PEMERIKSAAN INDEKS MORFOLOGI DAN INDEKS RESISTENSI PADA NEOPLASMA OVARIUM

WIBOWO, RISTYANTO (2004) PEMERIKSAAN INDEKS MORFOLOGI DAN INDEKS RESISTENSI PADA NEOPLASMA OVARIUM. Masters thesis, Program Pendidikan Pasca sarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
1266Kb

Abstract

Untuk meningkatkan sensitifitas dan spesifisitas dalam menegakkan keganasan ovarium, ulrasonografi mempunyai peran penting, akhir — akhir ini dilakukan pemeriksaan gabungan yaitu dengan menilai indeks morfologi dan indeks resistensi untuk rneningkatkan keakuratan dalam menegakkan keganasan ovariurn. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menilai kernampuan dan kesesualan uji diagnostik keganasan ovarium prabedah dengan indeks morfologi, indeks resistensi, dan gabungan antara indeks morfologi dan indeks resistensi. Metode penelitian Metode penelitian adalah observasional uji diagnostik, dengan menilai indeks morfologi Sassone Timor Tritz dan Zagreb, serta penilaian indeks resistensi (doppler ), data dianalisis dengan tabel 2x2 dengan baku emas perneriksaan hi stopatologi. Pelaksanaan penelitian : Penelitian dilakasanakan mulai bulan September 2003 — Juni 2004, tempat penelitian di Bagian / SW' Obstetri dan Ginekologi FK. UNDIP RSUP. Dr. Kariadi Semarang, Sub Bagian Ginekologi, dengan subyek penelitian wanita dengan neoplasma ovariurn yang berobat ke Klinik Ginekologi RSUP. Dr. Kariadi. Penderita yang memenuhi kriteria penelitian, dilakukan pemeriksaan USG prabedah untuk menilai indeks morfologi Sassone Timor Tritz rnaupun Zagreb, serta indeks resistensi. Hasil penelitian : Didapatkan 43 penderita neoplasma ovarium, 34 adalah neoplasma jinak dan 9 penderita merupakan neoplasma ganas. Hasil uji diagnostik indeks morfologi Sassone Timor Tritz didapatkan sensitifitas 89%, spesifisitas 85%, NDP 62%, NDN 97%, dengan indeks morfologi Zagreb didapatkan sensitifitas 89%, spesifisitas 88%, NDP 67%, dan NDN 97%, sedangkan dengan doppler ( indeks resistensi ) didapatkan sensitifitas 89%, spesifisitas 94%, NDP 80%,dan NDN 97%. Apabila indeks morfologi Sassone Timor Tritz maupun Zagreb digabungkan dengan doppler didapatkan hasil yang sama seperti pemeriksaan dengan doppler saja. Simpulan : Penggabungan antara indeks morfologi dengan doppler meningkatkan spesifisitas, sehingga penggunaan doppler dapat sebagai sarana diagnostik pada neoplasma ovariurn, meskipun beluni dapat menggantikan peran pemeriksaan histopatologi.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:R Medicine > R Medicine (General)
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Biomedical Science
ID Code:12385
Deposited By:Mr UPT Perpus 1
Deposited On:30 May 2010 16:45
Last Modified:30 May 2010 16:45

Repository Staff Only: item control page