EVALUASI TAJAM PENGLIHATAN PASCA OPERASI KATARAK MASAL DHARMAIS-PERDAMI JAWA TENGAH

Rahayu, Ni Kompyang (2004) EVALUASI TAJAM PENGLIHATAN PASCA OPERASI KATARAK MASAL DHARMAIS-PERDAMI JAWA TENGAH. Masters thesis, Program Pendidikan Pasca sarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
1505Kb

Abstract

Aim : To evaluate the results of cataract surgery and the cause of poor visual outcome performed in extracapsular cataract extraction mass cataract surgery in Central Java. Method : Post operative visual acuity, surgical complications and post operative complications were recorded prospectively in 102 eyes undergoing cataract extraction for age related cataract . A best corrected vision and available corrected vision were recorded on 1 day , 1 week, 4 weeks, 8 weeks follow up. Result : Visual acuity with available correction on 8 week follow up of 6/18 or better was obtained 25.5 % and visual acuity less than 6/18 to 6/60 was 54.9 %. Poor outcome with visual acuity less than 6/60 was seen in 19.6 %. Visual acuity with best correction on 8 week follow up of 6/18 or better was obtained 67.6 %% and visual acuity less than 6/18 to 6/60 was 30.4 %%. Poor outcome with visual acuity less than 6/60 was seen in 2 %. Conclusion : Blindness reduction rate with available correction in extracapsular cataract extraction mass cataract surgery in Central Java with was 80.4 %. 17.6% cases with poor outcome related of uncorrected refractive error and 2 % related of retained lens material as a post operative complication. Blindness reduction rate with best correction was 98 %. Mass cataract surgery still have a role to minimize backlog of cataract. Further improvement quality of extracapsular cataract extraction mass cataract surgery in Central Java have to be considered. Tujuan : Mengevaluasi tajam penglihatan pasca operasi katarak masal dan faktorfaktor yang mempengaruhi tajam penglihatan tetap buruk pasca operasi katarak masal di Jawa Tengah. Metode : Evaluasi tajam penglihatan, komplikasi durante operasi dan komplikasi pasca operasi dilakukan secara prospektif pada 102 mata yang dilakukan operasi katarak masal di Jawa Tengah. Tajam penglihatan dengan dan tanpa koreksi diperiksa pada hari I, minggu I, minggu IV, minggu VIII pasca operasi Hasit : Tajam penglihatan tanpa koreksi terbaik pada minggu VIII pasca operasi dengan kriteria 6/18 atau lebih baik didapatkan 25,5%, sedangkan kriteria < 6/18 sampai 6/60 didapatkan 54,9%. Tajam penglihatan dengan kriteria buruk (< 6/60) didapatkan 19,6%. Tajam penglihatan dengan koreksi terbaik pada minggu VIII pasca operasi dengan kriteria 6/18 atau lebih baik didapatkan 67,6%, sedangkan kriteria < 6/18 sampai 6/60 didapatkan 30,4%. Tajam penglihatan dengan kriteria buruk (< 6/60) didapatkan 2%. Kesimpulan • Angka penurunan kebutaan (Blindness reduction rate) tanpa koreksi pada operasi katarak masal di Jawa Tengah adalah 80,4%. Factor penyebab penglihatan tetap buruk adalah 17,6% karena koreksi refraksi yang belum adekuat, 2% karena sisa masa lensa sebagai akibat komplikasi pasca operasi. Angka penurunan kebutaan (Blindness reduction rate) dengan koreksi terbaik adalah 98%. Operasi katarak masal masib memiliki peranan untuk menurunkan backlog katarak, namun kualitas operasi katarak masal di Jawa Tengah masih perlu ditingkatkan.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:R Medicine > R Medicine (General)
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Biomedical Science
ID Code:12375
Deposited By:Mr UPT Perpus 1
Deposited On:30 May 2010 16:19
Last Modified:30 May 2010 16:19

Repository Staff Only: item control page