BEBERAPA ASPEK BIO-FISIK-KIMIA TANAH DI DAERAH LIMAN MANGROVE DESA PASAR BANGGI KABUPATEN REMBANG

WIBOWO K., EDI (2004) BEBERAPA ASPEK BIO-FISIK-KIMIA TANAH DI DAERAH LIMAN MANGROVE DESA PASAR BANGGI KABUPATEN REMBANG. Masters thesis, Program Pendidikan Pasca sarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
2652Kb

Abstract

Mangrove ecosystem close over some of wide of the world and represent the crop type influenced by ebb type irrigate the deep sea of protection area as long as coastline of tropical and subtropical. The ecosystem has the important role in physical and also biological and represent of the ecosystem productivity. This Research was conducted at Pasar Banggi aim to known the biological, physics and chemical characters as supporting of ground productivity in mangrove area. At the first station found of Rhizophora apiculata and Rhizophora stylosa., While at second station founded three types of mangrove Rhizophora mucronata , Rhizophora Stylosa and Avicennia marina which Rhizophora mucronata was dominate. The method that used to analysis concentration of organic matter was done with Allen et al (1976) methods while the soil texture uses hydrometer Bouyoucos (1962) method. And chlorophyll analysis was done with Lorenzen methods (1967). The analysis result showed that the highest chlorophyll content in 2 cm the sediment depth and 25 cm submerge of first station and second station were 0.328 ug / cm3 and 0 405 pg / cm , respectively. The diatom epipelic on the sediment of both station were dominated by Nitzia sigma. Both stations have rich sand sediment texture, with the highest sand content 85.14 % at the first station. While, the second station sediment has higher organic matter than the first station. PH and temperature fluctuation on the sediment of both station were stable, where the pH considerably neutral. Unsure hara content of the sediment on both station have a big variation, but the nitrogen content was very low. Correlation between sand content with organic matter at first station have the equation y = 1,4635 x + 53,09 and the clay content have equation y = - 1,0173 x + 35,656 while the silt content equation is y = - 0,3306 x + 10,09 from third equations above, there is a relation,between sand content with organic matter though minimize. While Correlation between sand content with organic matter at second station have the equation y = — 0,0922 x + 69,789 and the clay content have equation y = 0,0447 x + 20,099 while the silt content equation is y = 0,0475 x + 10,113. Correlation between Chlorophyll with diatom epipelic at the first station and second station, got a the following equation y = 0,0022 x + 0,0033 and y = 0,0038 x - 0,043. From the equation means the existence of chlorophyll with the diatom epipelic at two stations. Ekosistem bakau menutupi sebagian luas dunia dan merupakan tipe tanaman yang dipengaruhi oleh tipe-tipe pasang surut air laut dalam area perlindungan sepanjang garis pantai tropical dan subtropical. Ekosistem ini mempunyai peranan yang penting secara fisik maupun biologi dan merupakan salah satu ekosistem yang pro duktif Penelitian yang dilakukan di daerah Rembang di desa Pasar Banggi bertujuan mengetahui beberapa aspek biologi ,fisika dan kimia tanah didaerah mangrove. Pada stasiun I ditemukan jenis Rhizophora apiculata dan Rhizophora stylosa. Sedangkan pada stasiun II ditemukan 3 Jenis mangrove antara lain Rhizophora mucronata , Rhizophora stylosa dan Avicennia marina yang dominasi terbesar adalah Rhizophora mucronata. Metode yang digunakan untuk analisa kandungan bahan organik dilakukan dengan metode Allen et al (1976), dan tekstur tanah menggunakan metode hidrometer Bouyoucos (1962), sedangkan analisa klorofil dilakukan dengan metode Lorenzen (1967).Hasil analisa kandungan klorofil sedimen pada daerah penelitian kawasan mangrove menunjukkan bahwa stasiun I yang tertinggi kandungan klorofilnya yaitu 0,328, sedangkan pada stasiun II yaitu 0,405 . Serta hasil analisa microflora sedimen pada stasiun I dan stasiun II mempunyai nilai tertinggi pada perendaman 25 cm dengan kedalaman 2 cm yang didominasi oleh Nitzchia sigma. Hasil analisa tekstur menunjukkan bahwa pada stasiun I dan II rata-rata memiliki tekstur sedimen yang banyak mengandung pasir yang mempunyai angka tertinggi yaitu 85,14 % adalah stasiun I. Hasil analisa Bahan Organik di laboratorium menunjukkan bahwa pada stasiun II kandungan bahan organiknya lebih tinggi dibandingkan stasiun I. Kisaran pH, suhu tanah pada kedua stasiun tidak menunjukkan perubahan yang mencolok dalam arti pH tersebut masih termasuk netral,dan suhu tanah stabil.Secara umum kandungan unsur ham pada kedua stasiun cukup bervariasi,terlihat kandungan Nitrogen sangat rendah. Regresi antara kandungan pasir dengan bahan organik pada stasiun I mempunyai persamaan y = 1,4635 x + 53,09 dan untuk hat dengan persamaan y = -1,0173 x + 35,656 sedangkan untuk lanau persamaannya adalah y = -0,3306 x + 10,09 dan dari persamaan tersebut diatas bahwa ketiganya ada hubungan antara bahan organik dengan tekstur meskipun kecil. Sedangkan dari hasil regresi antara kandungan pasir dengan bahan organik pada stasiun II yang mempunyai persamaan y = — 0,0922 x + 69,789 sedangkan untuk hat y = 0,0447 x + 20,099 dan untuk lanau mempunyai persamaan y = 0,0475 x + 10,113. Regresi antara klorofil sedimen dengan diatom epipelic mempunyai pada stasiun I dan II didapat persamaan sebagai berikut : y = 0,0022 x + 0,0033 dan y = 0,0038 x - 0,043. Dan persamaan tersebut diatas yang berarti adanya hubungan klorofil dengan diatom epipelic pada kedua stasiun.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Coastal Resource Management
ID Code:12352
Deposited By:Mr UPT Perpus 1
Deposited On:30 May 2010 15:11
Last Modified:30 May 2010 15:11

Repository Staff Only: item control page