA. Contoh darah yang diambil segera dikirim ke laboratorium Patologi Klinik Rumah Sakit Dr. Kariadi untuk penyimpanan sementara dan diperiksa secara spektrofotometri yang panjang gelombangnya 586 dengan menggunakan Bioxytech MDA-586 nomor ketalog 21044 di laboratorium BioTek Program Antar Universitas ( PAU ) Universitas Gajah Mada — Yogyakarta. Semua data dikumpulkan, ditabulasi dan dilakukan analisis statistik dengan uji t, uji Mann-Whitney, korelasi Spearman (r), kurva ROC untuk mendapatkan cut off point. Ditentukan tingkat kemaknaan statistik p< 0,05. Basil : Terbanyak dari kasus adalah pada umur 19 — 35 th (42,9%), paritas 0 (25%) dan umur kehamilan yang tidak berbeda diantara dua kelompok (p=0,6). Rerata kadar MDA pada penderita PE adalah 4,02 nmollml (SD=0,51). Basil uji Mann-Whitney menunjukkan bahwa rerata kadar MDA pada penderita preeklampsia adalah lebih tinggi secara bermakna dibandingan ibu hamil normotensi (p<0,001). Hasil uji korelasi Spearman menunjukkan adanya korelasi derajat kuat antara tekanan sistolik dengan kadar MDA (koefisien korelasi =0,8; (p< 0,001) dan nilai r = + 0,9. Dengan tabel ROC cut-off-point dari kadar MDA untuk diagnosis PEB adalah 3,14 mmol/ml dengan sentifitas 96 % dan spesifitas 100%. Simpulan : Kadar MDA pada penderita preeklampsia berat adalah lebih tinggi secara bennakna dibanding wanita hamil normotensi. Dijumpai korelasi positif derajat baik antara kadar MDA dengan tekanan darah sistolik. Kadar MDA dapat digunakan sebagai petanda diagnostik preeklampsia bent

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:R Medicine > R Medicine (General)
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Biomedical Science
ID Code:12392
Deposited By:Mr UPT Perpus 1
Deposited On:30 May 2010 17:02
Last Modified:30 May 2010 17:02

Repository Staff Only: item control page